
...165โฃ...
Agara melangkah kan ke dua kaki panjang nya menuju kantin dasar, ia sedikit canggung dengan semua perhatian murid yang menatap aneh pada nya.
Rasa nya ia benar- benar menjadi pusat perhatian dengan tanda tanya yang tercetak jelas di atas kepala setiap murid yang ia lewati.
Namun saat ini hal itu tidak lah penting, yang terpenting bagi diri nya adalah segera sampai di kantin kelas menengah itu, lalu membeli benda- benda bulat berkuah dan memberi kan nya pada Raehan.
Ia baru meninggal kan gadis kecil itu selama beberapa menit, namun rasa khawatir dan rindu kini menyatu menjadi satu.
Entah mantra atau pelet apa yang mengenai diri nya sehingga ia bisa jatuh cinta dengan Raehan si gadis berkaki pendek.
Namun jujur, hati nya sangat lega dan plong setelah ia mengata kan semua hal itu pada Raehan. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengungkap kan semua perasaan nya pada gadis mungil itu. Maka ia pasti kan saat itu akan menjadi hari dan waktu yang sangat membahagia kan untuk diri nya.
Tanpa sadar, bibir Agara melengkung menciptakan senyum indah yang langsung membuat siswi yang melihat nya pingsan di tempat.
Hanya karna memikir kan gadis imut itu saja sudah membuat hati nya berbunga- bunga. Seperti saat ini ia sedang berada di taman bunga yang sangat luas.
"Astaga apa mata ku picek, itu Agara tersenyum..."
"Aohhhh aku pingsan...!"
"Tidak dia sangat tampan... Aku ingin menjadi kekasih mu... pembantu mu pun tak apa..."
"Siapa pun gadis yang berhasil mendapat kan Aga pasti adalah gadis yang sangat beruntung...."
"Bawa aku bersama mu....!"
Suara - suara pekikan histeris yang terlontar dari mulut siswi- siswi yang di lewati Agara.
Senyum Agara bagai sihir ampuh yang bisa membuat mereka mabuk kepayang, bahkan mampu membuat kesadaran mereka menghilang.
Menyadari diri nya yang terlihat aneh, dengan senyum tipis di bibir nya. Agara dengan cepat mengembali kan wajah datar nya seperti biasa.
Ia tidak ingin di anggap gila, karna tersenyum dengan wajah memerah.
Agara menatap kantin di depan nya, yang sangat ramai dengan para murid, bahkan mungkin ia sedikit membutuh kan waktu untuk membeli bakso meledak yang akan di jadi kan penawar untuk Raehan.
Ia sangat tidak suka dengan keramaian , ingin sekali saat ini kaki nya berlari dengan cepat pergi dari tempat terkutuk ini.
Namun Agara membunuh niat nya, mengepal kan tangan nya dengan kuat, mensugesti diri nya untuk tetap maju dan tidak mundur lagi.
Ini semua demi Raehan.
Raehan pasti akan sangat senang melihat bakso idaman nya ada di depan nya.
__ADS_1
Bahkan Agara yakin jika Raehan akan tersenyum atau bahkan berjingkrak - jingkrak karna saking senang nya.
Hanya dengan membayang kan wajah ceria Raehan, semangat dan tekad Agara terisi penuh.
Dengan mantap ia melangkah kan kaki nya memasuki kantin yang sangat sesak dengan murid- murid.
Atmosfer kantin tersebut langsung berubah, saat Agara memasuki kantin.
Semua aktivitas langsung terhenti seketika, bahkan semua orang yang ada di dalam kantin tersebut membatu bak patung di tempat.
Semua sorot mata kini tertuju pada Agara yang berdiri dengan wajah datar nya, seolah tidak mempedulikan rasa kaget dan tatapan tidak percaya dari semua orang.
Bahkan kini sang pedagang kantin berhenti bergerak, membuat benda- benda bulat itu melayang di atas sendok.
Mereka semua tidak percaya , jika pangeran dan idola sekolah datang ke kantin kelas menengah ini.
Di mana di sini, hanya ada murid dengan kasta menengah ke bawah.
Tentu saja mereka syok, dalam tiga tahun bersekolah, seorang Agara tidak pernah masuk ke dalam kantin kotor ini.
Para pelajar berkelas tidak sudi untuk menjejak kan kaki nya di kantin ini, para pelajar berkelas itu hanya bisa di temui di kantin elit yang berada di lantai atas.
Memang bukan hanya Agara, namun sang dewi sekolah juga pernah datang ke kantin kotor ini beberapa hari yang lalu, bahkan mentraktir mereka semua untuk makan sepuas nya.
Agara dan Lessia memang pasangan yang sangat serasi, bahkan ke dua nya tidak malu untuk datang ke kantin kotor ini.
Meski sebenar nya ia sudah sangat canggung dan takut, apa lagi semua mata menatap nya tajam dan aneh.
Seolah- olah memberikan spekulasi buruk karna ia masuk ke dalam kantin ini.
Ia pikir akan membutuh kam waktu untuk mendapat kan pesanan nya.
Namun seperti nya dengan kekagetan semua orang ,sedikit membantu diri nya untuk mendapat kan pesanan nya dengan cepat.
Dengan wajah Syok dan tidak percaya, sang pedagang kantin, menyiap kan pesanan Agara dengan cepat. Lalu memberikan nya pada Agara.
Agara dengan cepat, merogoh saku celana nya. Mengeluar kan tiga lembar uang merah sebagai alat pembayaran , lalu dengan cepat melangkah keluar dari kantin laknat tersebut.
Setelah kepergian Agara, atmosfer dalam kantin tersebut seketika berubah ricuh.
Semua siswa langsung bersorak- sorai bahkan ada yang berteriak dengan histeris.
"Pangeran sekolah ada di samping ku...!!"
"Mimpi apa aku semalam!!!"
__ADS_1
"Astaga asli nya sangat tampan, lebih tampan dari foto yang di pajang di brosur osis..."
"Lessia dan Agara memang pasangan yang sangat serasi, bahkan ke dua nya tidak malu untuk datang kemari..."
"Ya ampun mereka bukan orang sombong seperti murid kaya lain nya...."
Seru semua murid, bersahutan- sahutan. Menyuarakan opini mereka. Tanpa mereka semua tahu jika Agara melakukan hal itu untuk siapa.
Bahkan dengan cepat, jari- jari mereka membuat postingan Agara yang datang ke kantin kelas menengah, yang pasti nya akan menjadi berita viral minggu ini.
Sementara Agara melangkah dengan cukup cepat, dan memilih melewati jalan pintas melalui lorong kelas yang sepi.
Agara menatap tangan nya yang membawa beberapa kantong makanan. Bibir nya tersenyum lebar, ia kembali mempercepat langkah nya.
"Aku yakin Raehan pasti sangat menyukai ini... Ternyata memang tidak buruk untuk membuka hati... Rasa nya semua nya menjadi lebih baik..." Lirih Agara dengan senyum yang semakin lebar, ia tidak perlu lagi menyembunyi kan senyum nya. Karna lorong yang ia lewati adalah lorong belakang sekolah yang selalu sepi dan minim aktivitas.
Meski ia harus jalan memutar, dan menghabis kan sedikit tenaga, namun setidak nya ia bisa berjalan tanpa ada keramaian yang membuat nya risih dan merasa canggung.
...----------------...
...****************...
Holla...
Gaes author benar- benar butuh suport sistem dari kalian...
Ayo donk dukung othor dengan kasi vote or gift dan juga like serta koment...
Tega kah kalian pada author yang imut ini๐๐ญ
Jangan bosan terus ya dengan karya othor๐๐๐
Terus pantangin cerita nya ya...
Like
koment.
Vote
gift.
Rak favorit.
Yuk dukung terus karya ini....!!!
__ADS_1
kalo ngak koment atau like atau kasi gift..
Kalian benar- benar kejam ama thor๐ญ๐ญ๐ญ???