
...163โฃ...
"Hai gaess.. Lihat peri imut ngak? eh maksud nya Raehan..." Seru suara bariton yang langsung menghenti kan perdebatan ke dua nya.
Mulut Miya dan Fir langsung terbuka lebar, bahkan remahan- remahan makanan dari bibir Miya terjatuh melewati bibir nya.
Peri imut?
Raehan?
Pikir Miya dan Fir bahkan mereka berdua kini saling melempar pandangan nya satu sama lain.
Tapi bukan itu saja yang membuat mereka terkejut, melain kan siapa yang mengatakan hal itu.
"Kenapa menatap ku seperti itu, aku tahu aku tampan..." Seloroh Felix dengan kekehan nya, dan langsung merebah kan diri di tengah- tengah Fir dan Miya yang masih melongo dan larut dalam pikiran mereka masing- masing.
Fir dan Miya menatap aneh sikap Felix yang begitu ramah pada mereka.
Mereka sangat tahu jika Felix adalah musuh bebuyutan Raehan.
Tapi yang lebih aneh nya lagi penampilan Felix kini yang tersenyum kepada mereka dengan wajah joker yang sedikit terlihat mengeri kan, di tambah lagi dengan kepala nya yang di pasangi sebuah bandana pink dengan tulisan Raehan. Dan juga pria aneh di samping mereka membawa balon dan juga spanduk.
"Ayo lah sekarang kita akan menjadi teman, jangan sungkan pada ku. Yah meski kita beda tingkat tapi itu bukan menjadi alasan bukan...?" Cicit Felix yang mencoba mendekat kan diri nya pada dua sahabat gadis kecil imut yang sudah mencuri hati nya.
Jika ingin mendekati gadis kecil itu, ia harus merubah sikap dan juga dekat dengan orang- orang di sekeliling gadis itu.
Setelah ia mencari informasi tentang Raehan dari beberapa siswa kelas XA. Ia mengetahui jika dua manusia yang sangat menyebal kan ini ternyata adalah sahabat gadis imut nya.
Lalu untuk apa diri nya berdandan seperti ini?
Tentu saja ia melakukan semua ini untuk mensupport Raehan.
Karna ia tahu Raehan mengikuti seleksi osis. Dan setelah gadis mungil itu keluar , ia akan menyambut nya dengan senyum manis dan kata- kata yang tentu nya akan membuat gadis- gadis akan meleleh.
"Kak Felix...!" Lirih Miya yang masih tidak percaya dengan tampilan Felix yang terlihat seperti badut.
Seperti nya kepala pria sinis ini terbentur batu besar, hingga membuat akal nya bergeser.
Felix menaik kan ke dua alis nya, sembari menatap Miya.
__ADS_1
"Apa ini benar kamu?" Tanya Miya dengan suara kecil.
"Iya tentu saja... Memang nya kenapa?" Tanya Felix dengan senyum nya.
"Seperti nya kepala mu sudah gila ya? Aku tidak menyangka kamu bisa berdandan seperti badut... Wuaaaaaa haha.. ha..." Tawa Fir langsung pecah, dengan ke dua tangan nya memegang perut nya, yang benar- benar rasa nya sudah di gelitik oleh ribuan ulat bulu.
Wajah Felix langsung mengerucut seperti sebuah piramida mesir.
Mulut Fir benar- benar sangat pedas. Baru saja ia ingin dekat dengan ke dua orang ini. Malah sekarang ia di jadi kan bahan tertawaan oleh Fir.
Ingin rasa nya ia menendang bokong adik tingkat pria di depan nya itu, tapi tidak mungkin bisa- bisa Raehan akan marah dan semakin membenci nya.
"Terimakasih pujian nya bro.. Tapi di mana Raehan?" Ujar Felix mengontrol kemarahan nya yang rasa nya sudah ingin mencincang tubuh Fir saat ini juga.
"Untuk apa kakak mencari Raehan? Apa kakak ingin mengerjai nya lagi? atau membuat masalah dengan nya?... Jangan coba- coba ya kak ? Aku bisa membuat kaki dan tangan mu itu patah di setiap persedian..." Ketus Miya dengan mengancam.
Glek...
Felix menelan saliva nya paksa, bulu kuduk nya terasa meremang mendengar ancaman Miya yang sangat serius. Di tambah dengan ke dua mata lebar yang seperti pisau itu melotot pada nya.
"Ternyata Raehan memiliki teman- teman bara- bar lain nya... Tapi aku tidak boleh ciut.. Jika tidak mencari masalah aku tidak akan di pukul kan..?" Ringgis Felix dalam hati menekan rasa takut dalam hati nya.
"Jangan sinis gitu donk Miya cantik... Kakak sama Raehan udah jadi deket kok sekarang.. Ngak ada tuh permusuhan atau semacam nya... Jadi Miya cantik jangan takut, kakak cuma mau kasi suport sama Raehan..." Jawab Felix dengan nada bicara sangat manis, bahkan terdengar mendayu- dayu manja.
"Eitsss... Jika ingin tahu Raehan di mana? kasi bayaran donk buat informasi nya. Jaman sekarang gitu yah, ngak ada yang nama nya gratisan. Apa lagi ini informasi yang langsung di dapat dari admin terpercaya. Jadi harus ada ini..." Fir menggesek kan jari jempol dan telunjuk nya di depan Felix.
Bibir Felix berkedut, melihat Fir yang begitu mata duitan bahkan berani ingin memeras nya.
Bagaimana bisa seorang gadis kecil imut nya berteman dengan ke dua alien di samping nya.
Dengan senyum ramah nya, Felix merogoh saku seragam nya. Mengeluar kan beberapa lembar uang berwarna merah lalu meletak kan nya di atas telapak tangan Fir.
Untung saja ia bukan anak orang miskin, jadi memberikan uang bukan lah hal yang sulit untuk nya.
Fir mencebik kan bibir nya, melihat dua belas lembar uang merah sudah berada di atas tangan nya.
Tadi nya ia tidak serius dengan apa yang ia katakan pada Felix, tapi lihat lah pria yang sedang mencari sahabat nya itu cukup royal untuk memberi kan nya uang.
"Cukup?" Seru Felix dengan tampang sombong nya. Yang membuat Fir menganguk kan kepala nya dengan gaya merendah kan.
__ADS_1
"Lumayan lah ya, untuk mendapat kan informasi dari anak sultan seperti ku... " Balas Fir yang tak ingin kalah memamer kan kekayaan nya.
"Raehan belum keluar dari aula seleksi... Tapi seperti nya dia masih ada di sana..." Lanjut Fir dengan memasukkan lembaran uang yang di dapat dari Felix ke dalam kantong seragam nya.
Ya, setidak nya uang itu cukup untuk mentraktir Miya selama dua hari ke depan. Batin Fir melirik Miya yang sejak tadi diam.
"Baiklah sahabat- sahabat ku yang cantik dan tampan... Jika begitu aku pergi dulu..." Ujar Felix dengan nada- nada menggebu- ngebu, sembari ke dua mata nya melirik pada dua teman nya yang juga berdandan sama seperti diri nya.
"Sahabat? Woi sejak kapan kita bersahabat..?" Sanggah Fir saat melihat tubuh Felix mulai menjauh dari nya.
"Ahhh itu tidak penting... Yang penting sekarang aku harus menemui pujaan hati ku...!" Pekik Felix yang mampu membuat mulut Fir dan Miya terbuka lebar, bahkan sebuah terong bisa masuk dalam mulut ke dua nya.
...----------------...
...****************...
Holla...
Gaes author benar- benar butuh suport sistem dari kalian...
Ayo donk dukung othor dengan kasi vote or gift dan juga like serta koment...
Tega kah kalian pada author yang imut ini๐๐ญ
Jangan bosan terus ya dengan karya othor๐๐๐
Terus pantangin cerita nya ya...
Like
koment.
Vote
gift.
Rak favorit.
Yuk dukung terus karya ini....!!!
__ADS_1
kalo ngak koment atau like atau kasi gift..
Kalian benar- benar kejam ama thor๐ญ๐ญ๐ญ???