My Cruel Husband

My Cruel Husband
Terlambat menepati janji


__ADS_3

Lovi sudah siap untuk berangkat bekerja. Ia sengaja ingin berangkat lebih pagi dari biasanya. Agar tidak bertemu dengan Devan yang rencananya akan mengantarkan kedua anaknya ke sekolah.


Pertengkaran yang dua hari lalu terjadi membuat Lovi sangat enggan bertemu dengan lelaki yang gemar mencari masalah itu. Devan selalu menciptakan emosi tersendiri di hati Lovi.


"Hati-hati ya, Mom!"


"Cium Adrian sekali lagi!"


Si bungsu yang biasanya belum bangun kini begitu semangat bangun pagi untuk menyambut kedatangan ayahnya.


Lovi melalukan apa yang diinginkan anak itu. Mengecup bibir mereka untuk yang kesekian kalinya.


"Jangan nakal, ya. Hati-hati di rumah. Jadi anak yang baik,"


Pesannya sebelum keluar dari pekarangan rumah. Ia melambai pada kedua anaknya yang melompat-lompat dengan seruan tiada henti yang isinya sama.


"Hati-hati dan cepat pulang,"


*****


Vanilla mengetuk pintu kamar kakaknya dengan kekuatan penuh. Emosi sudah memenuhi rongga dadanya tat kala Devan kembali mengunci pintu padahal tadi sudah berjanji untuk bangun. Vanilla lelah membangunkan lelaki itu.

__ADS_1


"DEVAN! KUBAKAR KAMARMU YA?! BANGUN SEKARANG!"


Gadis itu tidak tahu saja kalau Devan sudah berjanji dengan kedua anaknya untuk mengantar mereka sekolah. Kalau Vanilla tahu, kamar Devan benar-benar jadi abu sejak tadi.


Rena tampak berjalan mendekati kamar putranya. Suara Vanilla terdengar hingga ke bawah. Akhirny Ia memutuskan untuk menghentikan kegiatan menyajikan sarapan di meja makan. Lebih memilih untuk membangunkan singa jantan itu.


"Devan ayolah bangun! Kamu mati atau tidur sih?!" Berbeda sekali nada bicaranya dengan Vanilla yang sejak tadi sudah teriak-teriak marah.


Walaupun kalimat Rena sama kejamnya dengan Vanilla. Paling tidak Ia berhasil menahan suara agar mansion tetap aman.


Sinar matahari memaksa masuk ke dalam jendela kamar Devan yang memang jarang ditutup gordynnya.


Butuh beberapa detik untuknya mendapatkan kesadaran penuh akan janji pada Andrean dan Adrian. Ia sampai mengabaikan Rena dan Vanilla yang mulai merasakan sakit di pita suara mereka karena sejak tadi berseru. Kalau Vanilla bukan hanya berseru tentu saja. Suara nyaring gadis itu berhasil memenuhi semua sudut mansion di lantai atas.


Devan melompat dari ranjang. Dan langsung mengambil handuknya. Masalah pekerjaan bisa ditangani dengan mudah olehnya. Tapi kalau menghadapi anaknya yang merajuk, itu adalah kesulitan tersendiri bagi Devan. Oleh sebab itu Devan selalu berusaha untuk tidak membuat anaknya marah.


Tapi mengingkari janji hari ini sepertinya berhasil membuat Devan harus bersiap diri menghadapi mereka yang akan kompak memusuhi Devan.


"Aku sedang mandi, Ma." Teriak Devan dari kamar mandi saat suara Rena dan Vanilla masih terdengar memborbardir dirinya yang mereka kira belum bangun. Devan menghela napas lega saat pintunya tidak lagi menjadi korban adik dan mamanya.


***

__ADS_1


Devan berjalan cepat ke arah anak-anaknya yang sudah memasang raut merajuk. Mereka sudah siap untuk berangkat ke sekolah padahal jam masuk masih dua puluh menit lagi sebenarnya. Terlalu bersemangat karena akan diantar oleh Devan.


"DADDY LAMA!" Adrian berteriak kesal dan begitu Devan sampai di depannya Ia segera bangkit untuk memberikan serangan pada kaki dan perut Devan yang kini berdiri.


Devan menerima dengan senang hati pukulan bertubi-tubi dari anak bungsunya. Sementara si sulung hanya menatap dalam diam. Namun sorot matanya pun kesal, sama seperti adiknya.


Devan merendahkan tubuhnya untuk mengecup bibir Adrian yang menggerutu.


Tangan Devan terjulur memeluk tubuh kecil anaknya. Ia mengisyaratkan Andrean untuk mendekat.


"Aku sudah mandi sejak tadi. Tapi Daddy--"


Adrian terisak dalam pelukan ayahnya. Ia menarik kemeja mahal Devan untuk melampiaskan kesalnya. Andrean menepuk pelan punggung adiknya agar tenang.


"Daddy bangun terlambat tadi," perlu untuk menjelaskan pada mereka.


"Memangnya Grandma tidak membangunkan Daddy?" Kini si sulung yang bertanya.


-----


VOTE(POIN&KOIN), KOMEN, RATTING 5 JGN LUPA YAAA!! TENCUUU

__ADS_1


__ADS_2