
Seperti janjinya Ren membawa istrinya untuk bertemu klien meskipun dirinya sempat khawatir namun Alexa sepertinya mengerti dengan apa yang dia katakan.
Alexa memakai dress tanpa lengan dengan panjang sedikit di bawah lutut, Ren sengaja membelikan banyak pakaian untuk Alexa setelah mereka menikah, bahkan Ren menambah kemari pakaian untuk baju-baju sang istri.
Dengan menggandeng tangan sang Istri Ren memasuki restoran hotel bintang lima yang ternyata hotel milik keluarganya.
"Sayang kamu tunggu di sini dulu ya, kamu boleh memesan makanan apapun dan melakukan apapun asal jangan pergi dari tempat ini, karena ini hotel milik papa, jadi jangan khawatir." Ucap Ren dengan mengecup kening Alexa, kebiasaan yang Ren lakukan di sela-sela aktifitasnya. "Gunakan kartu yang aku berikan untuk membeli apapun." Pesannya lagi sebelum benar-benar pergi meninggalkan istrinya di restoran hotel bagian luar, karena dirinya bertemu klien menggunakan prifat room.
Alexa hanya mengangguk sebagai isyarat.
Ini untuk kedua kali dirinya datang ke restoran hotel mewah milik keluarga suaminya.
Alexa duduk dengan melihat pemandangan kaca didepan mata, dimana dirinya bisa melihat orang-orang yang sedang melakukan aktifitas diluar sana, atau hanya sekedar berjalan-jalan karena memang ini hari Weekand.
__ADS_1
"Alexa..!!" Seruan seseorang membuat Alexa menoleh dan dirinya tertegun melihat keberadaan Diaz di restoran ini. Dirinya lupa jika masih ada Diaz di antara mereka.
"Alexa aku merindukanmu." Tanpa basa-basi Diaz langsung memeluk wanita yang masih dia anggap sebagai kekasihnya.
Karena merasa bahagia melihat Alexa kembali, Diaz memeluk gadis itu cukup lama.
"Kak." Alexa sedikit terkejut tiba-tiba Diaz langsung memeluknya dan di restoran itu pagi ini memang cukup ramai, beberapa pelayan disana melihat ke arahnya. Mungkin sang suami telah memberi tahu mereka untuk menjaganya.
"Kamu tahu aku mencarimu tapi kamu tidak ada, bahkan aku terus menghubungi nomormu tapi sama sekali tidak aktif." Mata Diaz nampak berbinar bisa bertemu Alexa disini.
Alexa hanya diam tanpa menjawab, seharusnya Diaz tidak usah memperdulikannya lagi setelah dia mengatakan sesuatu waktu itu, tapi karena Diaz benar-benar menyukainya dengan tulus dirinya tidak peduli dengan apa yang Alexa katakan.
"Kenapa kamu menghilang begitu saja, apa ada masalah?" Tanya Diaz yang sudah duduk di samping Alexa, dan mereka sudah memesan minuman dan beberapa makanan atau cemilan, bukan Alexa yang memesan namun Diaz, karena senang bisa bertemu Alexa kembali.
__ADS_1
Alexa yang sedang menyesap minuman nya mendongak, dan menatap Diaz. "Tidak ada." Jawabnya menggeleng kepala.
Meskipun wajah Alexa datar dan menjawab ucapanya seperlunya tapi Diaz tidak pantang menyerah.
"Apa aku punya salah padamu?"
Deg
Hati Alexa mencolos, pria yang sempat menjadi kekasihnya itu begitu baik.
Lalu dirinya?
Wanita yang sudah tidak punya apapun, bahkan sekarang setatusnya sudah menjadi suami orang.
__ADS_1
"Aku begitu menyayangimu dan mencintaimu Exa, aku ingin kita sama-sama terbuka dengan masalah kita." Diaz menyentuh punggung tangan Alexa yang berada di atas meja. "Percayalah, jika aku serius dengan hubungan ini." Diaz menatap wajah Alexa dengan perasaan sendu, wanita yang dia cintai kini berubah, tidak ada senyum dan tatapan bahagia lagi di kedua matanya.