Kenapa Harus Menikah Dengan Mu

Kenapa Harus Menikah Dengan Mu
Sebait kata


__ADS_3

Aldi POV.


Aku adalah anak yang di besarkan tanpa kasih sayang orang tua, aku juga korban dari perceraian orang tua ku.


Aku mendapatkan segala kemewahan, yang hanya bisa di rasakan oleh sebagian kecil remaja seusia ku , punya tabungan miliaran hanya dengan duduk manis saja, tanpa repot bekerja.


Ibarat peribahasa tepak dada tunjuk selera, aku bisa membali apa saja, tapi aku tidak bisa membeli kasih sayang dan cinta yang kurindukan, aku ingin ayah dan ibu ku' ada bersama ku dan mendampingi ku.


Sejak perceraian kedua orang tua ku, sejak itu pula aku merasa kesepian.


Mama menikah dengan pengusaha asal Brunaei dan kini mereka tinggal di singapura.


Papa dan bunda Maya, tinggal di Malaysia, di sana papa mendirikan perusahan baru dan pabrik baru.


Sedang kan aku dan Heru, sejak Smp aku sudah di tinggal,hidup berdua hanya dengan Heru, dan Heru sendiri harus mengahabiskan masa remajanya dengan bekerja, dan merelakan dirinya untuk tak kuliah, apalagi kini sejak paman ku meninggal, Heru harus bolak balik mengurusi dua pabrik sekaligus, dan dengan jarak keduanya mencapai 200 km.


Sedangkan aku, Heru menyarankanku untuk kuliah, untuk menikmati masa muda ku, aku tak perlu bekerja, tapi aku akan mendapatkan bagian sama denganya, tak heran aku di juluki mahasiswa miliader di kampus ku.


Banyak yang ingin jadi pacar atau pun hanya teman dekat ku, tapi aku tak menemukan arti ketulusan dari mereka selain kedua sahabat ku Doni mahesa dan Romeo Vernando.

__ADS_1


Doni, dia adalah yang paling kocak diantara kami, dia pengertian dan paling sabar, setia, sekaligus paling bijak diantara kami, entalah, padahal kami seumuran, mungkin karna Doni selalu berada antara aku dan Romeo yang selalu berselisih pendapat.


Romeo, Romeo dia adalah teman ku, kami menghabiskan banyak waktu bersama selama hampir lima tahun, dan Romeo memiliki pribadi yang unik, sulit sekali untuk mengetahui isi hatinya,terkadang ia begitu peduli pada ku, terkadang ia juga bersikaf acu tak acu, dan satu hal keluhan yang selalu ku dengar dari mulutnya, " Aku bosan jika harus terus di bandingkan dengan mu Aldi, kita taruhan saja, siapa diantara kita yang terbaik", itulah awal mula aku dan Romeo sering bertaruhan.


Aku dan dia sering di bandingkan, Sebagian orang bilang jika aku lebih segala-galanya dari Romeo, aku lebih ganteng dari Roneo, aku lebih kaya dari Romeo, mungkin itulah yang membuatnya risih,hingga membuat kami berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik, tapi harusnya aku dan Romeo tak perlu ambil pusing, nyatanya itu hanya pandangan dari sebagian orang, mungkin saja sebagian orang menilai justru malah sebaliknya.


jika di bilang dia adalah Rivalku, itu bisa jadi,karna kami selalu bersaing dalam banyak hal, aku dan Romeo bahkan berani bertaruhan gila-gilan untuk mencari pembuktian siapa yang terbaik di antara kami, meski sering kalah, tapi Romeo tetap tak mau menyerah, kami taruhkan apa saja untuk mencapai tujuan kami, dan terakhir bisa di bilang kami pertaruhkan Aira, meski secara tak langsung.


Entah mengapa sejak pertama milihat gadis itu aku merasa iba, tatapan mata sendunya dan ketakutanya pada kami saat pertama kami bertemu,. membuatku bertanya apa yang terjadi pada gadis ini.


Aku menikahinya bukan karna aku mencintainya, aku menikahinya hanya karna sebuah obsesi.


Tapi aku juga tak mengelak jika menyayanginya.


Aira meski sifatnya kekanak-kanakan tapi aku berusaha mengerti, ia kehilangan sebagian masa kanak-kanak dan masa remajanya, bukanlah hal yang mudah untuk mempertahan kan pernikahan yang terjadi di usia muda, apalagi tak ada orang tua yang selalu ada mendampingi kami dalam menjalani bahtera rumah tangga, tak berpengalaman tentu saja, aku dan Aira terlahir dari keluarga broken home, tapi ku harap itu tak kan terjadi pada pernikahan kami, di mulai titik inilah kisah perjuangan ku dan Aira mempertahan kan rumah tangga kami, walau badai menghadang, walau di terpa hempasan gelombang pasang, akan ku pastikan bahtera kami tak kan tenggelam sebelum sampai dan berlabuh di tepi dermaga.


Romeo POV


Sebelum ini aku adalah seorang lalaki yang angkuh dan egois.

__ADS_1


Sejak di bangku Smp, aku sudah menjadi idola remaja putri, banyak cewek yang menitipkan salam pada ku bahkan tergila-gila dengan ku, hal itu yang membuat ku semakin besar kepala, dan membuat ku nyaman dengan julukan playboy atau sang penakluk wanita.


Memasuki bangku SMA, Aku punya obsesi yang menurut ku cukup gila, Aku ingin punya mantan pacar hingga 1000 sebelum aku memutus kan untuk menikah, dan semua foto dari mantan pacar ku akan aku simpan dalam sebuah Album dan itu lah yang akan ku banggakan.


Aku bersekolah di sebuah sekolah swasta yang cukup elit di kota ini, sekolah terpadu, dari SD,Smp, SMa Dan Smk tehnik mesin, berada dalam satu yayasan.


Bergonta-ganti pacar hal yang lumrah bagi ku, bahkan tak hanya satu, aku pernah memacari, 2, 3,4 atau bahkan lima cewek sekaligus, melihat cewek menangis saat aku memutuskanya hubungan dengan nya, sudah terbiasa bagiku , aku bahkan tak mengenal cinta, aku hanya bisa mengatakannya tapi tak mampu merasakan nya.


Hingga ketika aku bertemu Aira, aku mentertawa kan gadis itu, aku menghina Aira sebagai gadis yang gila, dan aku berani sesumbar dan bersumpah jika Aira bukanlah type ku,


Awalnya aku hanya ingin bermain main dengannya saja, tapi siapa sangka ternyata aku terjebak dalam permainan ku sendiri, Aira kisah pedih dan pilu di masa lalunya membuat,ku ingin melindunginya, ingin menjaga dan memilikinya, bahkan aku tak pernah menangis karna cinta, tapi kini aku sanggup menumpahkan air mata untuknya, sejak menjalin hubungan terlarang dengan nya, aku tak pernah tertarik pada gadis lain, Oh tuhan, apakah ini sebuah karma, atau sebuah kutukan cinta, mengingat aku adalah seorang pendosa yang mempermainkan banyak hati wanita, tapi kenapa harus Aira, kenapa harus Aldi yang menikah dengannya, kenapa bukan aku saja, dan kenapa cinta ini begitu menyiksa saat aku sadar dia adalah milik orang lain.


Aira Pov


Aku selalu mendapat perlakuan kasar dari kecil hingga dewasa, hingga aku pernah menyesal karna telah terlahir di dunia.


Sejak kepergian ibuku sepuluh tahun yang lalu, hatiku tak pernah terasa hangat oleh sentuhan kasih sayang.


Aku sangat membenci ayah ku, dan lelaki di sekiling ku, tapi justru kasih sayang aku dapatkan dari orang yang tak ku kenal, dan mereka ternyata semua laki-laki.

__ADS_1


Mereka membuat ku merasa nyaman berada di antara mereka, meski aku adalah orang asing, kasih sayang dan cinta aku dapat kan sejak aku mengenal Aldi dan teman-temanya, masuk kedalam rumah mewahnya, bak dunia terbalik, kehidupan ku berubah dalam sekejab, dari hanya pembantu dan buruh cuci di rumah tentangga, kini aku menjadi nona muda kesayangan mereka, kesayangan mas Heru, mas Aldi dan Mbok jum, begitu pun Papa Satria dan bunda Maya, mereka adalah orang yang menghargai ku dengan kasih sayang dan cinta, dan bahkan keluarga ku sendiri tak menghargainya, meski sudah menikah, aku masih punya cita-cita yang ingin ku gapai, aku ingin kembali sekolah, aku ingin menjadi pintar dan mandiri, aku tak ingin hidup hanya bergantung dari orang lain, tapi itu rasanya tak mudah bagi ku, "Lihat lah dunia, kini aku berjuang untuk menaklukan mu, aku adalah rumput liar, yang semakin di injak maka akan semakin kuat, akan ku buktikan suatu saat nanti, aku adalah wanita kuat yang pantas untuk kalian banggakan, karna aku bukan lah makluk lemah yang bisa kita tindas" Aira.


Apa yang terjadi dengan Aira di masa depanya kelak ya, bantu Aira mewujudkan impianya, dengan like komen dan vote, biar author semangat untuk terus melanjutkan kisah ini, terus ikuti kisah ini ya, karna banyak kejutan di kisahnya.


__ADS_2