
...54...
"Dan juga aku ingin mengatakan jika aku adalah tunangan dari Agara Vanderzee...."
Jedarrrr...
Seperti sebuah ledakan bom waktu yang menghantam Agara.
Terkejut, kecewa, heran, dan marah bercampur menjadi satu.
Saat mendengar dengan lantang nya gadis yang sedang berdiri di depan kelas mengatakan jika diri nya adalah tunangan nya.
"Ini Gila..." Umpat Agara membatin, menatap Lessia dengan penuh amarah, seolah ingin memenggal kepala gadis itu hingga menggelinding di lantai.
Tampak terlihat begitu jelas, urat- urat leher Agara yang mengeras, bersamaan dengan rahang nya menegang.
Sementara tangan nya mengepal begitu erat, hingga membuat buku- buku tangan nya memutih sempurna.
Sementara Lessia yang mendapat respon mengerikan dari Agara, melempar arah pandangan nya ke sembarang arah.
Jantung nya seakan di tikam dengan tatapan mematikan Agara.
Nyali nya sedikit ciut, dengan suhu tubuh nya yang naik, menciptakan butiran- butiran kecil yang membentuk di pelipis Lessia.
Di sisi lain rasa terkejut tidak hanya di rasa kan oleh Agara, tapi seluruh murid kelas.
Mulut mereka menganga dengan jutaan hati gadis yang harus di patah kan dengan kenyataan jika pria tampan seperti Agara ternyata memiliki tunangan seorang dewi model.
Sedang kan para murid pria juga tak kalah terkejut, seakan mulut mereka terlepas dari engsel nya, ketika mendengar pria patung tak tersentuh apa pun seperti Agara ternyata diam- diam telah memiliki seorang gadis.
Lessia masih menyungging kan senyum nya, saat sebuah tangan menarik keras tubuh nya keluar dari ruang kelas.
"Woww.....!!!"
"Luar biasa!!"
"Ternyata pangeran sekolah telah menjatuh kan hati nya pada seorang dewi seperti Lessia.."
__ADS_1
"Aku mundur ...."
"Kabar ini harus segera di up.. Biar viral.."
Ungkap suara ricuh seluruh murid- murid saat melihat Agara menarik tangan Lessia keluar dari ruang kelas.
Hal tersebut menjadi bukti jika apa yang di katakan Lessia bahwa ia adalah tunangan Agara adalah benar.
Karna seluruh seisi kelas bahkan seluruh penjuru sekolah tahu , Agara tidak akan menyentuh seorang gadis.
Tapi hari ini pria bermata merah itu mengandeng tangan seorang gadis.
...----------------...
Agara terus menyeret tubuh Lessia menuju pojokan. Apa yang telah di lakukan gadis ini adalah salah.
"Agara lepas kan....!!" Pekik Lessia merasa tangan nya memanas karna cekalan Agara yang erat.
Kulit tangan nya yang halus terasa mengelupas.
Agara menghempas kan tubuh indah Lessia kasar, hingga membentur tembok.
"Agara... Jangan berani bersikap kasar pada ku..!" Bentak Lessia yang tidak terima dengan perlakuan Agara.
Agara menyeringai devil, melihat reaksi Lessia yang langsung terbakar karna sikap nya.
"Akhirnya sifat mu yang asli kau tunjuk kan..." Sela Agara menatap nyalang Lessia.
"Kau tidak bisa memperlakukan tunangan mu seperti itu..." Sarkas Lessia dengan amarah yang mulai terlihat.
"Cih... Kau ini gadis bodoh yang pernah aku temui.. Kau sudah mendengar nya jika kita bukan sepasang kekasih yang sudah bertunangan... Siapa yang memberi mu izin untuk mengatakan jika kau adalah tunangan ku... Sampai kapan pun aku tidak akan pernah mengakui hal itu.. Karna memang pertunangan itu tidak pernah ada.."
"Aku tidak memerlukan izin dari siapa pun... Ayah ku sudah mengeluarkan banyak uang untuk ayah ---"
"Kalau begitu bertunangan lah dengan si tua bangka itu" Potong Agara cepat, saat bibir Lessia menyebut Mr. Vinson.
Lagi- lagi ia di korban kan hanya demi uang. Sungguh miris nasib nya memiliki ke dua orang tua yang hanya memikir kan uang.
__ADS_1
Luka lama dalam dada Agara seakan terbuka lebar, mengingat orang tua nya yang mengatas nama kan uang dengan kasih sayang.
Tapi sejati nya mereka tak lebih menjual nya sebagai aset untuk menambah kekayaan.
"Aku tidak ingin berurusan dengan mu Lessia.. Memaksa kan kehendak pada ku hanya akan membuang waktu mu.. Jadi jalani hari mu dengan tenang di sekolah ini tanpa melibat kan aku.. Karna sampai kapan pun pertunangan ini tidak pernah ada... Mengerti lah dan camkan itu..." Ujar Agara dengan penekanan di setiap ucapan nya. Dengan jari telunjuk nya yang ia arah kan tepat di depan wajah Lessia. Yang berhasil mengoyak harga diri sang model.
Merobek bahkan menghancur kan martabat dan kehormatan seorang Lessia yang selalu di puja dan di sanjung oleh kaum pria.
Tapi dengan lantang nya Agara menolak diri nya, membuat diri nya terhina atas penolakan Agara.
Agara melangkah cepat, meninggal Lessia yang mencoba menahan amarah nya, yang siap untuk meledak.
"Aaaaaaaa.....!!!" Teriak Lessia keras, saat tubuh Agara menghilang dari pandangan nya.
"Berani nya kau menolak ku Agara... Kau pikir siapa diri mu... Kau tidak lebih dari butiran debu yang akan tunduk di kaki ku.. Lihat kau akan berlutut bahkan memohon pada ku...!!!" Ujar Lessia dengan nafas menderu.
...----------------...
...****************...
Seguini dulu oke... Habis lebaran thor bakalan up banyak kok..π
maklumin ya puasa nih...π
Terus pantangin cerita nya ya...
Like
koment.
Vote
gift.
Rak favorit.
Yuk dukung terus karya ini....!!!
__ADS_1
kalo ngak koment atau like atau kasi gift..
Kalian benar- benar kejam ama thorπππ??