
Setelah dunia baru terbentuk, terdapat lima dunia paling besar yang terdapat di masing-masing lima dimensi yang berbeda dan berjarak sangat jauh satu sama lain.
Empat diantaranya adalah tempat tinggal keempat kelompok besar. Satu dimensi lainnya adalah Dimensi Asal Mula yang mana menjadi tempat tinggal Sang Unknown God selama ini.
Dengan kekuatannya, dia berhasil melindungi bidang tanah terbesar dari Dunia Asal Mula.
Sementara keempat bidang tanah lainnya yang di miliki keempat kelompok besar memiliki besar yang hampir sama.
Di dunia yang baru itu, sebuah peringkat yang sejak lama terlupakan di Dunia Asal Mula kembali terbentuk. Itu tidak lain adalah peringkat Ras terkuat.
Tiga Ras terkuat diambil alih oleh tiga dari empat kelompok besar. Yaitu Ras Ilahi, Phoenix Pemusnah, dan juga Ras Naga Kuno.
Ketiganya mendapatkan nama mereka setelah berhasil menaklukan Dimensi-Dimensi yang ada di dunia baru dan menjadikannya bagian dari wilayah kekuasaan mereka.
Sementara itu, kelompok besar lainnya, yang dipimpin oleh sang Golem Dunia mendapatkan peringkat yang cukup rendah dibandingkan beberapa kelompok lain yang dipimpin oleh beberapa Absolute yang selamat setelah kehancuran Dunia Asal Mula.
Mereka mendapatkan nama Ras Segel Ilahi setelah menerima serangan bertubi-tubi oleh puluhan kelompok lainnya yang jauh lebih kecil, namun tidak bergeming sedikitpun.
Tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh mereka. Semua serangan yang diarahkan pada kelompok mereka, seolah tidak berdampak apapun pada mereka. Justru, kelompok-kelompok yang menyerang mereka mengalami kerugian besar karena serangan mereka malah berdampak balik pada mereka.
Dan juga, setiap kali ada serangan yang mengenai wilayah Dimensi miliki Ras Segel Ilahi, maka mereka akan langsung terkena teknik penyegelan seketika yang merupakan serangan balik otomatis yang terdapat pada pelindung di sekitar Dimensi milik Golem Dunia.
Semuanya terus berjalan dengan baik hingga beberapa juta tahun kemudian.
Banyak Ras yang mulai terbentuk dan menduduki peringkat atas, akan tetapi tiga teratas tidak pernah berubah sedikitpun. Tidak ada yang berani menyinggung ketiganya, terutama Ras Ilahi dan Ras Phoenix Pemusnah.
Setelah pembentukan dunia baru, bawahan Kong Lou merubah karakteristik mereka menyerupai The Ending, yaitu karakteristik seorang manusia.
Mereka memperbanyak anggota mereka dan menyebarkan luas wilayah kekuasaan mereka di dunia baru.
Mereka dan Ras Phoenix Pemusnah menjadi rival dalam memperluas wilayah kekuasaan.
Ras Ilahi dikenal karena kegilaan mereka dan kebrutalan mereka dalam setiap penyerangan yang mereka lakukan, sementara Ras Phoenix Pemusnah terkenal karena mereka akan memusnahkan setiap dunia di dalam sebuah Dimensi yang mereka serang jika orang-orang di dalam Dimensi itu tidak mau menyerah pada mereka.
Dengan begitu, nama mereka melambung tinggi dan bergema di seluruh Dimensi.
Sayangnya, ketenaran mereka datang bersamaan dengan sebuah peristiwa yang benar-benar tak terduga.
Sang Golem Dunia, pemimpin dari Segel Ilahi, mati dalam sebuah penyerangan besar-besaran yang dilakukan oleh The Beginning sendiri bersama dengan ribuan Absolute yang berada di bawah perintahnya.
Seluruh Ras Segel Ilahi dimusnahkan seluruhnya. The Beginning menghabiskan waktu seribu tahun untuk benar-benar membunuh Golem Dunia. Meski begitu, masih ada beberapa anggota dari Ras Segel Ilahi yang berhasil selamat dalam penyerangan tersebut dikarenakan mereka tidak berada dalam Dimensi tempat Ras Segel Ilahi.
Setelah kejadian itu, ketiga ras di peringkat teratas menjadi sangat waspada dan mulai mengurangi aktivitas mereka dalam melakukan penyerangan terhadap Dimensi lain.
Hal ini terutama pada Ras Ilahi. Diantara keempat kelompok besar dari Dunia Asal Mula, hanya mereka yang tidak memiliki pemimpin di ranah Immortal. Oleh karena itu mereka benar-benar memberhentikan segala aktivitas mereka di luar wilayah Dimensi Ilahi.
Tak berapa lama setelah kejadian yang menimpa Ras Ilahi, Ras Naga Kuno tiba-tiba menghilang, lenyap begitu saja dalam satu malam. Tidak ada yang tau apa penyebabnya, namun orang-orang berasumsi bahwa The Beginning yang melakukannya.
Kenyataannya, Ras Naga Kuno memutuskan untuk menyembunyikan diri mereka dari segala hal di dunia baru mengunakan kemampuan mereka, yaitu Distorsi Ruang dan Waktu.
Pemimpin mereka yang memutuskan untuk melakukan hal ini. Dia adalah orang yang paling mengerti bahaya yang bisa ditimbulkan oleh The Beginning, sehingga tanpa ragu segera membawa seluruh anggotanya untuk pergi menyembunyikan diri.
Waktu berlalu, peristiwa besar lainnya kembali terjadi, kurang lebih seratus ribu tahun setelah dibinasakannya Ras Segel Ilahi, The Ending bersama semua bawahannya berperang melawan The Beginning karena mengalami perbedaan pandangan mengenai keabadian para Immortal dan Absolute.
Hasil akhir dari pertempuran keduanya adalah terbunuhnya The Ending yang benar-benar mengguncang seluruh Dimensi.
__ADS_1
Semua Absolute yang berpihak padanya dibunuh, dan semua orang yang pernah memiliki kontak dengannya ikut dihabisi agar tidak ada bibit perlawanan ke depannya.
Setelah pertempuran itu, keabadian dari ranah Immortal benar-benar ditetapkan, namun tidak bagi para Absolute. Ini adalah dampak dari pertempuran antara The Ending dan The Beginning yang membuat The Beginning kehilangan beberapa kekuatannya untuk membuat bawahannya yang berada di ranah Absolute untuk menjadi abadi.
Meski begitu, hal tersebut sudah cukup untuk menetapkan kekuasaan The Beginning di seluruh dunia yang baru.
Karena The Ending telah terbunuh, Ras Ilahi kini kehilangan seorang Immortal yang berpihak pada Ras mereka. Akhirnya, kejadian yang selama ini telah diperkirakan oleh semua orang terjadi.
Tak sampai lima ratus ribu tahun kemudian, The Beginning melakukan penyerangan yang serupa terhadap kedua Ras di peringkat tertinggi, yaitu Ras Ilahi dan Ras Phoenix Pemusnah secara bersamaan.
Dengan mengutus dua Immortal yang menjadi bawahannya bersama para Absolute yang menjadi bawahannya, dia memusnahkan Ras Ilahi. Sementara Ras Pemusnahan, dia sendiri yang turun tangan untuk memusnahkan mereka semua.
Dengan musnahnya kedua Ras, kini The Beginning benar-benar telah menjadi penguasa seluruh dunia baru. Semua Absolute yang ada mau tidak mau harus menundukkan kepala padanya. Para Immortal yang berjumlah tidak lebih dari sepuluh orang, tidak berani melawannya dan memilih untuk bersikap mendukungnya.
Di saat The Beginning telah menetapkan kekuasaan yang dia miliki, tanpa dia sadari, sebuah butiran jiwa milik Kong Lou yang telah sangat lama sekali tertidur mulai terbangun sedikit demi sedikit di sebuah Dimensi yang sangat jauh dan tidak bisa dia jangkau dengan kekuatannya.
Butiran jiwa itu pada awalnya sangat lemah, namun setelah seratus kali mengalami siklus reinkarnasi, jiwa itupun akhirnya benar-benar terbangun.
Meski kekuatannya sangat berbeda jauh dibandingkan saat sebelum dirinya mati, namun semua ingatannya telah lengkap. Hanya saja, dia tidak memiliki tubuh, karena butiran jiwa miliknya ternyata telah membuat sebuah kesadarannya sendiri.
Kesadaran itu tidak lain adalah......
Weng Lou!
***
Di atas bidang tanah, Kong Lou berdiri berhadapan dengan Weng Lou dan mengambil rupanya saat terakhir kali dirinya bertemu dengan The Ending di Dunia Asal Mula.
Secara sekilas, wajah keduanya tampak mirip, namun dengan beberapa perbedaan pada detail wajah, seperti wajah yang jauh lebih tampan, serta alis yang tipis.
"Kau adalah aku. Tidak kah kau mengerti? Atau jangan-jangan orang-orang di dunia yang baru tidak lagi menggunakan bahasa ini? Ah sial, padahal aku yakin teknik ini bisa membuat semua makhluk hidup mengerti apa yang ku katakan. Apa teknik ini tidak bisa digunakan di dunia baru? Benar-benar, sial. Ah, menyedihkan sekali!"
Kong Lou mengeluh dan menghela napasnya saat melihat Weng Lou yang meresponnya seperti orang bodoh.
Weng Lou bingung apa yang harus dia katakan. Dia menggosok kedua alisnya dan berpikir keras.
"Um......apakah aku bisa mengetahui namamu, tuan? Semua yang kau katakan hanya membuat kepala ku semakin pusing," ujar Weng Lou.
Berkedip. Kong Lou menatap Weng Lou dalam-dalam. Dia menghela napasnya, lega.
"Sepertinya kau mengerti perkataan ku, untung lah. Nama ku, Kong Lou. Orang-orang di Dunia Asal Mula memanggil ku dengan sebutan The Emptiness, sang Penguasa Kehampaan! Hahahaha!!!! Ah, lupakan itu. Seperti yang ku katakan sebelumnya, berapa tahun yang telah berlalu setelah Dunia Asal Mula hancur?
Kau pasti mengetahuinya, bukan? Seorang Absolute setidaknya mengetahui beberapa sejarah dunia. Itu adalah pengetahuan umum. Tentu saja, mengingat kepala mu telah terbentur, ada kemungkinan kau menjadi bodoh."
Weng Lou yang mendengarnya segera menghiraukan kata-katanya yang lain dan hanya berfokus pada nama yang disebutkannya.
Kong Lou. Dia tidak perlu berusaha payah untuk mencari informasi mengenai orang tersebut. Dalam semua kehidupannya, dia setidaknya telah mendengar namanya sekali.
Kong Lou, The Emptiness. Orang yang menciptakan Ras Ilahi. Dia memiliki kekuatan yang tak terbendung dan berdiri sebagai yang terkuat di Dunia Asal Mula.
Dengan kekuatannya dia berhasil menggabungkan diri dengan Kehampaan dan menjadi tak terkalahkan.
Dikatakan bahwa dia adalah orang pertama yang menciptakan cara untuk menggunakan bidang tanah Dunia Asal Mula. Dengan kemampuannya tersebut, di berhasil membuat bidang tanah Dunia Asal Mula digunakan dengan sesuka hati oleh pemiliknya.
Bidang tanah bisa menyatu sepenuhnya dalam tubuh Ras Ilahi di masa lalu, dan kekuatannya menjadi satu dengan pemiliknya. Ini adalah catatan yang ditemukan oleh Weng Lou kehidupan kelima puluh satu.
__ADS_1
Faktanya, orang-orang Ras Ilahi di masa depan tidak bisa menggunakan bidang tanah Dunia Asal Mula karena ada hubungannya dengan campur tangan The Beginning. Pada saat penciptaan dunia baru, The Beginning memanfaatkan kekuatan Kong Lou yang bergabung dengan kekuatan penciptaan miliknya untuk menghapuskan ingatan para Absolute Ras Ilahi mengenai cara menggabungkan diri dengan bidang tanah Dunia Asal Mula.
Sebenarnya dia ingin menghapus ingatan cara menggunakannya juga, namun dia takut Kong Lou akan menyadari hal ini dan memilih tidak bersikap gegabah.
Sayangnya, apa yang tidak disadari oleh The Beginning adalah, The Emptiness telah mengantisipasi hal ini. Kemampuan untuk menggabungkan diri dengan bidang tanah Dunia Asal Mula sangatlah penting, oleh karena itu, Kong Lou memberikan pengetahuannya pada orang kepercayaannya, orang itu adalah pemimpin Ras Ilahi yang telah dia tunjuk tepat sebelum kehancuran Dunia Asal Mula dimulai.
Dia adalah seorang Immortal, dan memiliki kekuatan yang cukup untuk membuatnya tidak bisa dibunuh oleh The Beginning.
Sayangnya, orang itu ikut tertidur setelah beberapa ribu tahun setelah Dunia Asal Mula hancur, sehingga pengetahuan itu gagal disebarkan ke seluruh Ras Ilahi.
Satu-satunya yang memiliki pengetahuan itu adalah pemimpin Ras Ilahi selanjutnya yang mewarisi posisinya.
Namun karena tidak adanya seorang Immortal di Ras Ilahi yang bisa bersiap jika seandainya The Beginning menyerang, pemimpin Ras Ilahi yang baru tidak berani menyebarkannya. Dia takut The Beginning akan langsung mendatangi mereka begitu tahu mereka masih memiliki pengetahuan tentang cara menggabungkan diri dengan Dunia Asal Mula.
Pada akhirnya pengetahuan tersebut terhenti pada ayah Weng Lou karena serangan yang dilakukan oleh para bawahan The Beginning.
Weng Lou menarik napas dalam. Dia tidak menyadari sebelumnya bahwa orang yang berdiri di hadapannya adalah orang yang begitu hebat.
Bahkan tidak salah jika menyebutnya sebagai leluhurnya karena pada dasarnya Ras Ilahi atau bawahan Kong Lou tercipta dari kekuatannya sendiri.
"Jadi kau adalah Kong Lou, The Emptiness. Maafkan aku karena tidak mengetahui identitas mu sebelumnya. Nama ku adalah Weng Lou, salah satu anggota Ras Ilahi yang masih hidup. Em.....aku tidak tau waktu pasti berapa tahun setelah Duni Asal Mula hancur, tapi menurut perkiraan ku, tidak kurang dari satu miliyar tahun." Weng Lou menjawab pertanyaan Kong Lou dengan suara hormat.
Baginya, orang di hadapannya ini adalah orang yang patut dia hormati, meskipun perkataannya terdengar sedikit gila dan tak masuk akal.
Mendengarnya, Kong Lou pun segera menghela napasnya dan terlihat lega. Tapi kemudian, dia mengerut keningnya karena melihat Weng Lou yang bersikap hormat padanya.
"Hei, tidak perlu bersikap seperti itu. Kita berdua adalah orang yang sama. Jika kau berbicara formal seperti itu, aku malah merasa tidak enak sama sekali," katanya pada Weng Lou sambil mengayunkan tangannya.
Kalimat itu lagi. Weng Lou merasa jengkel mendengarnya. Dia tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Kong Lou tentang keduanya adalah orang yang sama.
"Maafkan aku, tapi bisakah kau menjelaskan tentang kita berdua yang adalah orang yang sama? Aku tidak mengerti sama sekali. Aku telah bereinkarnasi selama seratus kali, dan tidak ada satupun ingatan kehidupan terdahulu yang aku lupakan.
Dari perkataan mu, kau seolah mengatakan bahwa aku adalah reinkarnasi diri mu. Tapi aku tidak memiliki ingatan apapun tentang hal tersebut. Jadi bisakah kau menjelaskannya padaku?"
Kong Lou terdiam. Untuk kesekian kalinya dia menghela napasnya, "Yup, kepala mu memang terbentur. Kau tidak hanya membentuk kesadaran mu sendiri, tapi juga melupakan ingatan ku. Aih, hidup yang menyedihkan. Baiklah, karena semuanya sudah terjadi, biarkan aku memperlihatkannya padamu sendiri agar kau bisa mengerti semuanya."
Tanpa aba-aba sedikitpun, Kong Lou segera menghilang dan muncul tepat di depan Weng Lou dalam waktu sekejap mata.
Tangannya meraih kepala Weng Lou. Aura hitam melesat masuk ke dalam kepalanya dan dia pun dihadapkan dalam sebuah pemandangan kilas balik kehidupan Kong Lou.
Hal tersebut seperti saat dia menyerap ingatan sembilan puluh sembilan kehidupan terdahulunya.
Bedanya, perjalanan hidup Kong Lou jauh, jauh lebih lama dibandingkan kehidupan manapun yang Weng Lou telah jalani.
Dalam genggaman Kong Lou, Weng Lou meraung dan berteriak. Seluruh tubuhnya seolah terkoyak oleh kilas balik kehidupan yang begitu panjangnya.
Weng Lou menonton semua kehidupan Kong Lou tanpa terlewatkan satu hal pun.
Puncak rasa sakit yang dia alami adalah saat Kong Lou menggunakan kekuatannya untuk membantu The Beginning membuat dunia yang baru.
Jiwa Kong Lou pada saat itu terbakar habis untuk dijadikan kekuatan dalam pembuatan dunia baru. Weng Lou ikut merasakan sensasi jiwanya terbakar. Dia tidak pernah merasakan rasa sakit seperti itu. Rasanya dia akan gila hanya karena kilas balik tersebut.
Pada saat Kong Lou melepaskan genggaman tangannya, Weng Lou langsung terjatuh ke tanah. Tubuhnya kejang-kejang seperti keracunan.
Perubahan terjadi pada dirinya, matanya kini tampak berwarna hitam seluruhnya, sama seperti Kong Lou dahulu.
__ADS_1