Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Mau menjadi pembantu ku ?


__ADS_3

...104❣...


"Apa kamu sedang sakit ?" Seloroh Raehan tidak percaya.


Wajah Felix langsung merona bak merah kepiting rebus.


Bagaimana tidak, gadis mungil yang berada di depan nya, dengan keimutan yang benar- benar menggetar kan hati nya. Ternyata begitu perhatian pada nya.


Deg..


Deg..


Deg..


Jantung Felix benar- benar berdegup dengan cepat, bahkan seluruh tubuh nya terasa kram dengan apa yang saat ini terjadi.


Raehan kembali mengerut kan dahi nya dalam, saat melihat sikap sang senior yang sangat di benci nya bersikap seperti orang bodoh di depan nya.


Diri nya sangat bingung apa lagi melihat wajah Felix yang memerah.


"Ada apa dengan kutu kupret ini.. Kenapa sikap nya seperti anak alien.. Aku rasa kepala nya terbentur dan membuat saraf otak nya kejepit... Aaahhh untuk apa aku memikir kan kutu kupret ini mending aku kabur aja dari pada kena masalah lagi..." Batin Raehan sembari menggeleng- geleng kan kepala nya, menyingkir kan pikiran- pikiran tentang Felix yang terus bergelantungan di kepala kecil nya.


Raehan beranjak melangkah kan kaki nya. Tujuan nya adalah untuk menemui Agara bukan untuk meladeni pria yang sangat di benci nya.


Sebelum mood nya benar- benar meledak ia harus segera pergi. Pikir Raehan.


"Tunggu...!!!"


Langkah Raehan langsung berhenti, kala suara Felix kembali terdengar saat ia hendak melewati tubuh tinggi Felix.


Raehan menghembus kan nafas kesal, dengan ke dua bola mata yang memutar malas.


Apa lagi sekarang?. Pekik Raehan dengan kesabaran yang sudah menipis.


Seperti nya sebelum ia memberes kan manusia menyebal kan di samping nya. Seperti nya ia tidak akan di biar kan pergi.


Baik lah mari beres kan, batin Raehan memasang wajah sinis.


"Apa lagi ?? Sejak tadi kau menahan ku. Aku tidak punya waktu untuk meladeni sikap bodoh mu itu kutu kup...---"


"Aku mohon jangan marah pada ku, aku hanya ingin tahu nama mu.. Bisa kah kita menjadi dekat ? Jika tidak, biar kan aku menjadi teman atau apa pun yang kamu suka..." Sosor Felix dengan satu kalimat panjang.


What...???


Apa Raehan tidak salah dengar?


Raehan langsung melongo dengan jantung yang hampir jatuh ke dasar perut.


Lagi- lagi Felix membuat nya terkaget- kaget dengan setiap rentetan kalimat yang pria ini katakan.


Mulut Raehan bahkan sedikit terbuka karna saking kaget nya. Dengan perubahan Felix terhadap diri nya.


"Aku mohon jangan tolak aku...!!!" Pinta Felix dengan ke dua tangan mengatup di depan dada.


Sementara wajah nya benar- benar sangat jelek dan memelas serta dengan ke dua mata berkaca- kaca seperti anak anjing.

__ADS_1


Tubuh Felix langsung berlutut di hadapan Raehan. Membujuk dengan sepenuh hati demi bisa dekat dengan gadis imut yang sudah berhasil mencuri hati nya.


"Ka... Kau benar- benar tidak mengenal ku?" Tanya Raehan dengan terbata- bata, sembari telunjuk nya menunjuk diri sendiri.


"Kita baru bertemu, tapi aku sudah jatuh hati pada mu..." Jawab Felix dengan cepat dan mantap.


Penampilan Raehan yang baru, benar- benar membuat Felix tidak mengenali Raehan.


Jika Felix tahu jika gadis yang sudah membuat nya berhasil memohon adalah Raehan, akan bagaimana reaksi nya.? Pikir Raehan dengan begitu banyak pertanyaan yang bermunculan di kepala nya.


Seperkian detik kemudian, raut wajah Raehan berubah cerah, dengan seringgai misterius terbentuk dengan sempurna di bibir pich nya.


Felix seakan melihat sinar bidadari saat melihat senyum dari wajah Raehan.


Kepercayaan diri nya benar- benar meningkat dengan keyakinan jika gadis di depan nya pasti akan menerima permintaan nya.


"Karna rambut ini Felix benar- benar tidak mengenali ku. Luar biasa.. Bagaimana jika aku memberi tahu nya tentang siapa aku.. Dunia nya pasti akan hancur bahkan hati nya... Oh tuhan seperti nya ini hari keberuntungan ku.. Mari kita mengambil kesempatan dalam kesempitan..." Batin Raehan dengan cekikan kecil yang membuat hati Felix semakin berbunga - bunga. Tanpa Raehan sadari jika sikap nya menebar kan pesona yang memabuk kan bagi Felix.


"Eeehhhhmmmm..." Raehan terdiam sejenak dengan tatapan sedikit ngeri melihat wajah Felix yang memohon di depan nya. Benar- benar seperti anak anjing yang kelaparan yang sedang meminta makanan pada majikan nya.


"Maaf kan aku senior, mungkin kita tidak bisa sedekat yang kamu ingin kan..." Celetuk Raehan dengan senyum tipis.


Jedaaaarrrr....


Kilatan petir dengan jutaan volt listrik langsung menyambar tubuh Felix.


Jawaban yang di utarakan gadis pujaan nya membuat gendang telinga nya terasa pecah, sedang kan tubuh nya membeku di tempat.


Untuk pertama kali nya seorang gadis menolak nya dengan sangat mulus.


Diri nya yang terkenal dengan sebutan playboy tampan cap buaya langsung menghilang dalam sekejap.


Selama ini ketika ia merayu gadis maka dengan mudah nya gadis itu akan jatuh dalam pelukan nya.


Tapi gadis imut ini malah menolak nya.


"Ke... Kenapa?" Tanya Felix dengan terbata- bata.


"Kita belum saling mengenal , menjadi dekat dengan orang asing sangat lah tabu bagi ku..." Ucap Raehan dengan alasan yang menggiring pembicaraan mereka menuju rencana yang sudah Raehan pikir kan.


Tidak sabar rasa nya jika Felix yang selalu bersikap sombong dan menyebal kan serta yang paling di benci nya akan menurut tunduk pada nya.


Astaga membayang kan nya saja membuat diri nya melayang di tengah- tengah ribuan bunga.


"Tapi aku mohon jangan tolak aku.. Kita bisa menjadi teman atau apa pun yang kamu ingin kan... Bisakah seperti itu ?" Mohon Felix dengan wajah semakin memelas.


Raehan mengembung kan ke dua pipi nya, tawa nya benar- benar ingin meledak sekarang.


Astaga seperti nya rambut baru nya benar- benar membawa keberuntungan.


Ia sangat berterimakasih pada tante waria yang sudah memotong rambut nya.


"Hmmmmm..." Raehan menyilang kan ke dua tangan nya. Dengan bola mata tertarik ke atas.


Felix sangat berharap jika Raehan menyetujui permintaan nya.

__ADS_1


Tidak apa jika diri nya menjadi teman gadis imut ini.


Setidak nya ia bisa berada di sisi nya dan secara perlahan ia akan membuat gadis pujaan nya jatuh cinta pada nya.


Dan Felix sangat yakin jika ia bisa membuat gadis di depan nya jatuh cinta.


Siapa yang akan lolos dari pesona seorang Felix. Namun Felix tidak tahu jika yang ia hadapi adalah Raehan musuh bebuyutan yang selalu ia ingin singkir kan dari bumi Milver.


Roda kehidupan selalu berputar, antara cinta dan benci hanya terhalang garis yang tipis, dan hal itu terbukti antara Raehan dan Felix.


"Baik lah setelah aku memikir kan dan mempertimbang kan semua nya.. Aku memutuskan jika senior akan menjadi..." Perkataan Raehan terhenti sejenak.


Ia menghirup udara dalam sebelum menuntas kan pembicaraan nya, sedang kan Felix mengangguk tidak sabar dengan kelanjutan perkataan Raehan.


"Aku memutus kan jika senior akan menjadi pembantu ku..!"


What..!


Mulut Felix langsung terbuka lebar, rahang bawah nya jatuh begitu saja seperti adegan kaget sebuah boneka kayu yang kaku.


Jika saja rahang nya tidak menyatu dengan wajah nya. Mungkin saat ini rahang nya sudah jatuh ke lantai karna terlalu kaget dengan ucapan Raehan.


...----------------...


...****************...


Halllo semua jumpa lagi ama Othor...


Ada yang rindu ngak???


kalau othor udah pasti rindu ama kalian semua..😢


Maaaf ya othor baru up hari ini.. soal nya kemarin- kemarin othor lagi sibuk dan juga lagi ngak ada kouta😆


Tapi othor udah hadir lagi.. Moga selalu betah dengan karya othor ya semua...


Love you❣❤


Jangan bosan terus ya dengan karya othor😍😍😍


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..

__ADS_1


Kalian benar- benar kejam ama thor😭😭😭???


__ADS_2