Menuju Keabadian

Menuju Keabadian
Ch 365. Manus Dextra


__ADS_3

Di atas langit tempat Weng Lou dan Weng Ying Luan sedang bertarung melawan puluhan siluman serigala, Jian Qiang yang sedang menonton mereka tersentak kaget saat melihat tubuh beberapa siluman serigala yang sudah tak bernyawa menghilang di udara kosong.


"Apakah mereka memasukkannya kedalam ruang penyimpanan mereka?" pikirnya.


Jika hal itu benar, maka Weng Lou dan Weng Ying Luan adalah dua orang terbodoh yang pernah diketahui olehnya, karena sebesar apapun ruang penyimpanan keduanya mustahil untuk bisa memasukkan semuanya.


Namun, beberapa saat kemudian, dia menyadari bahwa tubuh-tubuh siluman serigala yang ada di sekitar mereka berdua terus berkurang tanpa ada tanda-tanda berhenti sama sekali.


Saat itulah dia baru mengetahui, bahwa Weng Lou dan Weng Ying Luan sudah tidak berkonsentrasi menghabisi para siluman serigala, melainkan sedang berlatih. Dia bisa merasakan kekuatan keduanya perlahan namun pasti terus bertambah.


Bahkan Weng Lou saat ini sudah berada di ranah Pembersihan Jiwa tahap 6 awal, hampir tahap 6 menengah, sedangkan Weng Ying Luan masih berada di tahap 7 awal, tapi sepertinya beberapa saat lagi akan naik ke tahap 7 menengah.


"Oioioi....jangan bilang tubuh-tubuh siluman serigala itu yang membuat kekuatan mereka bertambah...."


Jian Qiang bukanlah orang yang berpikiran sempit, sehingga dia bisa dengan mudah mencari tau sebab akibat yang ada di sekitarnya. Hal yang terjadi kepada Weng Lou dan Weng Ying Luan bisa dengan mudahnya dia sangkut pautkan dengan menghilangnya tubuh siluman serigala di sekitar keduanya.


Saat masih sibuk berpikir, mendadak sudut matanya bergerak ke arah ke dalam Hutan Kabut, dimana terlihat di jarak sekitar dua kilometer dari mereka, terdapat sebuah pertarungan besar lainnya yang sedang terjadi.


Karena penasaran, dia pun memutuskan untuk meninggalkan Weng Lou dan Weng Ying Luan, lalu terbang pergi ke arah yang ia lihat itu.


***


Di sebuah Dimensi yang terletak di pinggiran wilayah milik Zhi Juan.


Terlihat Zhi Juan sedang berdiri berhadapan dengan sosok seorang pria setinggi hampir lima meter dan mengenakan pakaian perang lengkap.


Di salah tangan kanannya memegang sebuah tombak yang panjangnya enam meter, dan memiliki mata pisau satu arah yang terbuat dari sejenis logam berwarna hitam kemerahan.


Berbeda dengan sebelum-sebelumnya, dimana Zhi Juan sering memasang senyumnya, kali ini Zhi Juan tampak memandang dingin sosok setinggi lima meter itu dan memancarkan napsu membunuh yang besar dari tubuhnya.


Sosok pria setinggi lima meter itu sendiri nampak tidak takut sama sekali melihat sosok Zhi Juan, dia justru memasang senyum mengejek.


"Selama ribuan tahun aku mencoba mencari informasi terkait dirimu, akhirnya aku berhasil mendapatkannya, Zhi Juan. Kau sudah tak memiliki harapan lagi, aku sudah mengirimkan semua informasi yang aku dapatkan pada The Beginning melalui Hermes.

__ADS_1


Kita tinggal tunggu saja sampai The Beginning mendapatkan informasi itu, ku jamin semua usaha yang telah kau lakukan semua ini, akan berakhir sia-sia. Terlebih lagi, semua rekan dan sekutu yang telah kau kumpulkan, akan ikut menerima penghakiman dari-Nya!" Pria itu berseru sambil tampak memandang rendah Zhi Juan dihadapannya.


Pria setinggi lima meter ini bernama Manus Dextra, salah satu pasukan yang dimiliki oleh The Beginning yang bertugas untuk mengawasi berjalanannya semua dimensi para Absolute yang ada.


Dia ditugaskan untuk mengawasi dimensi milik Zhi Juan semenjak dia naik sebagai salah satu dari Absolute yang ada ribuan tahun yang lalu.


Semenjak Zhi Juan menjadi seorang Absolute, dia sudah mencurigai jati dirinya karena tidak diketahui asal usulnya sama sekali, bahkan dimensi tempat dia berasal juga tidak diketahui.


Secara diam-diam, dia mencatat apa saja yang menurutnya mencurigakan dari setiap kegiatan yang Zhi Juan lakukan, namun meski begitu, itu semua tidaklah cukup baginya untuk melaporkannya pada The Beginning.


Sampai kemudian, dia menemukan bahwa Zhi Juan telah beberapa kali keluar dari wilayah Dimensi miliknya sendiri, dan menuju Wilayah Mati, yaitu wilayah yang tidak terdapat satupun dimensi karena telah habis dimakan oleh Pelahap Dimensi.


Manus pun melacak rute teleportasi yang dilakukan oleh Zhi Juan, hingga dia menemukan sebuah dimensi yang tidak lain adalah dimensi tempat Weng Lou berada. Dia berniat untuk masuk ke dalam dimensi itu, tetapi ada kekuatan tak kasat mata yang menolaknya. Akhirnya dia pun memutuskan untuk kembali, agar Zhi Juan tidak mencurigai dirinya.


Beberapa tahun yang lalu, dirinya juga menangkap sebuah gejolak aneh dari sebuah dimensi milik Zhi Juan. Terdapat gelombang aura kuno dari dimensi kecil yang merupakan tempat tinggal dari Lin Feng.


Dia pun memeriksa dimensi itu sampai dua hari dua malam, tapi tidak berhasil menemukan apa pun yang mencurigakan. Kembali mendapat hasil yang percuma, dia pun memilih untuk mencari lebih dalam lagi semua yang direncanakan oleh Zhi Juan.


Dan kemudian, beberapa jam yang lalu, dirinya akhirnya menemukan apa yang ia cari.


Orang itu memberitahukan kepada Manus bahwa terdapat seorang anak manusia tanpa garis darah keturunan atau kepentingan apapun, secara pribadi diberikan sebuah pedang yang tak pernah ia ketahui sebelumnya oleh Zhi Juan.


Karena penasaran, akhirnya Manus pun memeriksa dimensi itu.


Dia menemukan seorang remaja seusia Weng Lou, dan Lin Feng yang memiliki kekuatan yang tidak terlalu hebat di mata Manus, tapi membawa sebuah pedang yang aura kekuatannya berkali-kali lebih kuat dari Manus sendiri.


Karena tidak tau pedang apa itu, dia membawa seorang Absolute yang menurutnya tau pedang apa itu, dia adalah Hermes, sang Absolute Information. Hermes memberitahunya bahwa pedang yang ada pada anak remaja itu adalah sebuah pedang yang merupakan 1 dari sepuluh pedang Asal Mula, yang mana merupakan senjata yang mempu membinasakan seorang Absolute dengan sangat mudah, bahkan pedang itu bisa mengancam kedudukan dari The Beginning. Namun saat ini pedang itu sedang dalam kondisi tersegel.


Tapi itu bukan masalah besar bagi Manus, keberadaan dari salah satu Pedang Asal Mula saja sudah bisa menjadi bahan laporannya kepada The Beginning. Dia bisa mengatakan kepada The Beginning bahwa Zhi Juan berniat untuk membunuhnya, akan tetapi kemungkinan Zhi Juan akan kabur ketika dia pergi.


Oleh sebab itu, Manus pun menyuruh Hermes yang pergi memberitahukannya kepada The Beginning, sementara dirinya pergi menjaga Zhi Juan, agar dia tidak kabur.


"Sebaiknya kau katakan apa saja yang telah kau rencanakan selama ini kepadaku Zhi Juan. Aku akan meminta kepada The Beginning agar kau diberikan kematian yang mudah jika kau mau memberitahuku," ucap Manus kepada Zhi Juan.

__ADS_1


Zhi Juan hanya menatapnya dengan dingin, sebelum kemudian alis matanya terangkat saat matanya menangkap sosok seorang wanita yang memiliki kecantikan luar biasa membawa kepala tanpa tubuh ke arah mereka.


Senyum lebar pun langsung terbentuk pada wajahnya begitu melihat kepala siapa yang dibawa oleh wanita itu kepadanya. Itu adalah kepala Hermes, sang Absolute Information.


Manus yang merasakan kedatangan seseorang itu pun menoleh dan menatapnya sejenak sebelum melihat apa yang dibawa olehnya. Matanya pun melebar begitu dia melihat kepala Hermes yang dibawa oleh wanita itu.


"Coba lihat, hadiah apa yang kubawa untukmu, Tuan Manus." Wanita itu berbicara dengan suara dan senyuman manis sambil mengangkat kepala Hermes di tangannya.


Tubuh Manus bergetar hebat karena itu.


Sosok wanita cantik ini adalah seorang Absolute yang bernama Yong Yuan. Dia adalah seorang Absolute yang diangkat tidak lama setelah Zhi Juan dan kekuatannya juga tidak terlalu jauh dibawahnya.


"Kalian berdua.....aku seharusnya mencurigaimu juga Yong Yuan. Berhasil diangkat menjadi seorang Absolute dalam usia sangat muda, asal usul yang tidak jelas, dan juga aktivitas yang terlalu monoton. Sudah tidak aneh jika kalian berdua saling berkerja sama. Atau mungkinkah kalian berdua berasal dari tempat yang sama?" tanya Manus.


Pandangannya kali ini menjadi gelap, sudah tidak ada senyum yang ia tampilkan sebelumnya.


Secara bertahap, kekuatan yang amat besar keluar dari dalam tubuhnya, dan membuat dimensi tempat mereka berada bergetar hebat.


Retakan demi retakan muncul dari segala penjuru dimensi, sementara Zhi Juan dan Yong Yuan hanya diam dan tersenyum biasa saja.


Tak lama kemudian, keduanya juga ikut mengeluarkan kekuatan mereka dan sedetik kemudian, dimensi tempat mereka berada pun hancur berkeping-keping.


Ketiganya langsung masuk ke Wilayah Kekosongan, yaitu wilayah yang berada diantara Dimensi-Dimensi yang ada. Atau bisa dibilang, wilayah diluar dimensi.


Tubuh Manus langsung terasa seperti remuk terkena pancaran dari dua gelombang kekuatan dari Zhi Juan dan Yong Yuan.


Dia sangat terkejut akan hal ini. Tidak dia duga kekuatan milik Zhi Juan dan Yong Yuan sangat besar. Dirinya selama ini telah dibodohi oleh Zhi Juan! Dia pikir kekuatan Zhi Juan hanya mendekati dirinya saja selama ini.


"Kalian.....jika kalian membunuhku....maka The Beginning pasti akan langsung tau semua yang terjadi kepada ku...."


Dalam keputusasaan, Manus berkata kepada keduanya, akan tetapi dibalas dengan tawa mengejek dari mereka berdua.


"Manus....kau selama ini menjadi bawahan langsung oleh The Beginning, tapi kau tidak mengetahui kelemahan paling jelas yang dia miliki. The Beginning sama sekali tidak bisa merasakan seorang bawahannya yang mati di Wilayah Kekosongan.

__ADS_1


Itu sebabnya selama ini aku berhasil merancang rencanaku tanpa terlacak olehnya sama sekali. Dan kau, kau hari ini akan mati, dan aku akan mengatakan kepada The Beginning bahwa kau berpapasan tanpa sengaja dengan seekor Pelahap Dimensi."


Setelah mengatakan itu, mendadak tubuh Manus hancur menjadi debu dan lenyap begitu saja.


__ADS_2