Cinta Si Gadis Pendek

Cinta Si Gadis Pendek
Bermain dengan kekasih kecil mu


__ADS_3

...249πŸ’›...


Grep...


Agara menarik kerah baju Mr. Vinsion di man ia menatap Mr. Vinsion dengan tatapan jijik.


"Apa kamu tuli...? Atau telinga mu sudah mati fungsi.. Sudah aku kata kan jika aku tidak ingin bertunangan dengan Lessia.. Siapa diri mu yang berani memerintah diri ku.. Ingat jika bagi ku kamu adalah pria bajingan bermata uang di dunia ini." Hina Agara yang sudah terbakar api kemarahan.


Wajah Mr. Vinsion memerah, seperti nya menghadapi Agara dengan cara baik- baik bukan lah keputusan yang benar yang ia lakukan.


Di mana kini, sorot mata Mr. Vinsion pun berubah menjadi marah.


Tatapan Agara dan Mr. Vinson beradu, bahkan terlihat ada aliran petir permusuhan yang sedang saling menubruk.


Saling menatap penuh intimidasi di mana ke dua nya ingin mengalah kan satu sama lain.


Mr. Vinsion mengangkat tangan nya dan mencengkram tangan Agara yang ada di kerah baju nya.


Berani sekali seorang bocah kemarin sore menarik kerah baju seorang Vinsion Vandeerzee.


Meski Agara adalah putra nya, tapi sedikit pun rasa cinta dan kasih sayang tidak ada di hati nya untuk darah daging nya sendiri.


Ia lebih menyayangi lembaran- lembaran kertas berwarna merah.


Bahkan ia dengan suka rela menjual Agara dengan menukar nya dengan pundi- pundi uang yang akan diri nya dapat kan dari keluarga Ledgar.


"Kamu tidak akan bisa menolak perintah ku Agara...." Tekan Mr. Vinsion di mana tangan nya menghempas kan ke dua tangan Agara dengan keras hingga cengkraman remaja pria di hadapan nya terlepas.


Agara semakin mengepal kan tangan nya erat, di mana buku- buku tangan nya memutih dengan sempurna.


Jika kemarin ada Raehan yang menghalangi diri nya untuk memukul wajah laknat ayah durhaka nya.


Tapi sekarang ia pasti kan Mr. Vinsion akan kembali dengan wajah babak belur.


Ia tidak peduli lagi dengan status Mr. Vinsion yang adalah ayah kandung nya. Di mana darah pria bejad itu mengalir di dalam tubuh nya.


Tapi bagi Agara ia sudah tidak memiliki ayah, Bagi nya ayah nya sudah mati saat usia nya masih kecil. Lagi pula Mr. Vinsion tidak pernah mengingin kan diri nya.


Sekali pria itu datang menemui nya karna dia ingin menukar diri nya dengan uang.


Sungguh kejam dan menjijik kan.


Jadi ia tidak perlu segan untuk memukul atau pun membunuh pria penjilat dan munafik di hadapan nya.


"Jika aku tidak berhak menolak.. Maka kamu jauh lebih tidak berhak untuk memaksa ku..." Sentak Agara dengan gigi- gigi nya yang bergesekan satu sama lain nya. Di mana amarah nya sudah mencapai puncak tertinggi.


"Benar kah?.. Jika begitu bagaimana dengan nasib kekasih kecil mu itu.?" Mr. Vinsion menyeringgai licik.

__ADS_1


Wajah Agara yang tadi nya menegang, melemas seketika saat ayah laknat nya menyinggung tentang Raehan.


Hati Agara terasa tidak enak dan khawatir. Ia merasa sesuatu yang buruk tengah terjadi pada Raehan.


Butiran peluh keringat mulai terbentuk di pelipis Agara.


Di mana kini pikiran nya tertuju pada Raehan yang entah ia tidak tahu apa yang terjadi pada kekasih nya.


Tapi demi apa pun ia berharap jika Raehan baik- baik saja.


Mr. Vinsion yang melihat wajah cemas Agara tersenyum miring.


Seperti nya kali ini rencana nya akan berjalan dengan sangat mulus.


"Lihat ternyata gadis kecil itu sangat berpengaruh pada diri mu putra ku.. Tapi sayang nya aku sebagai ayah mu tidak bisa merestui hubungan kalian.... Kamu tahu? aku sedang bermain dengan gadis kecil itu.. Oh nama nya Raehan bukan.. Raehan Angelina gadis kampung dari desa Angsoyan yang datang ke kota Milver untuk mengecam pendidikan. Putri dari Mr. Levi dan Nyonya Marissa dia juga memiliki adik laki- laki yang bernama Lion..."


Agara terperanggah bukan main saat mendengar ucapan Mr. Vinsion yang mengetahui latar belakang Raehan bahkan nama keluarga kekasih nya pun di ketahui.


Rasa khawatir semakin menelusup di dalam hati Agara.


Namun ia mencoba menyingkir kan pikiran- pikiran negatif dari otak nya.


Ia yakin jika Raehan akan baik - baik saja. Dan ia akan pasti kan jika hal buruk tidak akan menyentuh Raehan.


Mr. Vinsion semakin melebar kan senyum nya, rasa nya sangat senang menikmati wajah tegang Agara.


Apa lagi jika Agara tahu jika ia sudah menculik Raehan dan menyandera nya.


"Ayo kalian bawa masuk baju pertunangan putra ku tersayang...!" Titah Mr. Vinsion yang langsung menubruk bahu Agara dan melangkah masuk ke dalam apartemen Agara.


Sementara Agara diam dan membiar kan Mr. Vinsion masuk.


Ia harus memasti kan jika pria tua itu tidak berulah lagi.


Dan ia ingin tahu mengapa Mr. Vinsion menyinggung Raehan dalam masalah ini.


Agara segera menyusul Mr. Vinsion yang berdiri sambil menatap foto masa kecil Agara.


"Ternyata waktu bergulir dengan begitu cepat, hingga aku tidak menyadari jika putra ku tersayang sudah beranjak dewasa. Dan bahkan sekarang dia akan bertunangan..." Oceh Mr. Vinsion dengan gaya nya yang sok dramatis.


"Jangan melibat kan Raehan dalam urusan kita Brengsek... Dia tidak tahu apa- apa dan juga jangan macam- macam dengan nya..." Ujar Agara memperingat kan Mr. Vinsion di mana setiap kata yang keluar dari bibir nya di tekan dan di tegas kan.


Sungguh perasaan Agara semakin cemas saat memikir kan Raehan.


Agara berharap Mr. Vinsion hanya menggertak diri nya saja.


Bodoh nya diri nya hari ini, kenapa bisa ia menuruti keinginan Raehan dan membiar kan gadis nya berangkat sendiri.

__ADS_1


"Ck.... " Mr. Vinsion berdecak dengan wajah yang di buat sedih.


"Sayang sekali aku sudah melibat kan Raehan dalam masalah ini... Tapi sungguh aku terpaksa Agara... Aku tidak bermaksud untuk melukai nya tapi hanya dia satu- satu nya yang bisa membantu ku..." Lanjut Mr. Vinsion dengan wajah cemberut.


Deg...


Jantung Agara rasa nya langsung berhenti memompa saat mendengar apa yang di kata kan oleh Mr. Vinsion.


Apa itu arti nya pria brengsek ini melakukan sesuatu pada Raehan?


Tapi tidak Raehan pasti saat ini sedang berada di sekolah dan bersiap untuk melakukan seleksi ia yakin.


Percaya lah aku tidak selemah itu..


Jangan khawatir aku akan baik- baik saja.


Kata- kata Raehan tadi pagi terngiang di telinga Agara.


Ia benar- benar kalut, tapi mana yang harus ia percaya.


Bagaimana jika Mr. Vinsion melukai Raehan?


Lalu jika Mr. Vinsion mengata kan hal itu hanya untuk menggertak diri nya.?


Agara benar- benar bingung. Di mana diri nya tengah berperang dengan dilema dalam diri nya.


...----------------...


...****************...


Jangan bosan terus ya dengan karya othor😍😍😍


Terus pantangin cerita nya ya...


Like


koment.


Vote


gift.


Rak favorit.


Yuk dukung terus karya ini....!!!


kalo ngak koment atau like atau kasi gift..

__ADS_1


Kalian benar- benar kejam ama thor😭😭😭???


.


__ADS_2