
Karna keasikan main air mereka lupa jika sebentar tamu yang mereka undang akan datang.
"Asslammualikum,"ucap Heru dan Tania, mendengar ada yang mengucap mereka pun bergegas untuk naik termasuk Aira dan Aldi.
Setelah mendapati tuan rumah semuanya berendam dalam kolam berenang, Heru hanya bisa menggelengkan kepala.
"Ya ampun, tuan rumah yang mengadakan pesta justru belum siap lagi?!"
"Maaf Mas, kita ke asikan main, "sahut Aira yang memakai bathrobes-nya.
Kesemuanya naik dan bersiap.
Setelah kedatangan Heru, tak berapa lama kemudian Romeo dan keluarganya juga hadir.
Rumah yang biasanya terlihat sepi tersebut kini ramai sekali, Satria dan Maya berbahagia karna anak dan cucunya berkumpul adalah momen yang sangat langkah.
Saking bahagianya Satria, ia pun menitikan air mata haru.
Seluruh berkumpul di dalam satu ruangan, mereka saling menanya kabar dan saling berbagi pengalaman.
Begitu pun dua dara cantik Alia dan Alita yang menggunakan mini dress couple-an, yang ikut nimbrung dalam obrolan keluarga tersebut.
Karna usia mereka yang tak lagi muda, cara ngobrol mereka pun lebih serius.
Karna keluarga Tari dan keluarga Heru juga ada di sana,momen langkah tersebut mereka abadikan dalam beberapa pose seluruh anggota keluarga Satria berfoto dan berselfi ria.
ketika asik perpose ria di depan kamera, mereka kembali mendapat tamu spesial.
"Assalamualaikum." Seseorang memberi salam.
"Waalaikum sallam," sambut mereka dengan suka cita.
Melihat siapa yang datang, Romeo segera berdiri.
"Hallo apa kabar calon besan," ucap Romeo yang memeluk Doni.
"Kabar baik calon besan," sahut Doni lagi.
Aldi ikut menghampiri Doni,"Apa kabarnya nih calon besan," Aldi memeluk sahabatnya.
"Baik-baik calon besan,"sahut Doni.
Namun kemudian Doni tertegun.
"Hah calon besan?"tanya Doni.
"Emang siapa yang mau di jodohin dengan anak loh Di?"tanya Doni.
"Itu sih Dinda, untuk si Arsyad saja?"goda Aldi.
"Ya ellah Di, Dinda baru empat belas tahun, udah mau booking saja untuk Arsyad,jadi ceritanya di borong habis kedua putri gue oleh keluarga Satria," canda Doni.
"Ya dari pada dengan yang lain, mending kita sama kita aja yang berbesan." Aldi bercanda.
"Ngak kemana-mana dong, putaran-nya ke situ-situ aja yah." Doni.
"Ha ha ha, kayak jaman primitif kita ya?" Aldi.
"Kayak ngak ada orang lain saja di dunia ini, "seloroh Aldi.
"Gue sih ngak masalah asal anaknya mau." Doni.
Mereka pun duduk.
"Nah si Alia sudah ada calonnya?"tanya Doni.
__ADS_1
Alia yang mendengar namanya di sebut langsung mengalihkan pandanganya ke arah Doni, padahal saat itu ia tengah ngobrol bersama Alita dan para sepupunya.
"Untuk anak gadis gue, ngak maulah orang sembarangan, selain mapan, gue akan pilih lelaki yang sholeh untuk Alia, yang bisa membimbing putri gue ke jalan yang benar," papar Aldi.
Alia terdiam mendengar ucapan Aldi.
"Bener Di, anak-anak sekarang pergaulannya suka ngak terkontrol, dari pada salah memilih pendamping mending di jodohkan saja." Doni.
"Iya gue ada rencana, Tak lama lagi Anniversary perusahaan gue, rencananya gue akan undang mitra bisnis dan putranya, sembari memperkenalkan Alia salah satu pewaris gue," ucap Aldi.
"Jika ada yang berminat melamar Alia, ia harus setuju dengan persyaratannyang gue beri," Aldi.
Deg, Alia jadi semakin khawatir.
*Bagaimana jika ayah ternyata sudah mencarikan ku jodoh dengan seseorang, lalu Bagas.
Apa aku bilang saja pada ayah jika aku sudah punya pilihan*.batin Alia
Alia melamun beberapa saat, namun Alita kembali membuyarkan lamunannya beberapa saat kemudian.
"Alia, kamu mikirin apa?"tanya Alita.
Alia tersenyum.
"Ngak ada kok."
Acara pun di mulai dengan pembacaan doa, Setelah itu mereka menikmati hidangan yang telah tersaji.
Di sela-sela acara tersebut, Doni dan Romeo menyatakan secara resmi jika mereka sepakat untuk menjodohkan Ghael dan Alita.
Dan di kesempatan itu pula mereka sudah menentukan tanggal pertunangan Ghael dan Alita? karna ia memang tak punya banyak waktu.
Ghael sebelumnya sudah di tanya oleh kedua orang tuanya dan dirinya juga tak keberatan jika di jodohkan dengan Alita.
Karna keduanya setuju, maka tak berapa lama lagi mereka akan bertunangan.
Acara tersebut cukup meriah,meski hanya anggota keluarga mereka.
Kini Satria memiliki delapan cucuk dan hanya satu cucuk perempuan yaitu Alia.
Karna ketiga anak Heru pun laki-laki.
Di kesempatan yang sama pula, Aldi meminta kepada Romeo agar Ghael membantu menjalankan perusahaannya.
Mengingat ia sudah lelah harus bekerja keras sendiri mengurusi dua pabrik sekaligus, belum lagi usaha pertamabangan minyak yang Rita wariskan kepadanya.
"Rom, Ghael sama gue saja ya disini, bantuin gue," pinta Aldi.
"Eh, gue ngak keberatan sih, loh tanya saja sama Tari, mau ngak dia pisah sama anaknya lagi."
"Tari pasti maulah, gue kan pamannya, selain itu dengan Ghael tinggal di sini dia bisa lebih dekat dengan calon istrinya," Aldi.
" Terserah anaknya saja lah," Romeo.
"Ok deh nanti gue bujuk Abang biar mau kerja sama aku." Aldi.
Ghael di panggil Abang oleh keluarganya karna ia adalah cucu pertama dari keluarga itu.
***
Di tempat yang berbeda.
Bagas sedang mencari pekerjaan di salah satu situs lowongan kerja.
Setelah mencari dan mencocokan ijasah yang ia miliki ia mendap berbagai pekerjaan yang sesuai dengan ijasah SMAnya.
__ADS_1
"Ehm tamatan SMA cuma bisa melamar jadi sales, office boy dan petugas cleaning service?"guman Bagas setelah mencari di berbagai situs.
"Gajinya juga UMR, Kalau gue kerja yang begituan, kapan gue bisa melamar Alia, ck " decaknya.
Bagas belum tahu jika Alia adalah putri dari seorang pengusaha sukses dan ibunya pun kepala polisi di salah satu sektor di wilayah tersebut.
" Kalau gue kuliah, itu bearti masih lama gue bisa melamar Alia, keburu di ambil orang."
"Ya sudah deh, gue kerja saja dulu, biar sambil kerja." Bagas bermonolog, ia begitu bersemangat untuk mengubah gaya hidupnya.
Bagas pun mulai memikirkan masa depan, dan berniat melanjukan pendidikanya ke tingkat yang lebih tinggi.
Bagas membereskan berkas-berkasnya untuk di kirim di alamat salah satu alamat perusahaan.
Tiba-tiba kepalanya terasa pusing, tubuhnya terasa dingin.
Bagas memang sudah kecanduan barang haram tersebut.
Ia pun menelpon ponco untuk memenuhi hasratnya.
Namun ketika di telpon, Ponco mengaku berada di kantor polisi karna terciduk petugas saat aksi balap liar mereka.
Selain itu juga Ponco dan teman-temannya terbukti memakai NAPZA hingga mereka harus di tahan, apalagi salah satu dari mereka kedapatan membawa barang haram jenis shabu.
Setelah mendengar keterangan sahabatnya tersebut Bagas menguatkan dirinya ia pun meringkuk menahan rasa sakit pada seluruh tubuhnya.
Bagas ingin melepaskan diri dari perangkap mematikan tersebut, ia ingin punya masa depan yang cerah, hidup bahagia bersama wanita yang ia cintai.
Tubuh Bagas gemetar mengeluarkan keringat dingin
Bagas meringkuk dalam selimut merasakan sakit di sekujur tubuhnya keadaan Bagas saat ini biasa di sebut GPO (gejala putus Obat)
***
Nina selesai memasak,ia pun berinisiatif untuk makan bersama anak-anaknya, karna Bagas jarang sekali berada di rumah.
Nina menuju kamar Bagas dan mendapati anaknya tersebut tengah menggigil merasakan sakit pada tubuhnya.
"Bagas, Bagas kamu kenapaNak? " tanya Nina khawatir.
"Bagas tidak apa-apa Bu," ucap Bagas dengan tubuh yang menggigil.
"Tidak apa bagaimana Nak, kamu sedang sakit, kita kerumah sakit sekarang, ibu telpon ayah kamu hiks hiks," Nina begitu sedih ketika mendapati Bagas seperti itu.
Nina seperti tak punya siapa-siapa lagi selain anak-anaknya, sedangkan sang suami sangat jarang menemui mereka, maklum saja statusnya masih istri siri, jadi ia sangat khawatir terhadap Bagas.
Nina hendak meraih hansphonenya menelpon Edo sang suami.
"Ibu-Ibu, jangan telpon ayah Bu, biar saja Bu, setelah beberapa hari Bagas bisa sembuh sendiri."
Bagas memohon, agar Nina tak membawanya ke rumah sakit.
"Tidak Bagas!" kamu harus segera di bawa kerumah sakit." Nina bersihkeras.
"Bu, jika di bawa kerumah sakit, maka akan ketahuan jika Bagas seorang pecandu Bu, Bagas tak mau bermasalah dengan Ayah, Bagas tak mau di rehabilitasi atau pun di penjara," papar Bagas
Nina bukan main kaget,ia pun menutup mulutnya yang menganga.
"Apa Nak kamu kecanduan?"
Besambung, mumpung hari senin bagi votenya dong.
Nah jika ada yang penasaran kisah cinta mas Heru, nih mas Heru ada di takdir Gintani, mulai episode 162 loh, yuk kita intip
__ADS_1