Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Apa aku di culik?


__ADS_3

...239πŸ’›...


Kazuya menatap ke arah Raehan, di mana gadis mungil itu mengepal kan tangan nya ke udara untuk memberikan diri nya semangat.


Ia sudah menolak dengan keras permintaan Raehan.


Namun pada akhir nya diri nya yang mengalah dan luluh pada permintaan gadis mungil yang sudah menyelamat kan hidup nya.


Ia benar- benar merasa gugup dan sedikit takut saat melihat semua mata kini terarah pada nya.


Sekarang ia tengah berdiri di atas panggung kecil dengan tubuh yang gemetaran.


Semua mata menatap diri nya heran, bahkan Kazuya bisa mendengar beberapa orang membericara kan diri nya.


Ia benar- benar gugup dan takut.


Menjadi sorot perhatian publik dengan penampilan yang benar- benar lusuh bak gembel.


Namun jika ia turun dari panggung ini pasti diri nya akan membuat Raehan kecewa.


Entah pertemuan nya dengan Raehan membawa petaka atau keberuntungan?


Kazuya menatap lesu pada Raehan. Berharap gadis kecil itu mengurung kan permintaan nya. Dan membiar kan diri nya untuk turun dari panggung yang rasa nya tengah menggantung diri nya hidup- hidup.


Namun Raehan hanya tersenyum lebar dengan mengepal kan tangan nya sembari mengangguk.


"Astaga aku akan mempermalukan diri ku sendiri sekarang. Tapi aku tidak bisa menolak renggekan permintaan Raehan..." Ringgis Kazuya pasrah dalam hati.


Kazuya meraih gitar dan menarik sebuah kursi bundar lalu duduk di depan pengeras suara alias mix.


Seperti nya diri nya memang harus melakukan hal ini.


Anggap saja ini adalah balas budi karna Raehan sudah membantu diri nya hari ini.


Kazuya menyapu semua pemandangan di hadapan nya. Lalu memejam kan ke dua mata nya. Agar diri nya bisa fokus bernyanyi. Setelah itu ia akan langsung turun dan pergi.


Kazuya menarik nafas dalam- dalam. Menghirup oksigen sebanyak mungkin untuk mengisi paru- paru nya yang merasa beku karna nervus.


Perlahan jari Kazuya mulai memain kan gitar. Mencipta kan petikan melodi yang indah yang membuat semua orang kini fokus pada penampilan nya.


Kazuya terus memetik senar gitar dengan begitu indah, hingga tiba lah waktu nya ke dua bibir nya bergerak untuk bernyanyi.


Untaian kata- kata lagu keluar dari bibir nya dengan begitu indah.


Bahkan kini semua orang terkejut dan terpesona di saat yang bersamaan mendengar suara merdu Kazuya yang benar- benar menyentuh hati.


Kazuya membawa kan lagu VIRGOUN, Surat Cinta Untuk Starla. Lagu romantis yang kini tengah bomming di kalangan para remaja.


Kazuya tetap memejam kan mata nya, di mana ia begitu terhanyut dengan melodi yang ia ciptakan.


Sementara Raehan menggigit bibir bawah nya kagum dengan suara Kazuya yang benar- benar indah.


Sangat merdu hingga ia pun menikmati lagu yang di bawa kan Kazuya.


Raehan tidak percaya jika Kazuya memiliki suara yang begitu merdu bahkan pria berwajah blasteran jepang itu juga pandai bermain gitar.


Akan sangat di sayang kan pria yang begitu berbakat menjadi gembel di jalanan.

__ADS_1


Menurut Raehan Kazuya lebih pantas menjadi seorang penyanyi.


Entah dari mana niat Raehan untuk membantu Kazuya memperbaiki hidup nya kini semakin besar. Apa lagi Raehan melihat masa depan Kazuya yang sangat cerah.


Raehan memang tipe orang yang sangat tertarik untuk menciptakan perubahan.


Perubahan yang tentu saja bermanfaat untuk orang lain.


Meski ia sering mendapat masalah karna ikut campur dalam urusan hidup orang lain. Tapi hal itu menjadi hal yang seru bagi nya.


Di mana ia akan sangat merasa bahagia jika orang lain merasa bahagia.


"Telah habis sudah... Waktu ini tak lagi berpijak pada dunia... Karna telah ku habis kan sisa hidup ku hanya untuk mu....." Kazuya menutup lagu nya dengan ref terakhir.


Prok....


Prok....


Prok....


Suara gemuruh tepuk tangan langsung menyambar gendang telinga Kazuya saat ia menutup penampilan nya.


Kazuya langsung membuka ke dua mata nya yang terpejam dengan cepat.


Di mana kini semua orang bertepuk tangan untuk diri nya.


Ia benar- benar tidak percaya ini.


Semua orang menyukai lagu yang ia bawa kan.


Kazuya melempar pandangan nya pada Raehan yang terus bertepuk tangan dengan keras.


Sungguh ini adalah pengalaman yang benar- benar sangat mengharu kan bagi Kazuya.


Di mana semua orang bertepuk tangan untuk seorang gembel.


Kazuya langsung meletak kan kembali gitar tersebut lalu segera turun menghampiri Raehan.


"Luar biasa Kazuya...!" Puji Raehan sambil berjingkrak kesenangan.


"Aku tidak percaya ini..."Kazuya menutup mulut nya. Ia masih tidak percaya dengan apa yang terjadi.


"Kamu benar- benar berbakat Kazuya... Kamu pantas menjadi seorang penyanyi..." Puji Raehan lagi yang membuat Kazuya merasa terbang ke langit ke tujuh.


Bahkan sekarang jantung nya berdebar karna masih tidak percaya jika orang- orang menyukai lagu yang ia bawa kan.


Setelah berbincang, melempar pujian dan rasa tidak percaya Kazuya.


Akhir nya Kazuya dan Raehan keluar dari dari outlet makanan tersebut.


Ke dua nya berjalan beriringan menuju motor Raehan yang masih terparkir di parkiran IGD.


"Sumpah ini benar- benar mimpi.. Semua orang bertepuk tangan pada ku..." Celetuk Kazuya sangat senang. Bahka ia sampai melompat- lompat.


"Tentu saja... Suara mu benar- benar bagus dan merdu.. Aku bahkan sangat kagum..." Timpal Raehan tersenyum melihat tingkah Kazuya.


"Tadi saat naik ke atas panggung aku benar- benar takut dan gugup.. Tapi sungguh aku menyukai semua hal ini..." Kazuya mencerita kan perasaan nya saat naik ke atas panggung.

__ADS_1


"Kamu mau tampil lagi seperti tadi ?.. Bahkan kamu bisa menjadi kan bakat mu ini sebagai pekerjaan mu..."


Kazuya mengangguk dengan sangat cepat, bahkan kepala nya hampir copot.


Raehan tertawa geli melihat Kazuya yang sangat antusias.


"Baik lah kita akan mencari pekerjaan untuk mu nanti... Aku akan membantu mu untuk bisa bernyanyi di sebuah kafe... Tapi bukan sekarang.. Kita akan melakukan nya besok.. Mumpung hati minggu aku libur sekolah.. Jadi besok kita bisa mulai mencari pekerjaan untuk mu.. Dan mulai sekarang kamu tidak perlu menjadi pengamen lagi... Aku tidak rela pria tampan seperti mu menjadi pengamen..."


Blush...


Ke dua pipi Kazuya langsung memerah saat mendengar Raehan yang menyebut nya tampan.


Kazuya membuang wajah nya yang memerah malu agar tidak di lihat oleh Raehan.


"Oh ya.. Hari ini kamu tidak boleh keluar dari rumah dulu... Tetap lah di rumah.. Dan ini ambil uang ini untuk membeli makanan..." Raehan menyodor kan uang seratus ribu untuk Kazuya.


"Untuk apa? kenapa aku tidak boleh keluar?" Tanya Kazuya bingung.


"Turuti saja perkataan ku.. Anggap saja kamu minjam uang pada ku.. Saat kamu mendapat kan gaji pertama mu kamu bisa mengganti uang ini..." Bujuk Raehan memberi kan uang itu di tangan Kazuya.


Cittt....


Sebuah mobil hitam berhenti di samping Kazuya dan Raehan.


Kazuya dan Raehan terus berjalan tanpa mengubris kehadiran mobil hitam yang berhenti di samping Raehan.


Beberapa pria tinggi tegap dengan pakaian serba hitam langsung mendekat ke arah Raehan dan membekap mulut Raehan dari belakang. Lalu menyeret tubuh mungil Raehan.


Raehan yang kaget bukan main ketika merasa kan bibir nya di bekap dan di geret dengan paksa, memberontak untuk melepas kan diri.


"Hmmm Emmmm... Emmmm..." Cicit Raehan di balik tangan kekar yang tengah membekap nya.


"Apa aku di culik?"


...----------------...


...****************...


Jangan bosan terus ya dengan karya othor😍😍😍


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..


Kalian benar- benar kejam ama thor😭😭😭???

__ADS_1


__ADS_2