Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Curahan bimo


__ADS_3

"Apakabar kamu Alexa?" Tanya Bimo.


Mereka sudah berada di dalam mobil milik Ren, dan Alexa duduk dikursi samping Ren mengemudi.


"Baik pah, papa sendiri apa kabar." Alexa sedikit memiringkan tubuhnya agar bisa melihat kebelakang dimana papa mertuanya duduk.


"Kalian sudah satu bulan menikah, tapi tidak pernah mengunjungi papa." Bimo menatap kedua nya, dan Alexa pun menatap Ren sekilas. Ren hanya melirik istrinya yang sepertinya meminta dirinya yang menjawab.


"Ren sibuk Pah, meskipun hari libur terkadang Ren juga harus bertemu klien." Ucap Ren memberi alasan yang masuk akal.


Mereka memang sudah satu bulan menikah, tapi mereka dulu tidak sedekat seperti sekarang, bahkan Alexa saja tidak mau bicara padanya. Dan baru satu Minggu mereka memiliki kedekatan yang lebih baik.


"Iya pah, tapi besok Weekand Alexa dan mas Ren akan mengunjungi papa, lagian aku juga ingin bertemu Beby twins." Ucap Alexa antusias ketika membicarakan Beby twins.

__ADS_1


Bimo hanya tersenyum, ternyata Alexa kini sudah banyak kemajuan dari terakhir yang dia lihat, dan sepertinya hubungan rumah tangga anak dan menantunya juga banyak kemajuan.


"Papa tahu, karyawan di kantor tidak ada yang tahu jika kami sudah menikah, dan papa bisa lihat tadi reaksi teman kerja Alexa." Ren tertawa dengan fokus menyetir. "Pasti nanti Alexa bakalan di sidang habis-habisan." Ucap Ren yang masih tertawa. Berbeda dengan Alexa yang merasa tidak enak dengan papa mertuanya.


"Kenapa kamu tidak bilang, kalau begitu kan tadi bisa Alexa yang suruh datang, bukan kita yang nyamperin." Jawab Bimo santai tapi mampu membuat Ren kehilangan tawanya ketika melihat lirikan tajam Alexa.


"Em, bukan begitu pah." Ren tidak lagi bisa menjawab, sungguh dirinya ngeri melihat wajah Alexa. Niatnya ingin mengerjai sang istri tapi malah sepertinya dirinya terkena masalah untuk tidur malam ini.


"Maksud papa?"


Bimo mengehela napas, dan mengingat kenangannya dulu bersama Alena.


"Mama mu dulu juga seperti itu, kami menikah tapi tidak ada orang yang tahu, dan Mamamu juga masih bekerja sebagai office girl di kantor papa, tapi khusus melayani papa." Tutur Bimo dengan terkekeh kecil.

__ADS_1


"Sepertinya kisah kalian mirip dengan papa," Bimo menatap Alexa yang juga menatapnya. "Tapi sayangnya Tuhan lebih sayang mama kalian dan hanya memberi waktu sedikit untuk papa bersama Alena." Bimo menarik napas guna mengeluarkan rasa sesak di dadanya.


Dirinya merindukan kebersamaan nya bersama Alena, "Tapi papa sudah cukup beruntung bisa memiliki Mama kalian meskipun hanya sebentar, dan papa di percaya menjaga Sena dan Ren untuk menemani papa." Bimo tersenyum, senyum yang begitu banyak memendam kesedihan, kerinduan yang mendalam.


"Papa tenang saja, Alexa akan berusaha menjadi istri dan menantu yang baik, karena berkat kalian Alexa memiliki keluarga." Alexa berucap dengan hiasan senyum di bibirnya.


Melihat Alexa tersenyum entah mengapa Bimo melihat senyum Alena di sana.


"Ya, papa percaya jika kalian pasti akan hidup bahagia."


Ren sejak tadi hanya diam menyimak, dirinya ingin menjadi sang papa yang mencintai satu wanita, dan setia dengan satu wanita juga yaitu istrinya.


Mendapatkan Alexa saja tidak mudah apalagi memiliki hati Alexa. Ren tidak akan membuat Alexa sedih dan dirinya akan berusaha membuat keluarganya selalu bahagia. Termasuk papa Bimo.

__ADS_1


__ADS_2