Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Trio buaya


__ADS_3

...169โฃ...


Felix terlihat memindai setiap sisi ruangan yang saat ini tempat diri nya berdiri.


Yah, sekarang diri nya sedang berada di ruangan tempat seleksi osis berlangsung.


Namun ruangan itu sudah sepi, karna seleksi telah usai. Dan hanya meninggalkan kan beberapa siswa dan anggota osis yang tengah memberes kan ruangan.


Sementara di belakang Felix, berdiri dua pria yang juga tak kalah tampan, yang tidak lain adalah Hanson dan Calvin, teman sekaligus kaki tangan Felix.


Namun raut wajah mereka benar- benar murung dan masam, mengalah kan gelap nya malam. Sangat berbeda dengan raut wajah Felix yang berbinar penuh kebahagian.


"Hancur sudah reputasi kita..." Lirih Hanson dengan nada hampir menangis.


"Kamu benar, aku tidak lagi di sebut pria galak seperti singa, tapi kini di katai pria hello kitty..." Sahut Calvin tak kalah sedih nya.


Wajah mereka semakin tertekuk dalam, saat melihat tatapan semua orang yang memandang mereka aneh, dengan tawa jahil di setiap bibir.


Benar- benar sangat menyiksa. Pekik ke dua nya yang sudah sangat ingin melepas kan atribut laknat ini dari tubuh nya.


Pasal nya sekarang mereka benar- benar terlihat konyol, dengan kepala yang di pasangi bandana berwarna pink, dengan tulisan nama Raehan.


Belum lagi tangan mereka yang memegangi balon dengan warna senada, dan juga spanduk yang bertulis kan kata- kata semangat untuk Raehan.


Dan semua ini adalah ide gila dari Felix, yang benar- benar membuat mereka di cap sebagai pria jadi- jadian.


Begitu juga dengan penampilan Felix yang tak kalah konyol nya dengan mereka.


Mereka tidak menyangka jika Felix akan segila ini, ketika menemukan pawang hati nya.


Bahkan mereka pun ikut menjadi korban kegilaan Felix.


Ingin melawan namun uang jajan sebagai taruhan.


"Ha.... Ha... Ehhh trio buaya,, ngapain sih pake kostum alien...!!" Teriak Niel menghampiri mereka dengan tawa menggelegar. Yang semakin membuat wajah Hanson dan Calvin mengkerut malu.


Ingin rasa nya saat ini, mereka melepas wajah mereka dan menyembunyi kan nya di belakang pantat nya.


Felix langsung menoleh ke arah Niel yang masih tertawa dengan pandangan mengejek.


Niel benar- benar geli melihat penampilan jadi- jadian Felix dan ke dua sahabat itu.


Padahal selama ia mengenal Felix, Felix adalah tipe pria yang sangat mudah marah dan kesal, bahkan terkesan sedikit kejam.


Tapi mungkin hari ini, kepala nya tertabrak pesawat terbang hingga membuat isi kepala nya berputar.


"Berani sekali budak Dion ini mengatai ku... Apa diri nya tidak tahu jika ini stayle yang bagus untuk memberi kan suport sistem untuk seseorang..." Rutuk Felix, yang menatap tidak suka pada Niel yang masih tertawa.

__ADS_1


"Kok seleksi nya cepet banget selesai? Tidak sesuai dengan perkiraan..." Celetuk Felix dengan nada tidak bersahabat, yang berhasil memghenti kan tawa Niel.


"Karna otak mereka cerdas, ngak kek lo setengah alias oon..."


Felix mencebik kan bibir nya, sekali pun meski diri nya dan Niel menjadi satu anggota osis, tapi diri nya dan Niel seperti air dan minyak tidak akan pernah bisa bersatu.


"Tutup mulut rongsokan mu itu, jangan syok mengatai ku.. Kamu saja yang kampungan tidak tahu style bagus..."


"Ha... Ha... style bagus? Ha.. Ha.. Rasa nya semua gigi ku akan rontok karna tertawa... Aku pikir sekarang kamu sudah sedikit menyimpang... Apa kamu sekarang mempunyai dua kelamin...?"


"Niel... Berani sekali kamu meragukan ku...!!" Teriak Felix dengan oktaf suara yang begitu tinggi.


Bahkan orang- orang yang ada di sekitar mereka mulai memperhati kan perdebatan mereka.


"Apa sekarang kamu menjadi seorang Waria? setengah wanita dan pria..?"


"Niel!!!!" Teriak Felix dengan wajah memerah padam.


Berani sekali Niel mempertanyakan ke pria an nya , dia berpenampilan seperti ini untuk peri imut yang sudah mengambil hati nya.


Tapi bukan Raehan yang diri nya temu kan, malah ia bertemu dengan Niel si budak.


"Niel...!!" Panggil Anet yang tiba - tiba datang menghampiri ke dua orang yang sedang saling meledek tersebut.


Membuat Niel dan Felix melempar pandangan mereka ke arah Anet yang kini sudah berdiri di samping Niel.


"Kenapa?" Seloroh Felix dengan pertanyaan tidak suka melihat cara Anet memandang nya.


Ia sungguh tidak paham dengan pemikiran kolot semua orang.


Padahal ini adalah style yang bagus untuk menyemangati seseorang, malah di pandang aneh bahkan sampai di pertanyakan ke pria an nya.


"Tidak... Tapi tunggu kenapa ada nama Raehan di atas kepala mu? bukan kah kamu sangat membenci gadis itu?" Tanya Anet penuh dengan nada selidik.


Pasal nya ia sangat tahu, sebesar apa Felix membenci Raehan.


Ia tidak akan pernah lupa, bagaimana pria kejam seperti Felix menyeret tubuh mungil Raehan saat mereka menjadi panitia gugus.


Tapi sekarang , kenapa Felix berubah sederastis itu? Pikir Anet bingung.


"Kamu tahu kan. Benci dan Cinta itu beda tipis, mungkin dulu aku sangat membenci Raehan, tapi sekarang aku sudah jatuh dalam cinta nya..." Jawab Felix tanpa sensor, bahkan wajah nya memerah karna tersipu malu.


Anet dan Niel langsung membuka mulut mereka lebar, pernyataan cinta Felix benar- benar membuat mereka syok.


Pasal nya mereka tahu, jika Dion juga jatuh cinta pada Raehan. Dan sekarang Felix juga memiliki rasa yang sama pada gadis berkaki pendek itu.


"Itu arti nya Dion memiliki saingan baru..." Lirih Niel yang langsung membekap mulut nya sendiri.

__ADS_1


"Gadis itu benar- benar menarik semua perhatian pria tampan, bahkan seorang pria rongsokan pun berhasil di pikat nya.." Gumam Anet yang masih bisa di dengar oleh Felix.


"Hei... Anet kamu bilang aku laki- laki rongsokan? Cih seperti nya mata mu sudah rabun..." Sosor Felix dengan tatapan tak bersahabat.


Pria tampan seperti nya di sebut pria rongsokan?


Hallo bahkan semua gadis rela mengantri untuk menjadi pacar nya.


"Han.. Cal.. Ayo pergi, peri imut ku tidak ada di sini..." Titah Felix menjentik kan ke dua jari nya pada Hanson dan Calvin yang setia memasang wajah masam, mengalah kan buah asam.


Felix berlalu pergi, meninggal kan Anet dan Niel yang menatap nya tak percaya.


Sedang kan di belakang nya, dua sahabat sekaligus kaki tangan nya mengikuti diri nya dengan setia.


"Bahkan pria kejam seperti Felix bertekuk lutut di hadapan Raehan..." Hela Niel dengan menghembus kan nafas nya kasar.


"Jangan kan Felix, Dion pun pria dingin juga jatuh cinta bukan pada Raehan..." Sahut Anet dengan memiring kan bibir nya.


"Dia gadis yang unik, di dekat nya membuat orang lain bahagia... Tidak salah jika ke dua abnormal itu pun juga menyukai tipe gadis yang mungkin spesies nya hanya sedikit di seluruh dunia..." Puji Niel dengan menyunging kan senyum nya.


Bahkan diri nya juga tidak menampik jika berada di dekat Raehan , aura kebahagian begitu terasa. Meski diri nya hanya mengobrol singkat dengan gadis ceria itu.


"Tapi ada apa Net kamu mencari ku?" Tanya Niel lagi.


"Dion mencari mu..." Sahut Anet singkat.


...----------------...


...****************...


Jangan bosan terus ya dengan karya othor๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..

__ADS_1


Kalian benar- benar kejam ama thor๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ???


__ADS_2