Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Mirip penjahat.


__ADS_3

...150โฃ...


"Ikut aku...!!" Dion langsung menarik pergelangan Raehan dan membawa nya pergi.


Raehan yang sedikit kaget dengan gerakan cepat Dion, tidak bisa memberontak atau pun menolak.


Agara yang sejak tadi memperhati kan intraksi antara ke dua nya, semakin menggeram kesal melihat sikap Dion yang langsung membawa Raehan seenak jidat nya.


Perkataan - perkataan Dion kala itu, kembali menyergap ingatan nya.


Saat mereka berdua lepas kendali hingga saling memukul karna mempermasalah kan tentang gadis pendek itu.


Ia begitu jelas mengingat , jika Dion akan merampas Raehan dari sisi nya. Jika ia menyakiti gadis itu.


Tapi apa yang diri nya sedang mempermasalah kan sekarang?


Kenapa ia menjadi marah melihat ke dua nya yang terlihat begitu akrab.


Bukan kah ini yang ia mau, jika Raehan pergi dari sekitar nya.?


Agara menyugar rambut nya kasar, logika dan hati nya kembali berperang, yang pasti nya akan mengorban kan diri nya jatuh dalam sumur kegelisahan.


"Aga...!" Pekik Lessia yang kini menggoyang kan tangan Agara.


"Lepas kan...!" Sarkas Agara yang langsung menghempas tangan Lessia dengan kasar, lalu berlalu pergi, meninggal kan Lessia yang masih menatap nya dengan kesal.


"Cih... Lagi- lagi aku di bentak karna Agara melihat Raehan... Sebenar nya apa yang di miliki Raehan sehingga semua pria keren dan tampan mengejar nya.. Apa gadis itu tidak cukup dengan Dion hingga ingin mengambil Agara juga.. Lihat saja secepat nya pertunangan ku dan Agara akan segera terjadi.. Dan kau akan melihat di jari manis ku cincin yang indah akan melingkar..." Batin Lessia sambil melihat ke arah jari tangan nya.


Dion terus menarik pergelangan Raehan, hingga membuat langkah Raehan terseok- seok karna ulah Dion.


"Kak Dion mau ngapain... ? Lepasin ngak!!!" Teriak Raehan yang langsung menampar dengan keras gendang telinga Dion.


Pasal nya Raehan mengeluar kan teriakan dengan suara nya yang sangat cempreng, benar- benar membuat telinga Dion sangat sakit.


"Kak Dion lepas kan...!!" Teriak Raehan lagi, kini dengan suara yang lebih kencang. Bahkan ke dua tangan Dion sudah merah karna terus di cubiti Raehan.


Tapi seperti nya Dion tidak mau mendengar kan Raehan, bukan nya malah melepas kan tangan nya semakin kencang menggengam tangan kurus dan mungil itu.


Biar pun tenaga Raehan cukup besar, namun tetap saja jika Raehan adalah seorang gadis jadi tidak akan mungkin melawan tenaga seorang pria.


"Pria menyebal kan ini, benar- benar membuat ku marah... Dia selalu bersikap semena- mena dan memaksa... " Umpat Raehan yang sudah sangat kesal tujuh kepalang.


Raehan mengatur nafas nya yang sudah tersenggal- senggal karna terus di tarik dan harus berjalan dengan cepat.


Kesabaran nya untuk menghadapi pria seperti Dion benar- benar sudah habis.


Ia tidak bisa lagi membiar kan Dion terus menarik nya seperti ini.

__ADS_1


Bisa- bisa tangan nya putus karna pria di hadapan nya, yang tidak peduli dengan teriakan nya.


Dengan ancang- ancang yang tepat, Dengan kecepatan mengalah kan kecepatan kilat, Raehan mengayun kan kaki pendek nya dengan keras tepat di ************ Dion.


Bugh...


"Auuuuuu....!" Teriak Dion spontan saat inti tubuh nya di bentur benda keras, di mana rasa sakit menjalar ke seluruh tubuh nya.


Nyawa nya seperti di cabut paksa oleh malaikat pencabut nyawa.


Tangan Dion refleks langsung menyentuh bagian inti nya, yang sekarang berdenyut sakit.


Bahkan tubuh nya meringkuk dengan wajah memerah, dan mata melotot yang rasa nya sudah keluar dari cangkang nya.


"Huh.." Raehan menghembus kan nafas nya lega, saat cekalan tangan Dion berhasil ia lepas kan.


Lihat lah, jurus andalan nya sudah berhasil membuat musuh nya tumbang tak berdaya.


Bahkan Dion tidak ada henti- henti nya meringgis kesakitan, dan yang lebih parah nya lagi air mata bening jatuh dari sudut mata indah Dion.


Raehan menyeringgai melihat Dion yang kesakitan.


Ia di lawan, maka jangan salah kan jika aset pribadi masa depan nya menjadi korban keganasan nya.


Ia hanya ingin melindungi diri, ia tidak suka di paksa.


Kenapa tidak meminta dengan cara baik- baik, dan harus menyeret nya dengan cara seperti itu.


"Sialan... Gadis kasar, bar- bar, jelek, preman pasar...!!" Umpat Dion yang masih memegangi area ************ nya yang masih berdenyut nyeri dengan hebat.


Ia tidak menyangka, jika Raehan akan dengan berani memukul aset pribadi masa depan nya.


Gadis ini sangat menyeram kan, bahkan tendangan nya saja membuat aset pribadi masa depan nya rasa lebur seketika.


Seperti nya setelah pulang sekolah, ia harus segera pergi ke dokter untuk memeriksakan diri.


Ia tidak mau jika keperkasaan nya harus hilang karna tendangan dari rubah betina jahannam ini.


"Huh... Siapa suruh pake narik- narik... Di kira tangan ku tali tarik tambang apa?. Rasain kan tendangan super dari kaki aku..." Ejek Raehan dengan wajah senang, yang semakin membuat Dion semakin ingin menerkam gadis kecil di hadapan nya.


"Berani sekali kamu menendang aset ku.. Jika aset ku sampai mati fungsi kamu harus tanggung jawab...!" Sahut Dion dengan nada tak kalah tinggi.


Ayo lah siapa yang tidak marah, jika aset andalan nya di tendang, bayang kan saja bagaimana sakit nya. Rasa nya tubuh nya terbelah menjadi dua.


Glek...


Raehan menelan saliva nya paksa.

__ADS_1


Apa ia menendang dengan terlalu kencang?


Tanggung jawab?


Hati Raehan tiba - tiba menjadi bimbang, ada rasa kasihan yang tiba-tiba hadir di iringi rasa takut, apa lagi di depan nya Dion masih melipat tubuh nya dan masih meringgis kesakitan.


"Siapa suruh kak Dion nyulik aku... Jangan mentang- mentang tubuh kekar asal narik tangan cewek ya..." Cicit Raehan kini dengan nada yang sedikit rendah.


"Siapa yang mau nyulik kamu sih, kamu ini benar- benar bodoh... Kasar.. bar- bar... Aku menarik mu hanya ingin mengajak mu berbicara dan hanya ingin memberi semangat... Tapi pikiran mu selalu saja kotor,, selalu menganggap ku berbuat salah..."


"Ya wajar,,, kan wajah kak Dion udah mirip penjahat si..."


Duar...


Jantung Dion seakan meledak seketika mendengar perkataan Raehan yang terdengar begitu jujur.


Harga diri nya menjadi pria tampan hancur lebur karna kalimat Raehan.


Jahat?


Wajah nya mirip penjahat?


Astaga apa mata gadis ini buta atau buram, hingga mengatakan wajah setampan dan semanis ini jahat.


Bahkan jika di banding kan dengan model- model pria wajah nya tidak kalah tampan. Bahkan wajah nya mirip dengan salah satu aktor oppa- opa korea.


"Jahat kamu bilang...? Wajah ku mirip penjahat?" Seloroh Dion memasang wajah tidak percaya.


...----------------...


...****************...


Jangan bosan terus ya dengan karya othor๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!

__ADS_1


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..


Kalian benar- benar kejam ama thor๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ???


__ADS_2