Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Sayang !


__ADS_3

...220πŸ’›...


Raehan segera keluar kembali saat sudah mengganti rok nya dengan celana training yang longgar.


"Aku sudah siap..!" Seru nya dengan wajah mendelik melihat Agara yang tengah asyik memain kan ponsel. Tanpa ia tahu jika Agara tengah asyik melihat foto diri nya.


Agara memaling kan wajah nya untuk menatap Raehan yang kini sudah berdiri di hadapan nya dengan menatap nya kesal.


Lalu tatapan nya turun pada bagian tubuh Raehan yang kini sudah di baluti dengan celana training putih. Senada dengan sweter yang di pakai.


Agara mencebik kan bibir nya.


"Apa kau ingin menjadi kuntilanak mengguna kan pakaian serba putih?" Ledek Agara, yang membuat kekesalan Raehan semakin menjadi.


"Ck.. Kak Aga.. Aku pakai rok di suruh ganti.. Sekarang aku udah pake celana, di kiran mau cosplay jadi kuntilanak.. Aku tahu aku tidak cantik maka nya kak Aga melihat ku mirip kuntilanak iya kan?. Kalau gini aku tidak mau jalan- jalan lebih baik aku tidur di kamar.." Sebal Raehan yang langsung memutar tubuh nya untuk melenggang masuk kembali ke dalam kamar nya.


Agara sangat menyebal kan, ia sudah sangat bersemangat untuk berdandan agar tampil cantik di hadapan pria itu, namun lihat bagaimana Agara menilai nya.


Namun belum sempat Raehan bergerak dari tempat nya. Agara segera menarik tangan nya.


"Baik lah.. Aku hanya bercanda hmmm.. Kau terlihat begitu imut mengguna kan setelan ini.." Kekeh Agara dengan memuji Raehan.


Tapi kali ini ia tidak berbohong, tadi ia hanya menjahili Raehan.


Karna melihat wajah mungil Raehan cemberut benar- benar membuat nya gemas.


Dan hal itu menjadi salah satu list favorit nya.


Terdengar jahat memang.


Tapi bagaimana lagi, ini lah resiko jika memiliki kekasih manis dan imut.


Setiap mimik wajah dan tingkah nya sangat menggemas kan.


Raehan menghembus kan nafas nya kasar, di mana kini Agara berdiri di hadapan nya sambil tersenyum manis.


"Pacar macam apa mengatai pacar nya sendiri.. Lalu setelah itu memuji nya.." Dumel Raehan yang masih kesal dalam hati.


"Hah.. Aku tahu kak Aga pasti meledek ku lagi.." Sangkal Raehan yang merasa ucapan pujian Agara adalah sebuah ledekan.


"Baik lah sayang.. Maaf kan aku hmm? Aku hanya bercanda.. Kau sangat manis..." Bujuk Agara dengan meminta maaf, dan meletak kan embel- embel pujian di akhir kalimat nya.


Deg..


Blush...


Jantung Raehan lagi- lagi di buat bekerja dengan tidak normal. Di mana kini tubuh nya terasa tertanam di tempat.


Bagaimana tidak, Agara memanggil nya sayang.


Ia tidak peduli lagi dengan ledekan Agara, namun kini ia hanya fokus menggaris bawahi kata Sayang itu.


Terdengar begitu manis dan sedikit menggeli kan.


Klep..

__ADS_1


"Hei..." Agara menjentik kan jari nya di depan wajah Raehan, lalu menaik kan alis nya seolah mengata kan ada apa.


Raehan yang tersadar karna jentikan jari Agara langsung bersikap aneh.


Diri nya terlihat kaku dan sedikit gugup.


"Tidak ada.. Hanya saja aku mendengar kak Aga memanggil ku sayang.." Raehan menggigit lidah nya, saat ia mengucap kan kata sayang.


Wajah nya terasa memanas, pasti sekarang wajah nya merona.


"Memang nya kenapa ?" Tanya Agara menahan tawa nya yang sudah ingin pecah. Sungguh tingkah Raehan yang malu- malu dan kaku sangat lucu dan menghibur diri nya.


"Tidak ada.. Mungki lidah kak Aga keseleo.." Jawab polos Raehan.


"Bukan nya wajar, jika aku memanggil mu sayang.. Seperti nya mulai sekarang kamu juga harus memanggil ku dengan panggilan itu.."


"Hah?" Bibir Raehan terbuka tidak percaya.


"Iya..." Agara mengangguk kan kepala nya.


"Ayo sekarang coba panggil aku sayang..!" Ucap Agara lagi dengan nada memerintah tapi terkesan menggoda.


"Sa... Sa.. Sa... Ahhh gigi ku rasa nya akan rontok jika memanggil mu seperti itu.." Tolak Raehan yang benar- benar tidak bisa memanggil Agara dengan sebutan sayang.


Rasa nya bibir nya benar- benar kaku, di mana ada sesuatu yang mengganjal di kerongkongan nya. Menghalangi getaran suara nya saat ia akan mengata kan sayang.


Agara tertawa ringan, mendengar jawaban tidak masuk akal Raehan.


Jawaban yang benar- benar bodoh.


Ia juga ingin mendengar Raehan memanggil nya sayang.


"Aku tidak bisa..!" Tolak Raehan lagi.


"Ayo lah aku mohon.." Renggek Agara.


Raehan menghela nafas nya dalam, lalu menghembus kan nya dengan perlahan.


Menelan air liur nya paksa, untuk membasahi tenggorokan nya yang terasa kering.


"Sa.. Sayang..!" Ucap Raehan setelah bersusah payah, ia langsung menunduk kan wajah nya yang memanas.


Ia sangat malu.


Agara tersenyum lebar mendengar Raehan yang akhir nya bisa memanggil nya dengan panggilan sayang.


Panggilan yang sangat indah, dan ingin kembali diri nya dengar.


"Kata kan sekali lagi..!" Pinta Agara.


"Sayang.."


"Sekali lagi..!"


"Sayang..."

__ADS_1


"Aku mencintai mu.."


"Aku juga mencintai mu.." Balas Raehan dengan menggigit bibir bawah nya sendiri.


Ia benar- benar malu, tapi juga merasa bahagia dan berbunga- bunga di waktu yang bersamaan.


"Mulai sekarang kamu harus memanggil ku sayang.. Mengerti..!" Putus Agara, di mana Raehan mengangguk kan kepala nya dengan canggung.


"Baik lah sekarang kita pergi..!" Agara langsung meraih tangan Raehan dan menarik nya untuk keluar dari kontrakan.


Agara memakai kan helm pada Raehan, di mana ia bisa melihat wajah kekasih nya masih memerah dengan sempurna.


Tangan nya terangkat untuk mengelus pipi putih Raehan yang merona.


"Kamu cantik..!" Lirih Agara memuji Raehan, yang semakin membuat Raehan rasa nya ingin pingsan sekarang juga.


"Terimakasih..." Balas Raehan dengan cepat, lalu segera naik ke atas motor. Memeluk pinggang Agara dengan erat, di mana hati nya sedang berdisko ria karna pujian Agara yang membuat nya melayang- layang.


Untung saja ia segera naik ke atas motor, dan menyembunyi kan wajah nya di balik punggung Agara. Jika tidak pasti wajah nya akan meledak seperti bom yang kehabisan waktu.


Agara memasang helm nya, lalu menekan dan menarik gas motor, lalu menggiring motor nya keluar dari pekarangan kontrakan Raehan.


Wajah ke dua nya terus saja tersenyum, mengingat jika kini mereka memanggil satu sama lain dengan panggilan baru.


Rasa cinta yang ada di dalam hati ke dua nya semakin tumbuh dan berkembang.


Ternyata jatuh cinta terasa seindah ini, cinta yang mereka harap kan tidak akan pudar oleh waktu.


Meski mereka tidak tahu ujian cinta apa yang akan menerjang hubungan mereka.


Namun ke dua nya yakin jika ini bukan hanya sekedar cinta monyet.


Bahkan di dalam lubuk hati Agara, ia sudah melabuh kan cinta nya untuk Raehan. Berjanji pada diri nya sendiri untuk menjadi kan Raehan satu- satu nya gadis yang ada dalam hidup nya.


...----------------...


...****************...


Jangan bosan terus ya dengan karya othor😍😍😍


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..

__ADS_1


Kalian benar- benar kejam ama thor😭😭😭???


__ADS_2