
...146 โฃ...
"Fir kembalikan jepit rambut ku...!!" Pekik Raehan dengan tangan meraih tangan Fir.
Namun dengan cepat, mengangkat tinggi tangan nya, sehingga Raehan tidak sampai untuk menjangkau tangan Fir.
"Fir kembali kan...!" Tegas Raehan lagi dengan suara yang tegas.
Namun Fir lagi- lagi tidak mengubris permintaan Raehan, ia terus mengangkat tinggi jepitan itu di udara.
"Aku tidak akan mengembali kan nya, aku akan membuang nya..." Tangan Fir mulai besiap dengan kuda- kuda tanga nya yang hendak melempar kan jepit rambut tersebut ke dasar tebing yang entah ujung nya di mana.
Bruk...
"Fir ku mohon jangan..." Raehan langsung menjatuh kan tubuh nya di tanah, dengan posisi berlutut di hadapan Fir di sertai dengan ke dua tangan mengatup memohon belas kasih pada pria di depan nya, agar tidak membuang benda yang sangat berharga bagi diri nya.
Fir semakin marah, melihat Raehan yang sanggup berlutut memohon di hadapan nya hanya karna benda dari pria dingin itu.
"Kenapa kamu begitu bodoh Rae, apa mata mu sudah buta atau picek, sehingga kamu tidak melihat bagaimana Agara si pria brengsek itu tidak menghargai mu... Apa sikap nya yang kurang ajar dan tidak menghormati seorang gadis tidak membuat mu sadar jika dia tidak mengingin kan mu... Kamu dengar, dia tidak mengingin kan mu... Lihat bagaimana dia mempermalu kan diri mu dengan membentak mu di depan umum.. Apa semua itu tidak membuat mu malu? di mana harga diri mu Rae? Bagaimana bisa kamu memaaf kan semua yang telah ia lakukan pada mu, apa yang bisa kamu harap kan dari pria yatim piatu seperti Agara...!"
Plak...
Satu tamparan keras mendarat di pipi Fir, kepala Fir menoleh ke samping.
Bibir nya langsung bungkam, ia menoleh ke arah Raehan yang sudah berdiri dan menatap nya sendu.
Ia tidak percaya ini.?
Ia tidak percaya jika Raehan menampar diri nya, hanya demi pria seperti Agara.
Raehan membeku di tempat, dengan tangan nya yang merasa kebas, karna bertabrakan dengan kulit wajah Fir.
Ia tidak bermaksud untuk menampar Fir.
Apa yang sudah tangan lancang nya lakukan?.
Sudut hati Raehan merasa ngilu, karna merasa bersalah dengan apa yang ia perbuat.
Tanpa sadar ia menampar Fir, sahabat yang selalu ada dan membela nya.
Kenapa ia begitu ceroboh.?
Miya menganga, sambil ke dua tangan nya menutup mulut nya.
__ADS_1
Mata nya melotot dengan sempurna, bahkan ke dua bola mata nya hampir keluar melihat kejadian di depan nya.
"Kamu menampar ku hanya karna Dia... Apa sahabat mu ini tidak lebih penting dari Agara...? Aku hanya ingin kamu sadar jika dia bukan pria yang pantas untuk mu.. Kamu terlalu naif dan polos Rae, hingga harus menerima sikap kasar Agara. Kenapa kamu terus membela nya, bahkan kamu menampar diri ku karna tidak terima dengan apa yang aku katakan.? Untuk pertama kali nya tangan mu terangkat untuk menampar ku..." Sendu Fir dengan kepala menunduk kecewa.
Lihat apa yang sekarang ia dapat kan?.
Niat nya hanya ingin menyadar kan Raehan agar berhenti menyakiti diri nya.
Tapi yang diri nya dapat kan adalah sebuah tamparan yang langsung meremukkan hati nya.
"Tidak..." Lirih Raehan dengan air mata yang langsung meluncur dengan bebas di pipi nya.
Raehan dengan gerakan kilat, langsung bergerak dengan cepat, dan memeluk tubuh Fir.
"Maaf Hiks.. Hikss... Aku tidak sengaja..." Ucap Raehan dengan nada bersalah dan menyesal.
"Aku hanya ingin melihat mu berhenti bersedih, aku hanya tidak mau melihat mu menangis karna pria itu..."
"Aku janji, aku tidak akan menangis lagi... Aku janji tidak akan bersedih lagi..."
"Apa itu arti nya kamu akan berhenti mengejar Agara?"
Raehan mengurai pelukan nya, dan menatap Fir dengan lekat.
Tapi, ia juga tidak ingin berhenti untuk mendapat kan cinta nya. Di sisi lain dia juga ingin menuruti kata- kata Fir, ia tidak sanggup menyakiti sahabat baik nya.
Tapi bagaimana dengan hati nya ?
Miya berjalan mendekat ke arah dua sahabat nya yang kini tengah larut dalam kesedihan yang mendalam.
Untuk pertama kali nya, Miya melihat wajah sedih Fir yang selama ini selalu membully nya tanpa henti.
Namun tanpa bullyaan kata- kata pedas Fir, hari- hari nya tidak akan berwarna dan merasa hampa.
"Kalian kenapa sampai bertengkar,,, bertengkar adalah penyakit untuk persahabatan kita..." Sela Miya kini dengan ke dua mata bercaka- kaca.
Ia takut jika persahabatan mereka akan hancur karna cinta.
Ia pasti akan sangat sedih jika hal itu terjadi, ia pasti akan sangat menderita jika ke dua sahabat abnormal nya tidak ada dalam hidup nya.
Membayang kan nya saja sudah membuat nya tidak bisa bernafas.
"Jangan karna orang lain kita bertengkar seperti ini, Bukan kah dalam kamus persahabatan kita tidak ada kata bertengkar.?" Celoteh Miya yang menghanyut kan perasaan dua orang di depan nya.
__ADS_1
"Kamu benar Mi, hanya saja aku sangat marah dengan apa yang di alami Raehan. Bagaimana bisa otak nya menjadi bodoh karna cinta.. Rae jawab aku.. Apa itu arti nya kamu akan berhenti untuk mengejar Agara?" Desak Fir dengan tatapan memohon agar Raehan menjawab iya.
"Fir jangan paksa Ra-"
"Aku tidak bisa..." Potong Raehan yang membuat Fir kecewa.
"Biar kan aku mencoba sekali lagi, biar kan aku memperjuang kan cinta ku... Aku janji aku akan berhenti jika hati ku telah mati untuk Kak Aga.. Aku janji dalam persahabatan kita tidak ada lagi pertengkaran.. Maaf kan aku, tangan ku sudah berani memukul mu Fir..." Raehan mencubit tangan nya sendiri, karna merasa kesal telah menampar Fir.
Fir langsung mencegal tangan Raehan, untuk menghenti kan gadis itu melukai diri nya sendiri.
"Henti kan, jangan menyakiti diri mu sendiri... Aku tidak mengharap kan ini dari mu... Seperti nya otak mu sudah karatan karna cinta hingga tidak bisa berpikir dengan jernih, tapi aku juga salah.. Karna terus memarahi mu tadi, bahkan mengatai pria es itu.. Maaf kan aku..." Ujar Fir dengan tatapan menyesal.
"Yang pasti, kita akan selalu bersama mu Rae.. Kita akan selalu berada di samping mu.. Iya kan Fir?" Ucap Miya dengan wajah lega melihat keributan yang sangat menyeram kan kini mulai berlalu.
Fir mengangguk dengan cepat, lalu menarik ke dua tubuh gadis itu ke dalam pelukan nya.
Miya dan Raehan membalas pelukan hangat sahabat pria satu- satu mereka.
Menyalur kan perasaan hangat, untuk saling menguat kan satu sama lain.
...----------------...
...****************...
Jangan bosan terus ya dengan karya othor๐๐๐
Terus pantangin cerita nya ya...
Like
koment.
Vote
gift.
Rak favorit.
Yuk dukung terus karya ini....!!!
kalo ngak koment atau like atau kasi gift..
Kalian benar- benar kejam ama thor๐ญ๐ญ๐ญ???
__ADS_1