Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Apa yang terjadi ?


__ADS_3

...55...


Matahari perlahan menurun menuju peraduan nya. Sinar nya tak seterang kemilau tadi pagi.


Awan putih pun sudah berwarna keemasan menandakan dunia sudah memasuki fase sore hari.


Dion menyeret langkah kaki nya cepat menuju parkiran mobil, sebelum suara Niel menghentikan langkah nya.


"Ion....!!!"


Dion langsung menoleh, tangan nya terhenti memasukkan kunci mobil.


"Mau kemana?? Lupa kalau hari ini ada rapat calon osis baru..." Ujar Niel mengingat kan, sembari tubuh menyender di sebuah mobil.


"Ck....." Dion langsung berdecak kesal, tangan nya terulur menepuk keras jidat nya.


Bagaimana ia bisa lupa jika hari ini ada rapat sepenting itu?.


Tapi, bagaimana dengan Raehan?


Ia berencana untuk menemui gadis malang itu, tapi seperti nya takdir belum mengizin kan.


"Baik lah... Ayo pergi..." Ajak Dion melewati Niel, yang langsung merangkul pundak nya.


"Udah tenang aja Raehan ngak ada yang bakal ngambil kok..." Hibur Niel yang tahu kenapa sahabat nya itu terlihat muram sejak pagi.


"Aku harap juga begitu.. Tapi di rapat nanti kau yang akan menyampai kan materi nya..."


"Hah" Mulut Niel langsung terbuka.


Sungguh malang nasib nya, niat nya ingin menghibur tapi lihat lah sahabat nya yang egois ini, malah menyerah kan tanggung jawab nya pada diri nya.


Padahal sedari tadi ia berencana untuk istirahat saat rapat berlangsung.


Tapi semua rencana nya hancur karna kegalauan Dion.


...----------------...

__ADS_1


Raehan menyibak selimut nya asal. Tubuh nya benar- benar sangat gerah tertutupi selimut tebal, bahkan di lapisi lagi dengan dua selimut yang tak kalah tebal nya.


Siapa lagi jika bukan ulah sang Momsy, yang berubah menjadi super khawatir selama dua hari ini.


Karna kebohongan nya dengan berpura- pura sakit, semua keluarga nya menunda kepulangan mereka ke desa. Hanya karna demi mengurus dan menemani diri nya.


Bukan kah ia begitu kejam, membohongi anggota keluarga nya dengan berpura- pura sakit, hingga membuat ayah nya harus menunda panen singkong di desa.


Tapi bagaimana lagi, diri nya tidak punya alasan yang tepat selain berpura- pura sakit. Setidak nya untuk tiga hari ke depan.


Dorr...


Dorr...


Dor...


"Rae.. Momsy masuk ya....!" Pekik Ny. Marissa sembari menggedor pintu.


Dengan gerakan super kilat, Raehan menarik kembali selimut yang sempat di hempas kan nya.


"Iya mom...." Lirih Raeha melemas kan suara nya.


Klek...


Pintu terbuka dengan sekali putaran, menampil kan sosok ibu yang selalu memberikan nya seluruh kasih sayang yang ada di dunia.


Ny. Marissa tersenyum lebar, dengan tangan nya membawa nampan makan siang.


"Makan dulu Rae terus minum obat , biar kamu cepet sembuh.. Momsy juga bawain kamu jamu jahe nih..." Ny. Marissa duduk di sudut ranjang, menopang nampan makanan dengan paha nya.


Raehan memejam kan mata nya sejenak.


"Satu hari lagi aku akan terbebas dari jamu jahe busuk itu..." Pekik Raehan membatin. Lalu membuka mata nya, menampilkan wajah lesu serta lemas di hadapan sang ibu.


Raehan mengangkat tubuh nya untuk duduk, menyender kan punggung nya pada headbord kasur.


Tangan Ny. Marissa langsung terulur, menyuapkan setiap sendok makanan dengan perlahan dan hati- hati.

__ADS_1


"Momsy....!" Panggil suara bariton berat yang sedikit berteriak dari arah luar kamar. Membuat tangan Ny. Marissa berhenti menyuapi Raehan.


"Rae.. Momsy keluar dulu, popsy mu manggil Mom.. Kamu bisa kan makan sendiri..." Ujar Ny. Marissa dengan sedikit ekpresi wajah berubah menjadi cemas.


Raehan langsung mengangguk cepat, menerima nampan makanan dari sang ibu.


Sementara hati nya kini mulai bertanya- tanya, apa yang sedang terjadi hingga membuat Momsy cemas.


Tanpa di katakan oleh sang ibu, Raehan bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Bahkan wajah sang ibu yang selalu ceria tidak bisa menutupi kegundahan yang sedang ia rasakan.


"Apa ada sesuatu yang terjadi? Momsy terlihat sedikit cemas.. Aku harus mencari tahu akan hal itu." Lirih Raehan meletak kan nampan di atas meja nakas.


...----------------...


...****************...


Seguini dulu oke... Habis lebaran thor bakalan up banyak kok..πŸ˜‚


maklumin ya puasa nih...πŸ˜™


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..


Kalian benar- benar kejam ama thor😭😭😭???

__ADS_1


__ADS_2