Kenapa Harus Menikah Dengan Mu

Kenapa Harus Menikah Dengan Mu
Dendam masa lalu


__ADS_3

Pria dalam mobil tersebut menelpon Bosnya.


"Hallo Tuan, anak dari inspektur polisi itu sudah ada di tangan kami," ucapnya menelpon seseorang.


"Ha ha ha, bagus! akan ku hancurkan hidup putrinya, sebagaimana ia telah menghancurkan hidup ku, membuat ku menjadi lumpuh, "ucap Jack dengan tawa kecilnya.


"Kalau begitu bawa dia langsung kemari, tapi apa kalian sudah memastikan tak ada yang melihat aksi kalian?"jack.


"Aman Bos, situasi aman terkendali."


Dua lelaki tersebut, mengikat tangan Alia dengan tali.


"Cih bening sekali wajahnya, ehm menggiurkan tak sabar untuk mencicipinya," guman seorang pria tersebut seraya mengelus pipi mulus Alia.


"Ha ha ha, ehm, Aroma yang tubuhnya juga wangi, duh kapan lagi bisa mencicipi yang bening seperti ini,"ucapnya keduanya dengan senyum menyeringai.


"Aku harap Bos tak mengingkari janjinya untuk memberi kita jatah untuk mencicipi tubuhnya." penjahat 1


"Ha ha ha, tidak bisa, bos tak pernah ingkar janji," ucapnya dengan tawa jahatnya.


Alia memang terlelap tapi ia seperti mendengar sayup-sayup suara orang yang berada di sampingnya.


***


Ghael terus melajukan mobilnya mengikuti jejak mobil yang membawa Alia, ia pun menelpon Aira untuk memberi kabar jika Alia telah di culik.


"Hallo Bunda, " sapa Ghael.


"Ada apa Bang?" Alia.


"Bunda! Alia di culik dan sekarang Abang berusaha mengejar mobil si penculik."Ghael.


"Apa?!" Aira begitu syok.


Aktifkan GPS Abang, Bunda akan mengikuti dari belakang.


"Baik Bunda."


Ghael menutup telponnya ia pun mengaktifkan layanan GPSnya.


"Ghael begitu gelisah, Ya Allah selamatkan istri ku," ucap Ghael berkali-kali.


Aira membawa sekumpulan pasukannya, beberapa mobil patroli hingga pasukan bermotor, ia terjun langsung memimpin pasukannya, dengan gagah Aira naik diatas motornya, agar memudahkan untuk sampai di titik lokasi.


Sebelum itu ia juga sudah memberi tahu Aldi, Aldi sedang dalam perjalanan menuju lokasi, ia pun menghubungi bodyguard-bodyguarnya yang tangguh-tangguh.


***


Mobil tersebut perlahan masuk ke sebuah jalan sempit, Ghael terus membuntuti karna ia tak bisa mengejar mobil tersebut.


Mereka pun tiba di sebuah ruko dua lantai. namun kawasan tersebut terasa sangat sepi.


Mobil pun masuk ke dalam ruko dengan pintu gerbang tinggi yang di jaga dan selalu di tutup rapat.


Setelah mobil yang membawa Alia masuk, mereka kembali menutup pintu gerbangnya. hingga mobil Ghael tak bisa masuk.

__ADS_1


Ghael pun menepikan mobilnya di tempat yang tak begitu jauh, setelah memakirkan mobil ia pun berusaha memanjat pintu gerbang setinggi dua meter tersebut.


Slup seperti melayang dengan cepat dan cekatan tubuh Ghael sudah berpindah di balik pintu gerbang.


Penjaga yang menyadari kehadiran Ghael buru-buru menghampirinya dan berusaha mengeroyokya.


"Siapa kamu?" tanya salah satu dari mereka.


"Dimana istri ku?!"tanya Ghael tak sedikit pun ia gentar-gentar menghadapi ke empat orang yang bertubuh kekar tersebut.


"Alah banyak bacot!" dengus mereka yang langsung menyerang kearah Ghael.


Ghael pun memasang kuda-kuda menghadapi ke empat orang tersebut sekaligus.


Gerakannya yang cepat menamgkis dan menyerang membuat ke empat orang kewalahan karna salah satu diantara mereka justru di jadikan tameng bagi Ghael untuk melindunginya, Al hasil seseorang dari mereka harus menjadi korban serangan dari kawanannya sendiri, hingga KO.


Dengan tiga orang yang tersisa Ghael semakin mudah, dengan tendangan memutar ia bisa melumpuh kan dan membuat ketiga orang tersebut terjungkal hingga ke lantai.


Ia pun menarik salah satu kawanan mereka dan kembali menjadikanya tameng, Ghael memutar dan membalik tubuh salah satu mereka hinga serangan tak sedikit pun mengenai tubuhnya.


Satu orang lagi terkapar dan ia menotok urat di leher lawannya hingga tak berdaya mereka pun pingsan seketika.


Semakin mudah tinggal dua orang dengan gesit ia menerjang dan menghajar keduanya dengan membabi buta.


K.O.


Keempatnya tumbang, Ghael tak perlu mengeluarkan tenaga berlebih untuk menghadapi empat orang yang bahkan terlihat kekar darinya.


***


Aira bersama pasukanya terus memantau Ghael begitupun Aldi, puluhan mobil kini menuju satu titik.


Ya Allah selamatkan putri ku dari segala marah bahaya.


Mobil mereka pun perlahan masuk jalanan sempit dengan sirene yang menggaung mememecah ke sunyian tempat tersebut.


Kini mereka berada di 500 meter dari gudang tempat Alia di culik.


***


Alia di bawa ke sebuah ruangan kemudian di ikat pada sebuah tiang.


Saat itu ia masih tak sadar kan diri.


Jack si bos yang cacat berjalan mendekati Alia dengan tongkatnya.


"Ha ha ha, Wah ternyata lebih cantik dari yang ku perkirakan, apa dia juga liar dan hebat seperti ibunya?" tawa jahat Jack.


Jack pun meraih sebuah gelas yang berisi air mineral, kemudian ia menyiramkannya langsung pada pada wajah Alia.


Byur, seketika wajah Alia basah ia pun merasa lemas karna percikan air masuk ke rongga hidungnya.


Alia menerjab-nerjabkan matanya melihat keseliling, melihat pria busuk seperti Jack sedang tersenyum menyeringai menatapnya penuh hasrat.


" Akhhh!!! Abang tolong!!" teriak Alia.

__ADS_1


"Ha ha ha, kau minta tolong pada siapa sayang?"tanya Jack sambil mengelus pipi mulus Alia.


"Mau apa kau?!"tanya Alia, napasnya memburu tatapannya nanar pada ke empat pria yang ada di hadapannya.


"Ha ha ha, mau apa lagi kalau bukan tubuh mu," ucap Jack dengan tawa lepasnya.


Ha ha ha ketiga rekannya pun ikut tertawa terbahak-bahak.


"Cuih Aku tak sudi !" cecar Alia sambil meludah langsung ke wajah Jack.


Plak, satu tamparan keras Jack membuat hidung dan mulut Alia berdarah ia pun tertunduk.


"Lepaskan aku!"teriaknya lagi.


"Ha ha, buka ikatanya dan terlentangkan dia apa dia masih bisa sombong setelah kita menghancurkannya Ha ha."


Alia menamgis sejadi-jadinya.


"Abang tolong!" teriaknya.


Lelaki tersebut pun membuka ikatan Alia, Setelah terlepas Alia di tarik dan di terlentangkan di atas tempat tidur.


"Tidak! lepaskan !"teriak Alia meronta.


Bruk pintu terbuka dan Ghael ada di sana.


"Lepaskan istri ku!" teriak Ghael langsung menyerang Jack.


Akh! tubuh Jack terhuyung.


Ketiganya pun melepaskan Alia dan bermaksud mengeroyok Ghael.


"Abang hiks hiks hiks," Alia menangis histeris melihat suaminya yang di keroyoki tiga orang bertubuh besar.


Ghael dengan gesit kembali menyerang dan menangkis serangan mereka tapi kali ini ia agak kesuitan karna mereka menggunakan senjata tajam berupa pisau.


Sementara Jack mengeluarkan pistol namun tanganya yang gemetaran tersebut tak bisa menembak dengan tepat.


Jack dengan kaki pincangnya mencoba mendekati Alia dan berusaha menjadikanya sandara.


Meski melawan ke tiga orang tersebut tapi mata Ghael tak pernah berhenti mengawasi Alia.


"Alia lari !" teriak Ghael.


Alia pun mencoba untuk lari.


Jack mengacungkan pistol ke arah Alia, melihat hal tersebut Ghael membanting salah satu dari mereka kemudian berlari menghampiri Jack.


Dor,


Satu tembakan Jack yang mengarah kearah Alia bisa di hadang oleh Ghael, hingga peluru tersebut langsung bersarang didadanya, tembakan itu begitu dekat hingga mampu merobohkan Ghael seketika.


"Abang !" teriak Alia seraya berlari menghampiri Ghael, ia pun menangis.


Jack ingin menembak lagi ke arah Alia, tapi pistolnya terlepas karna tangannya di tembaki oleh seorang inspektur wanita.

__ADS_1


Dor.. Dor..


Bersambung jangan lupa dukungannya 😭😭😭


__ADS_2