Kenapa Harus Menikah Dengan Mu

Kenapa Harus Menikah Dengan Mu
Berhenti


__ADS_3

Mobil Arsyad sampai di sebuah titik dimana jalan tersebut tak dapat di lalui dengan kendaraan roda empat.


"Ya Den! Hanya bisa sampai sini." Pak sopir mereka pun berhenti pada sebuah titik di ujung jalan raya.


Arsyad keluar mendekati pangkalan ojek.Namun tak ada satu pun tukang ojek beroperasi di tempat itu.


Arsyad langsung berlari cepat melewati jalan setapak, Seorang atlet sepertinya memang sudah terbiasa berlari kencang.


"Den Arsyad!" Teriak sopir pribadi Arsyad. Ia pun mengejar Arsyad. Namun setelah beberapa meter sang sopir yang berusia lima puluh tahun tersebut berhenti.Ia tak kuat berlari lagi.


Sementara Arsyad sudah jauh berada di depannya.Arsyad berlari kencang seperti maling yang berlari karna di kejar massa.


Pengawal Arsyad ikut berlari di belakangnya.


Keringat terus mengucur di tubuh Arsyad hingga kaos yang ia kenakan menjadi basah, Ia pun membuka hoodienya dan meleparnya begitu saja setidaknya pakaian tersebut membuat tubuhnya semakin ringan.


Begitupun enam orang pengawal di belakang mereka. Meski lelah dan letih berlari tapi mereka tak bisa membiarkan Arsyad.


Sekitar dua puluh menit berlari Arsyad pun tiba di sebuah rumah yang paling ujung dari jalan setapak.Arsyad mencurigai karna mendengar nama Nisa di sebut.


Ia pun langsung berjalan melangkahi beberapa orang yang duduk bersila.


Arsyad sampai di muka pintu, ia pun sempat mendengar akad nikah yang baru berlangsung..

__ADS_1


"Saya terima nikah dan kawinnya Annisa Zahra dengan mas kawin sebentuk..." Frans.


"Berhenti!"Teriak Arsyad.


Semua mata pun tertuju pada pria muda yang tampan tersebut.


Nando menggeram melihat kedatangan Arsyad, ia pun melepaskan jabatan tanganya dengan Frans.


Arsyad membungkuk kan tubuh seperti orang yang sedang melakukan ruku untuk mengatur napasnya.


Sementara keadaan semakin tegang ketika beberapa orang bertubuh tegap dan berwajah sangar berada di belakang Arsyad untuk melindunginya.


Seketika Nando menjadi ciut nyali.ia yang tadinya hendak mendekat, seketika mundur beberapa langkah. Belum lagi dari jauh terdengar suara sirene polisi, membuat Nando dan Mala semakin gelisah.


"Pernikahan ini tak boleh terjadi pak.Ini namanya ekploitasi anak!" ucap Arsyad dengan tegas.


Semua menunjukan reaksi tercengang. Karna biasanya di kampung mereka umur tujuh belas tahun sudah menikah bahkan.ada yang di bawah itu


"Saya akan laporkan anda ke polisi atas segala yang telah anda lakukan terhadap Nisa! "Seru Arsyad sambil menunjuk wajah Nando.


"Apa buktinya kau bisa melaporkan kami?!" bentak Nando.


"Saya sudah kirim semua video kekerasan dan penganiayaan yang anda lakukan pada Nisa ke polisian. Anda lupa jika ibu saya seorang inspektur polisi?"

__ADS_1


Nando semakin tercengang.


Sirene polisi semakin dekat. Nando pun melirik sana ini mencari cara untuk bisa kabur dari tempat itu. Tapi pihak kepolisian sudah mengepung tempat itu.


"Jangan yang bergerak! ucap salah satu dari anggota kepolisian.


"Jangan ada yang bergerak sampai kami memeriksa."


Sepuluh anggota polisi mengamankan TKP, Mereka mengamankan semua yang terlibat termasuk ketua Rt dan penghulu serta beberapa saksi untuk di mintai keterangan.


Sementara Arsyad mencari keberadaan Nisa, ia pun memasuki rumah tersebut.


"Nisa! Nisa !"teriak Arsyad.setelah beberapa kali berteriak dan berkeliling, ia pun tak mendengar sahutan dari Nisa,Arsyad berhenti dan mencurigai sebuah kamar yang terlihat rapat.


"Nisa!"Nisa gedor Arsyad.


Tapi tak ada suara tanggapan dari Nisa. Arsyad menggedor pintu sekali lagi seraya memanggil nama Nisa.


Tak ada jawaban, Karna curiga Ia pun mendobrak pintu tersebut.


"Nisa!" Arsyad.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2