
...142โฃ...
"Aku menemukan nya!!!"
Semua mata langsung menatap ke arah penjaga toko yang berteriak.
Semua mata terbelalak saat melihat kalung indah dan mahal itu di angkat ke udara.
Bahkan ke dua mata Lessia hampir keluar dari cangkang nya, saat melihat kalung mahal itu di keluar kan dari tas branded nya.
Bagaimana bisa?
Bagaimana bisa kalung itu ada di dalam tas nya?
Batin Lessia yang masih tidak percaya dengan semua yang terjadi.
"Tapi bagaimana mungkin ? " Lirih Lessia dengan perasaan gugup dan panik yang semakin menyerang nya. Apa lagi sekarang semua mata kini menatap ke arah nya.
"Ha.. Ha... Ternyata seorang model juga bisa mencuri..." Ejek Fir dengan tawa nya yang menyayat hati.
Lessia menatap sekilas ke arah Raehan. Bibir gadis itu mengulas senyum kemenangan.
Untung saja Raehan tahu dan peka akan apa yang di lakukan Lessia.
Meminta maaf pada Lessia tadi, hanya siasat diri nya untuk menyelesai kan masalah dan keributan, sekaligus untuk menunjukkan kepada Agara jika diri nya bukan gadis bar- bar atau pun kasar.
Setelah Lessia menabrak tubuh nya, entah mengapa saku baju nya terasa berat dan berisi.
Sehingga ia merogoh kantong nya, dan sangat terkejut mendapati kalung mahal itu.
Kalung yang tidak pernah ia sentuh , bahkan sejak tadi diri nya menjaga ke dua tangan nya untuk tidak menyentuh barang- barang mahal di dalam toko.
Tentu saja karna ia takut, jika ia sampai menyentuh nya maka ia akan merusak barang mahal itu. Dan diri nya tidak memiliki uang untuk mengganti barang mahal dan berkilau tersebut.
Mengerti akan arah rencana Lessia, membuat Raehan memutus kan untuk meredam kan suasana panas yang di ciptakan Lessia di mana diri nya bersandiwara menjadi korban.
Dengan rendah hati, dan juga akting yang cukup bagus tidak kalah dari akting Lessia. Raehan mencoba menggagal kan rencana busuk Lessia.
Saat ia meminta maaf dan memeluk Lessia dengan gamblang nya ia menyelip kan kalung itu kembali ke dalam tas sang pelaku, yang ingin membuat nama baik nya tercoreng.
Lessia menggeram dengan ke dua rahang nya yang mengeras sempurna.
Ternyata gadis pendek itu juga tidak kalah licik nya seperti rubah.
Ia sudah salah meremeh kan Raehan, dan kini diri nya yang malah terkena batu nya.
__ADS_1
Apa yang harus ia lakukan sekarang?.
Sorot kamera semakin menyorot ke arah diri nya. Nama baik nya pasti akan hancur dengan berita bertajuk seorang model terkenal sekaligus anak mentri di temukan mencuri.
"Astaga ternyata dia pencuri nya..."
"Dia kan bisa membeli nya, apa gaji nya tidak cukup banyak hingga dia mencuri..?"
"Tidak hanya seorang model terkenal , dia juga adalah anak mentri negara ini... Ck.. ck.. Aku masih tidak percaya dengan semua ini..."
Suara- suara sumbang yang begitu menyakit kan telinga, mulai di lontar kan oleh semua orang yang sedang menyaksikan penggeledahan pencurian di depan mereka.
Kepala mereka menggeleng- geleng tidak percaya jika pelaku tersebut adalah Lessia yang notabene nya adalah seorang model terkenal sekaligus putri mentri.
"Aku tidak pernah memasukkan kalung itu ke dalam tas ku... Pasti sudah ada yang mencoba memfitnah ku..!" Pekik Lessia dengan cukup histeris, sambil menjauh kan tangan petugas toko dari diri nya.
Ia tidak mau di tuduh mencuri, meski semua nya adalah ulah nya. Ia hanya ingin memberi pelajaran dan mencoreng nama Raehan.
Namun seperti nya gadis pendek itu cukup jeli dan licik untuk masuk dalam jebakan nya.
Malah diri nya yang masuk dalam jebakan Raehan, dengan tangisan penyesalan dan permintaan maaf gadis itu.
Lessia sangat yakin, jika Raehan memasukkan kalung itu ke dalam tas nya, saat gadis itu memeluk nya tadi.
"Tapi nona, kalung ini aku temukan di dalam tas mu, tidak mungkin sebuah kalung tak bernyawa ini bisa berjalan masuk ke dalam tas mu..." Bantah sang petugas toko dengan wajah nya yang tidak bersahabat.
"Fitnah bagaimana kak Lessia, bukti sudah ada di depan mata.. " Tukas Raehan yang berjalan dengan ke dua tangan di depan dada.
"Rasakan perbuatan mu sendiri... Ingin menjebak ku, jangan salah aku bisa menjebak mu kembali dalam rencana sampah mu..." Batin Raehan yang hanya memasang wajah polos.
"Kau... Pasti kamu yang memasuk kan kalung itu ke dalam tas ku kan??" Kini emosi Lessia sudah tidak terbendung lagi.
"Aku? Kenapa kakak menyalah kan ku.. Aku tidak melakukan hal seperti itu... Kalung itu ada dalam tas kakak jadi sudah pasti jika kakak yang mengambil nya. Lalu aku apa hubungan ku dengan kalung itu..?" Sahut Raehan dengan permainan lidah nya , yang membuat Lessia bungkam.
"Dia juga nona yang sama yang melihat kalung itu, aku yang menawar kan nya..." Sela seorang petugas toko lain nya yang sempat melayani Lessia.
Lessia mematung seketika , otak nya yang licik dengan sejuta ide licik membeku.
Diri nya sudah tamat, ia di permalukan dengan rencana nya sendiri.
Reputasi nya pasti akan hancur sekarang dan semua itu karna ulah Raehan.
Benih- benih kebencian dalam diri Lessia semakin membesar.
Ia sangat membenci Raehan, bahkan rasa nya Raehan adalah musuh terbesar yang harus segera ia hilang kan dari jalan nya.
__ADS_1
Malam ini diri nya berencana untuk membuat Agara dan diri nya semakin dekat, namun apa yang kini terjadi.
Ia di permalukan dan di tatap menjijik kan oleh semua orang.
Nama baik yang dengan susah payah diri nya bangun, kini sudah hancur berkeping- keping.
Popularitas yang di raih nya pasti akan hancur seketika.
Lalu kehormatan ayah nya yang sebagai mentri akan di pertanyakan karna ulah putri nya yang mencuri.
Raehan berhasil membalikkan serangan nya, hingga serangan itu menghancur kan diri nya.
Demi apa pun, ia sangat membenci gadis dengan kaki pendek itu.
Seperti nya ia menemukan musuh yang sepadan, di mana gadis itu dengan mudah nya membuat diri nya berada dalam posisi yang sangat memalukan.
Raehan mengulas smirk nya, saat menerima tatapan benci dan dendam yang di layang kan Lessia.
Lessia semakin marah, melihat tatapan mengejek Raehan.
"Saat ini mungkin kamu menang,,, tapi lihat saja nanti... Aku akan segera membuat mu menghilang dari sekitar ku... Aku sangat membenci mu Rae.. Dan aku tidak akan mengampuni mu.. Tunggu lah pembalasan ku.. Aku akan membuat hidup mu tidak akan tenang.. Kamu sudah berani mempermalukan ku.. Dan aku tidak terima semua ini... " Batin Lessia dengan menatap benci pada Raehan.
"Aku tidak selemah yang kamu pikir kan.. Kasta mu mungkin jauh lebih tinggi dari ku.. Tapi aku bukan orang miskin yang lemah, yang akan menerima tindakan jahat mu... Aku akan menunggu dengan senang pembalasan mu Lessia..." Batin Raehan seolah menjawab kata hati Lessia.
...----------------...
...****************...
Jangan bosan terus ya dengan karya othor๐๐๐
Terus pantangin cerita nya ya...
Like
koment.
Vote
gift.
Rak favorit.
Yuk dukung terus karya ini....!!!
kalo ngak koment atau like atau kasi gift..
__ADS_1
Kalian benar- benar kejam ama thor๐ญ๐ญ๐ญ???