
Begitu sosok Weng Lou kehidupan sembilan puluh sembilan menginjakkan kakinya di dalam dimensi kecil dimana semua pecahan jiwa yang memiliki ingatan tiap kehidupan Weng Lou berada, seluruh dimensi itu bergetar untuk sesaat sebelum kemudian sebuah gunung tercipta dari sebuah lembah di kaki pegunungan.
Gunung itu terus naik hingga bisa dipijak oleh Weng Lou kehidupan kesembilan puluh sembilan yang sedang melayang di udara.
Sembilan puluh delapan Weng Lou dari kehidupan terdahulu segera menatap ke arah gunung itu, dan menatap sosok Weng Lou kehidupan kesembilan puluh sembilan.
"Sepertinya kita tidak perlu melanjutkan diskusi kita, kehidupan sembilan puluh sembilan sudah datang." Weng Lou kehidupan kesembilan puluh delapan berbicara dengan nada tenang.
Sejauh ini dia adalah yang paling sedikit berbicara dibandingkan Weng Lou yang lainnya. Mau bagaimana pun, dia adalah yang paling kuat dibandingkan semua Weng Lou yang lainnya di tempat itu selain Weng Lou kehidupan pertama, sebelum Weng Lou kehidupan kesembilan puluh sembilan datang.
"Apa Zhi Juan membiarkan mu membantunya?" tanya Weng Lou kehidupan kesembilan puluh delapan kepada Weng Lou tua.
Weng Lou tua mendengus pelan. "Apa yang membuatmu berpikir bahwa orang itu akan membiarkan ku datang ke sini dan membantunya?"
Pertanyaannya segera membuatnya terdiam.
Semua Weng Lou yang ada di tempat ini tau dengan baik sifat Zhi Juan yang jarang diperlihatkannya terhadap orang lain. Selama seratus kehidupan, tidak ada satupun yang menganggap Zhi Juan sebagai orang baik yang mau membantu Weng Lou tanpa melibatkan segudang rencana licik.
"Dia adalah orang yang menciptakan semua rintangan tidak masuk akal itu. Portal dimensi menuju Bumi jelas tidak akan bisa dilewati mau sekeras apapun dicoba. Hanya ketika pelahap dimensi itu dibunuh, barulah portal itu bisa dipakai. Namun di portal, dia bisa dibilang tak terkalahkan, dan hanya bisa dibunuh dari sisi lain portal dimensi."
"Itu benar, dia sebenarnya bisa membunuhnya sendiri, mengingat dia adalah pemilik gugusan dimensi yang menjadi lokasi portal itu berada."
"Pria tidak tau malu itu hanya peduli pada kepentingannya sendiri. Dia mau menggunakan pelahap dimensi untuk melatih calon penerusnya, tapi tidak memikirkan semua usaha yang telah kita lakukan selama ini!"
__ADS_1
"Kau harus membunuhnya begitu ada kesempatan!"
"Bedebah itu harus mati!"
"Bunuh dia!"
"Tidak! Jangan membunuhnya, kita harus memberinya balasan yang setimpal agar dia bisa ikut merasakan penderitaan seratus kehidupan yang kita jalani!"
"Benar, jangan membuatnya mati begitu cepat. Jika tidak salah ingat ada teknik yang dibuat Ras Ilahi yang bisa dipakai untuk menyiksa sebuah jiwa selama satu juta tahun. Ambil jiwa Zhi Juan dan pakai teknik itu untuk menyiksanya!"
Kericuhan segera terjadi diantara para Weng Lou.
Mereka dengan penuh napsu membunuh berbicara satu kepada yang lain dan memberikan usulan bagaimana mereka harus membunuh dan menyiksa Zhi Juan.
Ada sesuatu yang salah dari para Weng Lou kehidupan terdahulu ini. Dia bisa merasakannya. Weng Lou kehidupan kesembilan puluh delapan menggelengkan kepalanya, sementara kehidupan kesembilan puluh sembilan terlihat menghela napasnya merasa sedih.
"Kutukan Kesengsaraan Ras Ilahi," ucap mereka berdua. Weng Lou kehidupan saat ini bingung mendengar ucapan mereka berdua. Dia belum pernah mendengar apapun tentang kutukan seperti itu. Zhi Juan tidak pernah membahasnya. Ye Lao juga tidak pernah.
Weng Lou kehidupan kesembilan puluh delapan menatap Weng Lou kehidupan saat ini. Dia diam sejenak sebelum mulai bertanya kepada Weng Lou kehidupan saat ini, alih-alih langsung menjelaskan kepadanya
"Menurut mu, apa yang membuat Ras Ilahi bisa menjadi Ras nomor satu dahulu kala?"
Itu pertanyaan sulit. Weng Lou kehidupan saat ini hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang hal-hal yang berbau sejarah. Namun dia masih memiliki sedikit pengetahuan yang bisa membantunya menarik beberapa kesimpulan.
__ADS_1
"Itu......karena mereka bisa memanggil pecahan dimensi dari dunia kuno dan bisa menggunakan kekuatan yang terkandung di dalamnya ketika bertarung?" Weng Lou menjawab dengan ragu-ragu.
Kehidupan kesembilan puluh delapan menggelengkan kepalanya pelan. Dia kemudian menunjuk ke arah sembilan puluh enam kehidupan mereka yang saat ini tampak semakin menggila dan segera membuat bulu kuduk Weng Lou berdiri dan tubuhnya bergetar untuk sesaat.
"Itu, adalah yang membuat Ras Ilahi kita menjadi sangat terkenal di seluruh dimensi yang tak terhitung jumlahnya. Kebrutalan, kegilaan, dan keegoisan. Itulah yang membuat Ras Ilahi menduduki puncak segala ras yang ada. Bahkan Ras Phoenix Pemusnah tidak ada apa-apanya dibandingkan Ras Ilahi dalam urusan kebrutalan yang tak terbendung ketika bertarung. Adapun keegoisan, yah kau bisa melihatnya dari mereka semua," jelas kehidupan kesembilan puluh delapan sambil menunjuk sekali lagi pada para kehidupan Weng Lou yang terdahulu.
"Egois adalah sifat alami manusia. Namun sifat egois pada Ras Ilahi berada pada tingkat yang jauh berbeda. Sifat ini sudah tertanam di tulang, daging, dan darah kita. Mau sekeras apapun usaha mu, sifat itu tidak bisa dihilangkan, paling-paling kau hanya bisa menekannya sehingga tidak terlalu sering muncul. Namun, ketika menyentuh beberapa topik khusus, sifat itu biasanya akan keluar secara alami. Untuk kita, kita memiliki keegoisan terhadap tujuan pribadi kita, yaitu menemui Weng Yi kembali setelah sekian lama.
Zhi Juan yang membuat beberapa persiapan yang cukup tidak masuk akal membuat sebagian besar diri kita merasa jengkel dan marah. Padahal yang dilakukan Zhi Juan sudah benar dan semuanya demi kepentingan bersama. Tapi seperti yang ku katakan sebelumnya, Ras Ilahi memiliki tingkat keegoisan yang berbeda. Mau seperti apapun dia membantu menekan sifat negatif dari pengaruh darah Ras Ilahi, diri kita tetap akan menganggapnya sebagai penjahat yang layak dibunuh."
Setelah menjelaskan hal ini, Weng Lou kehidupan kesembilan puluh delapan tidak lagi berbicara dan memilih untuk diam.
Alasan sebenarnya dia sering memilih untuk diam dan tidak berbicara terlalu sering adalah agar dia tidak lepas kendali seperti para Weng Lou yang lain.
Tujuan dibuatnya dimensi ini, selain untuk menyimpan cadangan ingatan Weng Lou di tiap kehidupan, adalah untuk dijadikan tempat menekan sifat-sifat negatif Ras Ilahi yang ada dalam tubuh Weng Lou di tiap kehidupannya. Dirinya di tiap kehidupan telah berlatih di tempat ini dan menekan sifat brutal, egois, serta kegilaan yang ada pada diri mereka.
Sifat-sifat yang telah ditekan itu beberapa tersimpan di tiap kepingan jiwa yang berisikan ingatan tiap kehidupan. Hal ini membuat kepingan jiwa yang disimpan ikut memiliki sifat-sifat negatif dari Ras Ilahi.
Ada beberapa yang bisa mengendalikan diri, namun jumlahnya bisa dihitung hanya dengan satu tangan. Weng Lou kehidupan kesembilan puluh delapan dan kesembilan puluh sembilan adalah contohnya.
Weng Lou kehidupan kesembilan puluh sembilan mendekati Weng Lou kehidupan saat ini. Dia berhenti di depannya dan tidak bisa menahan diri untuk tidak menghela napasnya.
"Aku telah menonton semua yang kau lakukan selama ini dan aku bisa mengatakan bahwa kau telah menjadi kehidupan yang menjalani banyak sekali petualangan pada usia semuda ini. Namun perkembangan mu terlalu cepat, kekuatan garis darah Ras Ilahi pada tubuhmu merespon pada setiap perkembangan kekuatan milikmu. Caramu menekan tingkat Praktik Beladiri mu mungkin akan sangat bagus bagi orang-orang seusia mu, namun untuk kita, menekan tingkat Praktik Beladiri sama saja dengan mencari mati.
__ADS_1
Hanya jika kau sudah mencapai ranah Penguasa Jiwa, kau bisa bebas menekan tingkat Praktik Beladiri mu sepuasnya. Oleh karena itu, aku akan membantumu mencapai ranah Penguasaan Jiwa dalam beberapa tahun. Setelah itu, terserah mu jalan mana yang akan kau pilih. Aku sudah tidak memiliki tanggung jawab apapun terhadapmu. Kau adalah kehidupan keseratus, puncak kehidupan. Pilihan mu adalah jalan mu sendiri."