
...80...
Lampu set background panggung di nyalakan, menampilkan tema romance dengan dekor yang mendukung.
Jebretan- jebretan lampu kilat dari juru kamera begitu menyilau kan mata.
Ke dua insan dengan gender yang berbeda, begitu terlihat serasi berdiri dengan menampil kan gaya yang memukau.
"Ahhhh, Aga feel mu kurang... Ayolah tunjuk kan aura mu..." Saran sang fotografer mengarah kan. Karna sejak tadi diri nya belum puas dengan penampilan Agara. Yang di rasa masih bisa lebih baik.
Agara memutar bola mata malas, ingin rasa nya ia kabur dari acara membosan kan ini.
Menghilang dari hadapan semua, dan terbang sesuai keinginannya.
Belum lagi, gadis menjenggel kan yang bergelayut manja di leher nya.
Membuat tubuh nya rasa nya jijik dengan sentuhan Lessia.
Jika saja bukan karna tanggung jawab sebagai anggota osis dan juga karna permintaan kepala sekolah secara pribadi, ia pasti akan melempar Lessia hingga keluar dari bumi dan mendarat di pluto.
"Agara tatap aku..." Seru Lessia sambil menarik wajah Agara menatap nya.
Dengan kesempatan yang menguntung kan seperti ini, Lessia akan membuat Raehan makan hati karna cemburu.
Lessia mendekat kan wajah nya hingga kening nya menempel dengan kening Agara.
Tubuh Agara langsung menegang, saat kulit nya menyentuh kulit Lessia.
Demi apa pun, saat ini rasa nya Agara ingin muntah berada sedekat ini dengan Lessia.
"Gadis Ular, berani memanfaat kan situasi..." Rutuk Agara segera menarik wajah nya menjauh.
"Diam dengan posisi tadi Aga, itu terlihat bagus..." Titah fotografer menghalangi Agara menjauh kan wajah nya.
"Ck..."Agara berdecak kesal.
Cekklik...
Cekklik...
Cekklik...
Sementara di sisi panggung, ada bau gosong yang begitu tercium menguar dari tubuh Raehan.
Sejak tadi mata nya tidak bisa teralih kan dari pemandangan di depan nya.
Ke dua pipi nya mengembung dengan bibir yang di kerucut kan ke depan.
Sedang kan tangan nya di lipat di depan dada.
Diri nya benar- benar sangat kesal melihat pose Agara dan Lessia tanpa jarak seperti itu.
Hati nya tidak terima, tapi siapa diri nya.
"Apa perlu iklan brosur seperti itu?.. Ini berlebihan..." Umpat Raehan menekuk dalam wajah nya.
Wajah cantik Lessia seperti wajah nenek sihir dengan hidung yang super panjang di pandangan Raehan.
"Bagaimana bisa, dia menjadi model dengan hidung sepanjang itu?? Hidung nya sangat jelek.. Bagusan juga hidung ku..." Oceh Raehan dengan menyentuh hidung nya yang kecil mungil , sangat jauh berbeda dengan hidung Lessia yang panjang dan mancung mencuat ke luar.
Lessia tertawa bahagia, saat netra nya menangkap aura kecemburuan dari samping panggung.
Lessia semakin mengikis jarak dengan Agara, yang langsung membuat Raehan meronta seperti cacing kepanasan.
"Heh... Rasakan rasa terbakar ini Kurcaci... Pasti sangat menyakit kan bukan... Tapi ini bukan apa- apa gadis boncel.. Lihat apa yang selanjut nya akan terjadi..." Batin Lessia semakin mengerat kan tangan nya pada tubuh Agara.
"Bagus... Lanjut.. " Seru fotografer yang masih sibuk memotret.
Pak...
__ADS_1
Pak...
Pak..
Raehan menghentak kan kaki nya keras ke lantai. Saat ini ia benar- benar terbakar api cemburu.
Dan diri nya tidak menyangkal hal itu.
Tentu saja diri nya sangat cemburu, melihat pria yang di sukai nya melakukan pose mesra seperti itu.
Jika ia bisa, ingin rasa nya Raehan menyeret Lessia menjauh dari Agara.
"Heii gadis pendek, apa kau ingin membuat kaki mu patah berkeping- keping dengan menghentak kan ke lantai dengan keras?" Celetuk Niel yang sudah berdiri di samping Raehan dengan membawa minuman di tangan nya.
Raehan menatap Niel di samping nya dengan cengiran di wajah pria itu.
Niel mengerti apa yang sedang terjadi dengan gadis ini. Dan diri nya sangat menyayangkan kesempatan bagus ini untuk Dion mendekati Raehan.
Tapi sayang, sejak tadi diri nya tidak melihat keberadaan sahabat bodoh nya itu.
"Kak Niel pergilah jangan mengganggu ku..." Sarkas Raehan cemberut.
"Baik lah nona pendek.. Tapi apa kamu melihat Dion? aku mencari nya sejak tadi..."
"Tidak aku tidak pernah melihat pria egois itu..."
Niel melebar kan mata nya, bukan kah Dion menemui gadis ini?
Tapi kenapa bisa Raehan tidak tahu?
Apa mungkin tebakan nya salah, jika Dion tidak pergi menemui Raehan?
Ahhh,,, sudah lah semakin memikirkan hal itu membuat kepala nya pusing saja. Batin Niel lalu membuka botol minuman nya lalu meminum nya.
Tapi, sayang sebelum mulut botol menyentuh bibir nya.
Sebuah tangan dengan cepat merampas minuman nya.
Glek..
Glek..
Dalam sekali teguk, Raehan menghabis kan satu botol minuman tersebut.
Sementara Niel hanya bisa memandang Raehan terkejut. Karna pelaku yang merampas minuman nya adalah Raehan.
"Seperti nya gadis ini memang benar- benar terbakar cemburu... Ihhhh menyeram kan..." Batin Niel bergidik ngeri, saat melihat tangan mungil Raehan meremas botol dengan kuat, lalu melempar kan nya asal.
"Awasss... Ada tikus...!!!" Teriak seseorang yang langsung berlari tepat ke arah Raehan.
Bruk...
"Auuuu...." Raehan langsung meringgis saat kening nya mencium lantai.
"Cepat lari...!!"
"Tikus...!!!"
"Aku takut...!!!"
"Hewan terkutuk....!!"
Umpat suara ricuh dari para gadis- gadis yang langsung kocar - kacir karna takut.
Beberapa tikus terlihat berlari di antara kaki- kaki mereka.
Suasana benar- benar kacau, entah dari mana tikus itu datang. Tapi dengan kehadiran nya berhasil membuat keadaaan di ruangan menjadi kacau.
Agara segera turun dari panggung menuju ke arah kerumunan.
__ADS_1
Ia menepis tangan Lessia yang mencoba menghentikan nya.
Wajah nya berubah menjadi panik, saat melihat tempat gadis sial nya berdiri tadi menjadi ricuh.
Rasa takut dan khawatir seketika menghantam Agara. Ia tidak ingin terjadi sesuatu dengan Raehan. Apalagi sampai terluka.
"Di mana gadis sial itu???" Ujar Agara dengan kepanikan yang semakin besar saat tidak menemukan gadis sial nya.
Lessia melayang kan pukulan ke udara, rasa benci untuk Raehan semakin besar, saat melihat ke khawatiran Agara.
Bagi nya meski Agara menolak pertunangan ini. Tapi Agara tetap lah milik nya. Dan setiap milik seorang Lessia tidak bisa di dapat kan oleh orang lain. Apalagi seorang gadis pendek dan kurang ajar seperti Raehan.
Tangan Lessia terkepal erat, hingga buku- buku tangan nya memutih.
Namun seperkian detik kemudian, bibir nya mengulas senyum licik, melihat kode dari Kiara dengan acungan jempol.
"Wajah jelek mu kini akan semakin terlihat jelek Kurcaci... Lihat pasti setelah ini Agara atau pun pria lain akan menjauh sejauh- jauh nya dari mu." Lirih Lessia dengan senyum puas.
"Stop... Hentikan semua!!! Tikus nya sudah tertangkap jadi mohon untuk tenang...!!!" Teriak beberapa pria dengan tikus di tangan nya.
Para gadis segera menghela nafas lega. Untung saja tikus - tikus itu tertangkap jika tidak kaki- kaki indah mereka akan kena oleh bulu- bulu hewan menjijik kan itu.
Setelah pengumuman tersebut, kondisi berangsur kondusif.
Keributan akan hewan tersebut menghilang begitu saja.
Wajah para gadis kini mulai kembali normal, namun berbeda dengan Agara.
Nafas nya semakin memburu kencang, dengan detakan jantung yang semakin keras.
Tangan nya mendingin seketika dengan guratan penuh kecemasan tergambar di wajah nya.
"Kamu kemana gadis sial, kamu benar- benar membuat ku takut.. Lihat saja aku pasti akan memarahi mu karna membuat ku ketakutan seperti ini..." Umpat Agara yang masih mengedar kan pandangan nya.
"Agara...!!! Cepat naik ke panggung... Kita harus menyelesai kan photoshoot nya...!!!" Teriak sang fotografer memanggil Agara.
"Sialan...!!!" Umpat Agara memukul udara kosong, lalu berlari ke arah panggung.
Ia harus segera menyelesaikan photoshoot tidak berguna ini. Supaya ia bisa mencari keberadaan Raehan.
"Kenapa kamu terlihat begitu khawatir?? tenang lah aku baik- baik saja..." Ujar Lessia dengan percaya diri.
"Tutup mulut mu... Dan lakukan dengan baik jika tidak--"
"Jika tidak ?" Potong Lessia.
"Aku akan menjahit mulut mu..." ancam Agara dengan tatapan menyeram kan.
"Hehe.. Aku siap jika itu dengan bibir indah mu ini Aga..." Balas Lessia dengan menyentuh bibir Agara.
Yang langsung mendapat tepisan kasar dari tangan Agara.
...----------------...
...****************...
Hehe... Welcome back di karya yang ke tiga...
Jangan Lupa like.
Koment
Vote
Gift.
Rak Favorit
Budayakan beberapa hal yang di atas.
__ADS_1
Supaya othor makin semangat😙