Kenapa Harus Menikah Dengan Mu

Kenapa Harus Menikah Dengan Mu
Masalah Terurai


__ADS_3

Romeo keluar dari mobilnya dan menghampiri Doni," Katanya loh mau bawa bunga Rom, mana?" Tanya Doni sambil mengamati sekeliling Romeo.


"Bunganya udah gue kasi ke Tari, ngak enak gue, mau minta maaf tapi ngak bawa apa pun," ucap Romeo.


"Ya udalah, yang penting loh dah niat, semoga pahala lo ngak gugur saat nyampai di langit," ucap Doni cekikikan.


"Semoga aja," sahut Romeo


"Eh Rom gue punya kabar baik nih." Doni.


"Apaan?"sahut Romeo.


"Ntar selesai kuliah gue mau kawin sama dasty."Doni.


"Selamat aja deh buat loh, lo mau kawin, Tari mau kawin juga sama Heru, ngak apa deh biar gue yang jomlo."


"Makanya Rom, lo ngak pingin buka hati lagi? Cewek-cewek di kampus pasti banyak kok yang mau jadi pacar lo."


"Engaklah, malas gue, gue merasa nyaman aja kayak gini, iam single iam happy."


"Lo kalau masih single suka nyusahin gue, jadi mendingan lo cari pacar baru." canda Doni.


"Kapan lagi gue nyusahin lo Don, setelah loh nikah waktu loh pasti untuk bekerja dan untuk istri lo kan? Jadi mumpung lo belum nikah, gue bakalan buat loh susah se susah-susahnya," sahut Romeo santai.


"Ngak lah Rom, lo tetap sahabat gue, sampai kapan pun, ntar kalau kita punya anak kita jodohin aja anak kita ya," bujuk Doni.


"Ogah anak gue punya mertua kayak loh." sungut Romeo.


Mereka berjalan menuju taman dan melihat Aira.


"Eh tuh si Aira kita samperin yuk," ajak Doni.


Igun sedang bicara pada Aira, saat itu Aira sudah bisa bicara sepatah dua patah kata.


"Kamu ngak usah takut Aira, kami semua mendukung kamu kok," ucap Igun.


Aira tertunduk, kemudian melihat kearah Igun.


"Aira belum siap Kak," ucapnya sangat lirih.


"Aira takut, "ucap Aira semakin lirih suaranya hampir tak terdengar.


"Kamu tenang saja, Aldi sedang berusaha, agar kamu tak di penjara, kakak yakin kamu akan dapat keadilan Aira," ucap Igun meyakinkan Aira.


Doni dan Romeo mendengar pembicaraan mereka berdua, keduanya pun duduk di kedua sisi Aira.


"Benar Aira, kita semua akan mendukung kamu," ucap Doni sambil menyerahkan bouqet bunga lilac pada Aira.

__ADS_1


Aira menyambutnya dengan senyum.


"Kamu ngak perlu takut, kami semua akan datang di persidangan nanti, kita semua akan dukung kamu, kamu ngak akan merasa bahwa kamu sendiri lagi" ujar Doni sambil menepuk pelan pundak Aira.


"Iya Aira, bang Romeo bawa ini untuk kamu," ucap Romeo sambil membawa beberapa helai rerumputan liar.


"Jangan lihat dari wujudnya, lihat lah filosopi nya, rumput liar seselalu dan akan selalu tumbuh di tempat ia tumbuh, meski di injak, di potong atau bahkan di basmi dengan racun seperti apa pun, abang ingin kamu seperti itu Aira, kamu akan tetap kuat, tetap semangat dan pantang menyerah, seperti apa pun masalah yang menimpa kamu, jadikan masalah ini sebagai batu lonjakan bagi kamu untuk menghadapi semua rintangan yang akan menguji pendewasaan kamu Aira, sejauh ini kamu sudah bisa bertahan dan tetap lah bertahan, kamu sudah cukup kuat, jadi jangan anggap diri kamu lemah Aira, jangan pernah kamu lari dari kenyataan yang kamu hadapi saat ini, karna abang yakin setelah hari ini kamu akan jadi wanita tangguh, karna sudah sedari kecil kamu sudah terlatih melindungi diri kamu sendiri, kamu sudah cukup kuat Aira, dan akan semakin kuat, karna kami semua akan jadi benteng tangguh yang mengelilingi kamu, kami akan berjuang bersama kamu untuk mencari keadilan untuk kamu, " papar Romeo dengan ucapan yang sungguh-sungguh.


Aira merasa terharu mendengar kata-kata Romeo, "Apa benar bang, kalian akan mendukung Aira?" Tanyanya sedih, bulir bening pun perlahan meniti di pipinya.


"Benar Aira, kami semua berada di pihak kamu, kami akan mendukung kamu dari belakang dan melindungi kamu dari depan," tambah Doni lagi.


"Ia Aira apalagi yang kamu takuti, kamu tak pernah sendiri, karna kamu di kelilingi orang-orang yang peduli dan menyayangi kamu, kak Igun, Romeo, Doni, Aldi dan Heru akan mendukung kamu, di tambah sebelas pengacara yang di sewa Aldi, apa itu masih tak cukup untuk membuat kamu berani menghadapi kasus yang tengah membelit kamu, kamu harus semangat Aira, karna kami begitu semangat untuk mendukung kamu," papar Igun.


Aira begitu terharu dengan perhatian mereka semua, Aira merentangkan tangganya untuk memeluk ketiganya, dan ketiaganya secara serempak memeluk Aira.


Aira segegukan menahan tangisnya, sejenak mereka semua berada dalam haru.


"Terima kasih semuanya,karna kalian  selalu mendukung Aira, padahal Aira hanyalah orang asing yang selalu menyusah kan kalian," ucap Aira terbata-bata sambil merenggangkan pelukan tersebut agar terlepas.


"Ngak Aira kamu bukan orang asing bagi kami, kamu adalah saudari kami, kamu juga sahabat kami Aira, sudah jadi kewajiban kami untuk menjaga dan mendukung kamu," papar Igun, ia pun menyapu titik air mata haru Aira.


Aldi datang menghampiri mereka, ia merasa senang saat melihat Aira sudah bisa berkomunikasi dengan baik.


"Aira" Sapaan Aldi membuat semua mata mengalih kearahnya.


"Aira kamu sudah kembali seperti semula sayang?" Tanya Aldi yang kini berlutut di hadapan Aira, ketiga lelaki tersebut pun menyingkir.


"Syukur lah sayang, kamu sudah sembuh," ucap Aldi sambil memeluk Aira haru.


Setelah beberapa saat ia pun melepaskan pelukanya terhadap Aira.


Aldi berdiri ia mendekati Igun, "Terima kasih kak karna membuat Aira sadar kembali," ucapnya sambil memeluk haru Igun.


"Bukan kakak, Di yang membuat Aira sadar, tapi karna keinginannya sendiri," sanggah Igun.


Aldi melepaskan pelukanya, kini ia menghadap Romeo dan Doni.


"Terima kasih ya loh berdua, selalu ada untuk mendukung Aira," ucap Aldi kepada keduanya.


"Iya Di, sekali sahabat, kita tetaplah sahabat," ucap Doni.


Aldi menggangguk, Aldi menghampiri keduanya dan merentangkan tanganya untuk memeluk kedua sahabatnya itu.


Romeo dan Doni pun tanpa ragu memeluk Aldi.


"Terima kasih ya lo semua memang sahabat gue,"ucap Aldi dalam rangkulang kedua sahabatnya.

__ADS_1


"Dan loh Rom, maafin gue karna selalu berfikir buruk tentang loh, apa yang terjadi antara lo dan Aira, tak sepenuhnya salah lo juga, gue juga salah karna mengabaikan Aira sebelum pernikahan itu terjadi, hingga benih cinta sampai tumbuh di antara kalian,"sesal Aldi.


"Iya Di, gue juga minta maaf, tak seharusnya gue bawa Aira lari, gue hanya ngak ingin melihat Aira menderita, gue iklas dia bersama loh, asal lo bisa menjaga dan membahagiakan Aira, gue ngak akan ganggu kalian berdua lagi," ucap Romeo.


Mereka pun melepaskan pelukanya.


"Ya sudalah Di,kita akan bantu sebisa kita bantuin loh dalam menyelesaikan kasus Aira, semoga saja Aira di nyatakan tak bersalah di pengadilan nanti, dan kalian bisa kembali membangun rumah tangga kalian jadi yang sakinah mawardah warohma, "papar Doni.


"Terima kasih atas doa nya Don, " ucap Aldi.


"Sekarang kami tinggalkan kalian berdua, mungkin kalin butuh waktu berdua," ucap Doni menepuk bahu Aldi.


Mereka bertiga pun meninggalkan Aldi.


Kini tinggal Aldi dan Aira.


Dengan penuh haru Aldi pun memeluk Aira, "Aira mas Aldi kangen," bisiknya di telinga Aira.


"Mas Aldi Aira juga kangen, "sahut Aira di telinga Aldi.


"Yang bener sayang? kalau gitu hayuk kita kekamar, kita kangen-kangenan di sana," ucap Aldi.


Aira tersenyum, Aldi bangkit dan menarik pelan tangan sang istri, mereka bergandengan menuju kamar.


"Aira, Mas Aldi kok deg-degan sih," ucap Aldi sambil mengusap dadanya.


"Oya, masak sih?" Tanya Aira.


"Sebenarnya bukan mas Aldi yang deg-deg-an Aira, tapi si buyung," ucapnya jengah.


Aira melirik dan tersunyum mendengar penuturan nakal suaminya.


"Udah bisa di landasin belum ya Aira?" Tanya Aldi.


"Landasin apa sih mas?"Tanya Aira malu-malu.


"Pesawat tempurnya?" Aldi memberi kode.


"Ngak tahu lah mas coba aja," sahut Aira dengan senyum di kulum.


"Jadi bisa di coba dicicip dulu ya, ntar kalau mas Aldi khilaf maafin ya?"


"Jangan sampai khilaflah mas katanya sayang sama Aira."


"Iya, sayang sih sayang Aira, tapi mana tahan," ucapnya sambil ternsenyum nakal.


"Ehm gitu ya, kasih ijin ngak ya?" Aira menyentuh keningnya dengan jari telunjuk.

__ADS_1


Ah sekian dulu ya reader, kira-kira di kasih ngak ya sama Aira, di tunggu komentar dan dukunganya reader, like komen, hadiah dan vote, hi hi mumpung hari senin ada pembagian vote gratis, terima kasih kepada yang memberi vote ke author ( ngarep bgt authornya) salam sayang selalu dari author.


 


__ADS_2