Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Mencintai tidak harus memiliki


__ADS_3

...70...


"Hmmm kami bukan bermaksud untuk menyembunyikan hal ini Rae.. Hanya saja--"


"Kami tidak ingin membuat mu sedih..." Potong Fir saat Miya ingin menjelas kan alasan mereka tidak memberi tahu sahabat nya itu.


Miya mengangguk cepat, menyetujui ucapan Fir.


"Aku tidak apa- apa, santai saja..." Sanggah Raehan memaksakan senyum nya, meski kenyataan yang sebenar nya adalah diri nya sangat hancur.


"Kamu ngak sedih kalau kak Aga punya tunangan...?" Ujar Miya memasang mimik tidak percaya.


"Ngapain sedih, percuma kan aku menangis. Itu tidak membuat kenyataan berubah kan?"


"Tapi bukan nya kamu suka sama kak Aga kan?" Fir.


"Iya aku memang menyukai nya, tapi mencintai bukan harus memiliki kan.. Jika dia bahagia dengan pilihan nya maka aku ihlas kok... Level tertinggi seseorang dalam mencintai adalah merelakan nya bahagia..."


Miya dan Fir langsung menggeleng - geleng kan kepala nya.


Sahabat mereka yang satu ini memang sangat bijak.


Kekurangan fisik memang ada, tapi sifat bijak dan lapang dada Raehan benar- benar membuat mereka salut.


Tidak salah mereka bersahabat dengan Raehan.


Miya langsung memeluk sahabat nya, ia tahu Raehan menyembunyi kan rasa sakit nya. Itu dapat ia rasakan saat memandang ke dua mata Raehan yang tidak akan pernah bisa berbohong.


Fir yang tidak ingin ketinggalan memberikan suport untuk sahabat nya, juga ikut memeluk ke dua wanita yang kini menempati tempat tersendiri dalam hati nya.


Dua wanita yang kini harus diri nya lindungi. Menjadi garda terdepan bagi ke dua nya jika ada masalah yang menerjang.


Diri nya bisa saja berteman dengan teman- teman laki- laki yang lain.


Tapi sungguh berteman dengan ke dua gadis di dalam pelukan nya. Mampu merubah diri nya pada jalur yang positif terutama Raehan.


"Udah donk.. Kok kalian yang sedih sih kan yang patah hati aku..." Cicit Raehan yang mulai sesak dengan pelukan ke dua sahabat nya.


Fir dan Miya mengurai pelukan mereka. Apa pun yang terjadi pada Raehan. Mereka yakin Raehan adalah gadis yang kuat dan tangguh.


"Ya wajar kan kita satu hati..." Timpal Fir kini dengan wajah kembali ceria.


"Kalau satu hati jadi kembar siam donk..." Celetuk Miya, yang langsung membuat tiga sahabat itu tertawa terpingkal- pingkal.


"He... He.. Udah ah, emang kalian dah ngerjain PR sosiologi ?"


"Belum...!" Jawab Fir dan Miya serentak, dengan wajah yang berubah menjadi pias dan panik.


Secepat kilat ke dua nya langsung mengeluar kan buku pelajaran mereka.

__ADS_1


Jam pelajaran Sosiologi sebentar lagi akan di mulai. Bisa- bisa nilai mereka jadi minus jika tidak mengerjakan tugas.


Tapi bagaimana bisa mereka menyelesai kan tugas yang lumayan banyak dalam waktu singkat.


"Rae bagi jawaban donk.. He..." Kekeh Fir malu- malu, sembari menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


Miya mengekor mengangguk, mengeluar kan jurus mematikan nya dengan tatapan Puppy eyes.


"Hmmm Baik lah ambil saja di tas ku..." Dehem Raehan, yang langsung di sambut dengan bahagia oleh ke dua sahabat nya.


Sementara diri nya masih tidak mood untuk bercanda. Mungkin membutuh kan setidak nya tiga hari untuk menata kembali hati nya.


"Rae kamu bawa bekal..? Wow nasi goreng.. Mana bau nya sedap banget..." Celoteh Fir, yang menemukan kotal bekal di dalam ransel Raehan.


"Sumpah air liur ku keluar cuma cium wangi nya..." Tambah Miya menelan ludah nya.


"Ya udah kalian makan aja..." Balas Raehan lesu.


"Serius!!!" Lagi- lagi ke dua nya menyahut bersamaan, yang langsung di angguki oleh Raehan.


Kotak bekal yang sengaja Raehan bawa untuk Agara, kini beralih tangan pada Miya dan Fir.


Rencana sarapan yang sudah di atur dengan baik oleh Raehan di urung kan oleh Raehan.


...----------------...


Terlihat di dalam kelas Agara tengah uring- uringan menatap ponsel nya.


Tapi sayang, pesan yang di tunggu tidak kunjung datang.


"Apa gadis sial itu sengaja mengerjai ku... Bukan nya tadi dia yang mengajak sarapan. Tapi di mana dia sekarang? Bahkan pesan ku saja tidak di jawab..." Dumel Agara kesal, sembari melempar ponsel nya di atas meja.


Suasana kelas yang gaduh, semakin membuat Agara pusing.


Sampai kapan diri nya harus menunggu balasan pesan dari gadis sial itu?


Apa dia harus mengirim pesan lagi?


Tapi tidak, diri nya tidak ingin terlihat mengemis pada gadis sial itu.


"Aaahhhh aku tidak bisa..." Pekik Agara dengan nada frustasi.


Kling...


Suara pesan masuk ke dalam ponsel Agara.


Dengan cepat serta senyum mengembang Agara meraih ponsel nya.


Berharap Raehan membalas pesan nya.

__ADS_1


Sedetik kemudian, senyum itu menghilang dari wajah Agara. Terganti kan dengan raut kecewa saat melihat nama Lessia yang tertera di layar ponsel nya.


"Buaya betina ini benar- benar merepot kan.. Aku tidak habis pikir kenapa tuhan menciptakan gadis tipe seperti dia.." Oceh Agara, yang langsung menyeret pesan yang masuk ke dalam icon tong sampah.


Agara mengetik kan beberapa pesan yang ia kirim kan pada nomer Raehan.


Berharap jika gadis pendek itu membalas pesan nya.


Tapi lagi - lagi kesabaran Agara di uji ketika melihat Raehan hanya membaca pesan nya tanpa berniat untuk membalas.


"Kata nya teman, tapi dia bahkan tidak membalas pesan ku.. Lihat saja akan ku beri dia hukuman..." Lirih Agara, lalu beranjak dari duduk nya dan segera berlalu.


Belum sempat Agara keluar kelas, Tangan nya di tarik oleh seseorang.


"Aga, hari ini kamu photoshoot untuk cover pemilihan osis baru..." Ujar Felix yang masih menahan tangan Agara.


Agara menarik tangan nya paksa.


"Bilang sama ketua osis kamu jika aku tidak bisa pagi ini... Tidak ada bujukan lagi..." Ucap Agara mutlak yang tak bisa Felix bantah.


Agara segera berlalu dengan cepat, melangkah dengan setengah berlari.


"Mentang- mentang ganteng sombong banget..." Gumam Felix menatap iri Agara yang semakin menjauh dari pandangan nya.


Sementara di sisi kelas, tampak Sofia yang heran dengan tingkah Agara yang terburu- buru meninggal kan kelas.


Sofia berpikir, pasti Agara ingin menemui Lessia hingga pergi dengan terburu- buru. Karna di kelas model cantik itu tidak terlihat.


...----------------...


...****************...


Jangan bosan terus ya dengan karya othor๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..

__ADS_1


Kalian benar- benar kejam ama thor๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ???


__ADS_2