Menuju Keabadian

Menuju Keabadian
Ch 688. Hutan Fu Lin


__ADS_3

Di dekat ujung Gurun Pemakan Kehidupan, terdapat sebuah hutan yang tertutup dari dunia luar.


Hutan itu bernama Hutan Fu Lin. Hutan ini terkenal karena menjadi tujuan para Praktisi Beladiri yang telah lanjut usia yang mencari ketenangan di sisa umur mereka.


Dikatakan, Hutan Fu Lin pertama kali ditemukan oleh seorang Praktisi Beladiri legendaris di masa lalu yang tanpa sengaja berhasil melewati lapisan ilusi di sekitar hutan. Setelah dia berhasil masuk, dia segera memberitahukan mengenai hutan tersebut kepada orang-orang yang dikenalnya.


Akhirnya, berita tentang hutan itu tersebar luas hanya dalam waktu beberapa minggu saja. Seluruh Praktisi Beladiri di Daratan Utama segera berlomba-lomba untuk bisa menemukan Hutan itu juga. Pasalnya, Praktisi Beladiri yang menemukan Hutan Fu Lin mengatakan bahwa hutan itu sangat istimewa, terutama bagi mereka yang telah lanjut usia seperti dirinya.


Setelah memberitahu mengenai hutan itu, Praktisi Beladiri tersebut menciptakan tempat tinggal untuk dirinya di dalam Hutan Fu Lin.


Bertahun-tahun kemudian, hutan itu akhirnya memiliki belasan orang yang tinggal di dalamnya dan membentuk sebuah desa kecil yang dikenal dengan nama Desa Fenmu.


Hanya belasan orang ini yang berhasil memasuki Hutan Fu Lin.


Tidak sembarang orang yang bisa menemukan dan memasuki Hutan Fu Lin. Hutan ini terkenal karena kemisteriusannya. Banyak orang-orang di Daratan Utama yang berusaha untuk menemukan dan memasukkannya, namun sampai sekarang tidak ada kabar mengenai seseorang yang berhasil memasukinya selain orang pertama yang menemukannya.


Alasan orang-orang sulit menemukan Hutan Fu Lin adalah karena terdapat lapisan ilusi yang membungkus seluruh daerah Hutan Fu Lin dan wilayah sekitarnya, sehingga orang-orang tidak bisa memasukinya dengan mudah.


Pelindung ilusi ini dibuat agar mereka yang memiliki rencana jahat terhadap hutan tidak bisa masuk. Hutan ini tidak memiliki tanaman langka di dalamnya, atau pun binatang-binatang yang telah lama punah di dunia luar. Satu-satunya yang membuat tempat ini spesial adalah kesunyian dan ketenangan yang bisa kau dapatkan di dalam hutan ini.


Bagi orang-orang yang sudah bosan dengan konflik di Daratan Utama dan ingin menghapus jejak mereka, Hutan Fu Lin adalah tempat terbaik untuk mereka.


Tentu saja, karena terdapat lapisan pelindung berupa ilusi membuat hampir mustahil untuk memasuki Hutan Fu Lin. Namun, bukan mustahil untuk memasukinya.


Sampai saat ini, terdapat dua cara yang diketahui oleh para Praktisi Beladiri yang memiliki tujuan memasuki Hutan Fu Lin untuk melewati lapisan ilusi. Cara yang pertama adalah terus berjalan maju dan bertahan dari segala ilusi yang dilihat di dalam lapisan.


Lapisan ilusi akan menampilkan berbagai macam ilusi yang berbeda-beda tergantung orangnya. Ilusi yang ditampilkan dan dilihat orang adalah ketakutan orang tersebut.


Orang yang memasuki lapisan ilusi akan dipaksa untuk menghadapi dan melewati setiap bentuk ketakutan mereka yang telah lama terkubur dalam hati. Bagi sebagian besar Praktisi Beladiri mungkin hal tersebut sangat mudah karena mereka telah mengetahui bahwa hal tersebut adalah ilusi, tapi sayangnya ilusi di sekitar Hutan Fu Lin tidak sesederhana ilusi pada umumnya yang mana tidak nyata sama sekali.


Ilusi di lapisan pelindung Hutan Fu Lin memiliki dampak nyata bagi tubuh orang yang memasuki lapisan. Jika orang itu mati, atau terbunuh oleh ilusi, maka dirinya akan benar-benar mati di kenyataan. Hal ini yang membuat hanya segelintir orang saja yang bisa memasukinya.

__ADS_1


Adapun cara kedua untuk melewati lapisan ilusi, yaitu dengan cara mendapatkan pengakuan oleh salah satu orang yang berhasil melewati lapisan ilusi sebelumnya.


Ketika orang itu mengakui orang tersebut, maka dia bisa memasuki Hutan Fu Lin. Tentu saja, cara kedua ini juga tidak sesederhana kedengarannya.


Di dalam Hutan Fu Lin, maksimal jumlah penduduk di dalamnya adalah dua puluh orang. Tidak ada yang tau apa alasan batasan tersebut, tapi hal ini sudah ada semenjak dua puluh orang pertama memasuki Hutan Fu Lin.


Untuk mendapatkan pengakuan, orang tersebut harus mendapatkan persetujuan dari semua penduduk Desa Fenmu, tanpa satupun yang tidak setuju. Semua penduduk harus menyetujuinya untuk mendapatkan pengakuan. Satu orang saja yang tidak setuju, maka pengakuan tidak bisa diberikan.


Hal ini yang membuat mendapatkan pengakuan jauh lebih sulit daripada melewati ilusi pada lapisan pelindung itu sendiri.


Sayangnya, semua orang tidak mengetahui bahwa masih banyak cara untuk memasuki Hutan Fu Lin. Sebagai salah satu pembuat tempat ini, Weng Lou mengetahui semua cara untuk melewati lapisan pelindung di sekitar Hutan Fu Lin.


Baginya, melewati lapisan pelindung itu sama seperti berjalan-jalan di pekarangan belakang rumahnya. Dia mengenal baik setiap sudut tempat ini, bahkan celah-celah yang tidak sadarinya di kehidupan terdahulunya kini Weng Lou temukan.


"Ya..... untungnya orang-orang itu cukup bodoh. Aku bahkan sedikit malu terhadap lapisan pelindung ini. Untungnya fungsi utamanya bukan melindungi dari orang luar, tetapi melindungi dari apa yang ada di dalamnya."


Weng Lou melayang di depan lapisan pelindung Hutan Fu Lin.


Dari pandangan orang-orang, lapisan ini seperti sesuatu yang tak bisa mereka lewati, mau bagaimana pun mereka mencoba. Bahkan seorang Dewa sekalipun tidak akan bisa melewati lapisan pelindung secara paksa. Mereka akan dihadapkan dengan ilusi yang dipasang dalam lapisan pelindung.


Kekuatan ilusi dalam lapisan pelindung sangatlah kuat dan membuat orang-orang yang berniat masuk menjadi berpikir dua kali.


Mengulurkan tangannya, Weng Lou mengeluarkan seutas Kekuatan Jiwa miliknya ke dalam lapisan pelindung. Lapisan itu tidak menimbulkan reaksi apapun, namun Weng Lou segera memasukinya tanpa ragu sedikitpun.


Begitu Weng Lou memasukkan dirinya ke dalam lapisan pelindung, lingkungan sekitarnya yang tampak terdistorsi mulai kembali normal. Dia terus bergerak maju dan bagian yang terdistorsi terus membukakan jalan bagi dirinya.


Ini adalah salah satu cara lainnya untuk memasuki lapisan pelindung. Yaitu dengan menggunakan Kekuatan Jiwa setingkat seorang Absolute.


Untungnya, tidak ada Absolute lainnya selain Zhi Juan yang mengetahui cara ini.


Bergerak dalam lapisan pelindung Hutan Fu Lin, Weng Lou memandang sekitarnya dengan teliti. Menurut informasi yang didapatnya dari Weng Guwen, Ular Kegelapan terlihat bergerak menuju Gurun Pemakan Kehidupan sebelum Daratan Utama kehilangan kehidupan di dalamnya karena Unknown God.

__ADS_1


Ular Kegelapan merupakan seekor Pelahap Dimensi. Makanan utamanya sebagai Pelahap Dimensi adalah Dimensi itu sendiri atau pecahan-pecahan kecil dari sebuah Dimensi, tergantung besar Dimensinya.


Ular Kegelapan di dapat Weng Lou di dalam 'kekosongan' karena sebuah kejadian yang tidak di sengaja.


Ketika sedang menjelajahi pecahan-pecahan Dimensi kuno yang tak berpenghuni, Weng Lou berhadapan dengan seekor Pelahap Dimensi berbentuk ular raksasa. Maksud dari kata 'raksasa' dari ular itu maksudnya ular memiliki tubuh yang teramat besar.


Saking besarnya tubuh ular itu, Weng Lou tidak menyadarinya karena berpikir ular itu adalah bagian dari pecahan Dimensi.


Ular itu melilit pecahan Dimensi sehingga membuat Weng Lou menyebutnya sebagai 'Ular Dunia' karena besar tubuhnya. Weng Lou waktu itu telah berada di ranah Absolute selama seratus tahun, namun kekuatan Ular Dunia itu tetap membuatnya kesusahan karena besar tubuhnya.


Dampak serangan kehampaan nya tidak bekerja pada ular itu karena dia berasal dari kekosongan.


Pada akhirnya, setelah bertarung selama waktu yang tidak diketahui, Weng Lou berhasil membunuh ular tersebut dan tanpa sengaja menemukan sebuah telur yang ternyata adalah telur ular tersebut.


Waktu itu yang ada dalam pikiran Weng Lou adalah membuat telur itu menetap dan menjadikannya tunggangannya sendiri. Dengan besar tubuh yang dimiliki induknya, Weng Lou memiliki pemikiran positif pada Ular Kegelapan.


Sayangnya, setelah menetas dan tumbuh cukup besar, Ular Kegelapan menjadi sangat ganas dan hanya mendengarkan perkataan Weng Lou setelah diberi makan beberapa pecahan Dimensi. Ular Kegelapan akan menyerang Dimensi yang ditinggalinya jika Weng Lou lengah, tidak jarang beberapa bagian Dimensi sudah dimakan oleh Ular Kegelapan sebelum Wneg Lou sadar.


Kekuatan puncak Ular Kegelapan adalah puncak ranah Deva, dengan kekuatan setengah langkah menuju Absolute.


Dia tumbuh dengan sangat baik dan memiliki besar tubuh seperempat dari induknya. Meski hanya seperempat, itu sudah cukup untuk menghancurkan sebuah Dimensi menengah dalam satu lilitannya.


Karena keganasannya, Weng Lou memutuskan menyegel sembilan puluh persen kekuatannya tepat sebelum dia sebagai kehidupan kesembilan puluh sembilannya pergi dari dari Daratan Utama.


"Ular itu tau aku menyembunyikan kunci segelnya pada jiwa ku, jadi dia datang ke tempat ini untuk mencari kepingan terkahir jiwa ku untuk melepaskan segelnya. Sungguh ular yang sangat pintar. Kau tidak pernah menunjukkan kepintaran seperti ini sebelumnya padaku. Sepertinya kau mulai memberontak terhadap ku yah.....aku harus memberikan beberapa hadiah kecil pada ular yang tidak patuh kepada tuannya. Tidak baik jika dia berhasil melepaskan segelnya. Unknown God akan langsung menyadari sumber kekuatan ular itu dan pasti berniat menyerapnya untuk memulihkan kekuatannya."


Setelah melewati lapisan pelindung selama beberapa saat, Weng Lou mendarat di sebuah batu besar yang menjadi pembatasan lapisan pelindung dengan Hutan Fu Lin.


Dia berkedip. Pemandangan di hadapannya membuatnya merasa nostalgia untuk beberapa saat.


"Aku kembali."

__ADS_1


__ADS_2