
Adrian melompat keluar dari mobilnya setelah kuda besi itu sampai di depan sekolahnya. Lovi berdecak melihat anaknya yang tidak sabaran.
Hari ini Lovi dan Devan yang mengantar si kembar sekolah dan Auristella tinggal di mansion bersama kedua neneknya. Ketika mereka akan berangkat, Auristella bergeming dan nampak tidak peduli sehingga mereka pergi tanpa Auristella.
"Hallo, Adrian!"
Si tampan kecil yang hari ini tampil dengan kaca mata hitamnya menoleh seraya melepas benda yang menyelimuti mata bulatnya itu.
"Kenapa memakai seragam yang sama sepertiku?"
Lovi, Devan, dan Andrean keluar dari mobil bersamaan dengan Jino, ayah dari Adrina. Adrian langsung menyapa Jino yang baru kali ini ditemuinya lagi setelah beberapa waktu lalu Jino menghampiri Devan dan keluarga kecilnya saat berlibur di Indonesia.
"Biasanya kamu selalu bersama Grandpa Syarief?"
"Setiap berangkat sekolah memang Daddy yang mengantarku. Apalagi sekarang adalah hari pertama aku masuk ke sekolah baru,"
"Kamu sekolah di sini, Adrina?"
Devan mendekati mereka seraya menggenggam tangan anak sulungnya. Lovi menatap anak perempuan itu dengan pandangan memuji. Benar-benar cantik dan ceria. Sampai Lovi dibuat gemas.
"Iya, Uncle. Aku sekolah di sini sekarang,"
Kini Devan beralih pada sahabatnya yang jarang sekali bertemu dengannya karena tempat tinggal mereka yang berbeda negara.
"Jadi juga kau pindah ke sini?"
"Sheva memaksaku. Dan kau tahu apa? dia sengaja mencari rumah yang begitu dekat dengan kalian," jawabnya pada Devan.
__ADS_1
"Benarkah? akhirnya kita tinggal berdekatan," sambut Lovi dengan semangat.
"Tapi setelah aku pindah, aku belum pernah melihat wajah kalian di rumah itu,"
"Sementara kami tinggal di mansion Papaku,"
Devan benar-benar bahagia karena akhirnya Jino mendengarkan sarannya. Saat Jino mengatakan ingin pindah tempat tinggal, Devan langsung mengajak Jino beserta istri dan anaknya untuk tinggal di real estate yang sama dengannya.
"Grandpa Syarief tidak ikut pindah ke sini?"
"Tidak, Adrian. Tapi sesekali Kakek akan datang,"
"Ya sudah, kalian jadilah anak yang baik. Jangan nakal, Adrian."
telunjuk Lovi mengarah pada anaknya dengan tegas. Jangan sampai Ia mendapat laporan lagi dari Ms. Acha yang menjadi perwalian dari kelas Adrian dan kakaknya.
Melihat Andrean diam saja, Adrina menyapa. "Andrean, kamu tidak senang aku sekolah di sini? sambut aku!"
"Tidak, karena dapat dipastikan aku akan semakin sakit kepala,"
"Kenapa begitu?" Jino bertanya setelah Ia terkekeh geli. Tidak tersinggung sama sekali. Justru Ia mendukung ucapan anak yang sedang menatap datar putrinya itu. Adrina memang memiliki mulut yang sulit untuk dikendalikan. Sikapnya pun demikian. Ia tidak seperti kebanyakan anak perempuan yang cenderung pemalu.
"Karena kamu banyak bicara. Suaramu seperti suara piring pecah. Kamu juga seperti reptil yang tidak bisa diam,"
*****
"Mereka serasi ya, Lov?"
__ADS_1
"Siapa?"
Devan melajukan mobilnya ke salah satu pusat perbelanjaan untuk membeli semua perlengkapan yang dibutuhkan oleh anak-anak panti. Ia sudah katakan bahwa saat ini dirinya akan turun langsung ditemani oleh Lovi. Dan ketika penyerahan nanti, ketiga anak mereka akan dibawa.
"Adrian dan Adrina,"
"Otakmu berpikir terlalu jauh,"
Mereka sampai di tempat yang dituju. Setelah meletakkan mobil di tempat yang seharusnya, Devan segera menggenggam tangan Lovi lalu mulai menjelajah.
"Selain makanan-makanan pokok, bagaimana kalau kita bawakan mereka mainan juga?"
Mengingat anaknya suka dengan itu, Lovi jadi ingin mempersembahkan hal yang sama untuk mereka-mereka yang kurang beruntung.
"Iya, aku setuju."
"Dan untuk di panti yang khusus orang-orang lajut usia, kita bawakan alat bantu jalan, Devan. Kemarin Ferro mengatakan bahwa banyak dari mereka yang membutuhkan,"
Hampir dua jam mereka menghabiskan waktu bersama di pusat perbelanjaan. Setelah ini, Devan akan pergi bekerja.
Sudah lama mereka tidak berbelanja hanya berdua seperti pasangan yang belum memiliki anak.
---------
Lanjut lg ntr malem kl sajen (like, vote, komen) BUANYAAAKKK.
MAMPIR DI LAPAK VANILLA, ADENYA DEVAN GESSS. JELONG-JELONG DI SANA TRS KENALAN SM DONAT JEKO😂 SAMPAI KETEMU DI SANA YAWW. PANTENGIN TRS LAPAKNYAAA.
__ADS_1