Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Perhatian Alexa


__ADS_3

Siang setelah jam Istirahat Ren memiliki banyak pekerjaan, pertemuan dengan klien di luar kantor membuatnya menghabiskan waktu lumayan lama.


"Kenapa harus weekend mereka minta ketemu." Tanya Ren setelah mendengar agenda yang Juno sampaikan.


"Karena beliau sedang ada keperluan di Jakarta besok, jadi sekalian bertemu anda." Jawab Juno.


Ren mengusap wajahnya, dirinya sudah ada janji dengan Alexa, untuk membawanya jalan-jalan, memang begitulah kegiatannya selama menjadi CEO tidak ada hari libur Ren selalu mengambil pekerjaan meskipun hari libur. Dan sekarang kehidupannya sudah berubah dengan adanya Alexa sebagai istrinya yang juga harus dia perhatikan.


"Ya sudah, besok hubungi saya lagi." Ren memutuskan untuk pulang, jam sudah menunjukan hampir pukul sembilan malam.


Sungguh hari ini dirinya begitu lelah, pekerjaan yang tidak ada habisnya, selalu ada di hadapannya. Mungkin dulu juga seperti ini yang papanya rasakan, dan harus lebih bekerja keras lagi untuk memajukan perusahaan menjadi sebesar ini, dan kini Ren hanya melanjutkan usaha sang papa.


"Semoga Alexa belum tidur." Ucapnya pada diri sendiri, Ren berniat membelikan Alexa makanan, biasannya anak kos suka membeli jajanan yang di jual di pinggir jalan.


Ren menghentikan mobilnya di pinggir jalan, dimana ada beberapa penjual kaki lima yang menjajakan dagangannya dengan aneka macam.


Setelah menunggu hampir dua puluh menit akhirnya Ren mendapatkan makanan yang dia pesan tadi, lima buah kantong makanan dia dapatkan dengan senyum mengembang, berharap Alexa menyukainya.

__ADS_1


Bergegas masuk ke mobil, Ren kembali melanjutkan kendaraannya yang masih sekitar sepuluh menit lagi untuk sampai di apartemen nya.


Tidak di pungkiri jika ciuman yang tadi siang dirinya lakukan membuat mood nya lebih baik, dan pekerjaan nya terasa lebih ringan, meskipun pada akhirnya dirinya juga merasa lelah.


Lain kali pasti dirinya akan mendapat balasan dari bibir manis Alexa yang sudah membuatnya candu, dirinya akan membiasakan Alexa untuk melakukan itu.


Sungguh otaknya kini sudah terkontaminasi.


Klik


"Sayang, kamu belum tidur." Sapa Ren yang mendekati Alexa duduk disofa depan televisi, Ren mencium kening dan pucuk kepala istrinya.


"Kamu sudah makan?" Tanya Ren yang melihat di atas meja makan ada beberapa makanan yang tersedia.


Ren beranjak dan menarik tangan Alexa. Untuk mengikutinya.


"Kamu masak?" Tanya Ren lagi, karena melihat ada tumis sayuran dan ikan goreng lengkap dengan sambal. Jika Alexa pesan itu rasanya tidak mungkin.

__ADS_1


Alexa menatap Ren sekilas, lalu duduk dikursi dan mengambil makanan untuk di taruh nya di atas piring.


Ren hanya melihat apa yang akan di lakukan Alexa, apakah makanan itu untuknya atau untuk dirinya sendiri.


"Untuk ku." Ucap Ren dengan wajah tak percaya, Alexa menyodorkan piring berisikan makanan untuk dirinya.


Alexa hanya diam dan menatap Ren.


"Kamu tidak makan?" Ren dengan senang hati menerima apa yang Alexa kasih, dan dirinya berdiri untuk mengambil makanan yang dia beli tadi di meja depan televisi.


"Aku belikan ini tadi untukmu, aku kira anak kos seperti kamu suka makanan seperti ini." Ren menaruhnya di atas meja, membukanya satu persatu agar Alexa melihat dan memakanya.


Benar saja, Ren tersenyum senang melihat Alexa yang langsung mengambil makanan yang dia beli tadi.


"Tidak usah buru-buru, semua untuk kamu." Ren menepuk kepala Alexa pelan dan kembali duduk untuk memakan makanannya.


Mereka makan dalam diam, meskipun begitu perasaan Ren menghangat, ada kemajuan untuk berinteraksi dengan Alexa, meskipun dirinya harus banyak bersabar.

__ADS_1


__ADS_2