Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Mencoba menerima


__ADS_3

Alexa memandangi tubuh polosnya di depan cermin wastafel, dirinya teringat akan ucapan sang suami barusan sebelum masuk kedalam kamar mandi.


Mereka sudah hampir satu bulan menikah, tapi dirinya belum mengijinkan Ren untuk menyentuhnya, apalagi melihat Ren dekat dengan wanita lain membuat Alexa tak rela. Meskipun Ren selalu menerima jika belum bisa menyentuhnya, tapi Alexa tahu jika suaminya pasti menahan hasrat.


Alexa meraih sepasang baju tidur tipis yang menurutnya sangat seksih. Tapi jika menurut netizen yang seksih itu Ligeri bukan baju tidur.


Baju tidur berbahan satin, dengan tali kecil di bahu, dan belahan dada rendah membuat Alexa menelan ludah ketika melihat pantulan dirinya di depan cermin memakai baju tidur itu.


"Kenapa aku seperti wanita penggoda seperti ini." Ucapnya yang melihat penampilannya. Alexa memang tidak pernah memakai pakaian terbuka, baju tidurpun sebatas tangan pendek dan celana panjang. Tapi dirinya melihat banyak baju kurang bahan dilemarinya.


Dan sekarang dirinya memakai baju yang begitu seksih terlihat jelas garis dadanya bahkan sebagian bongkahan dua daging kenyal miliknya.


Tok...tok..tok..


"Sayang, kenapa kamu lama sekali mandinya." Suara ketika di susul teriakan Ren dari luar, menyadarkan Alexa.

__ADS_1


"Iya, mas sebentar..!!"


Alexa langsung mengambil jubah mandinya untuk menutupi bajunya yang terkesan seksih tadi.


Ceklek


"Kamu mandi apa tidur sayang lama sekali." Ren yang sudah kebelet tak tahan pun langsung masuk menerobos Alexa yang masih berdiri.


"Lah, ternayata kebelet manggil-manggil." Beo Alexa yang melihat Ren langsung berlari menuju closed.


Ketika Alexa mandi pintunya memang terkunci, membuat Ren tidak bisa masuk.


"Ah..akhirnya."Ucapnya sambil mengelus perutnya yang sudah merasa lega.


"Sayang kamu sudah mak_an." Ucapan Ren tersendat ketika melihat istrinya duduk di atas ranjang.

__ADS_1


"Sudah Mas." Jawab Alexa suara lembut, membuat Ren semakin menekan ludah nya susah.


Penampilan Alexa mampu membuat Ren tak berkedip, bahkan jakunnya naik turun.


"Sa-sayang kenapa pakai baju tidur itu." Suara Ren begitu tercekat, melihat penampilan Alexa yang menurutnya seksih, apalagi melihat belahan dada Alexa yang begitu menggodanya.


"Memangnya kenapa?" Alexa bertanya sambil berdiri, menghampiri suaminya yang sejak tadi diam di tempat. Ketika Alexa berdiri mata Ren membelalak melihat paha Alexa yang terlihat sangat terbuka, panjang gaun tidur yang Alexa pakai hanya satu jengkal diatas lutut.


"Sayang, aku tidak_"


"Sstt.." Jati telunjuk Alexa menyentuh bibir seksih Ren, begitu yang Alexa lihat. Karena sebenarnya bibir Ren begitu indah dan seksih.


"Maaf jika aku membuatmu tersiksa karena menahan hasrat selama ini." Alexa berbicara lirih didepan wajah Ren yang begitu dekat. "Mulai sekarang aku akan belajar untuk bisa menghilangkan tarauma itu, dan kamu harus membentuku." Alexa memajukan wajahnya, hingga bisa mencapai bibir Ren untuk dikecupnya.


"Mulai sekarang aku akan melayani mu sepenuhnya Mas." Tangannya mengelus pipi Ren.

__ADS_1


Jantung Ren berdebar-debar. senyum bahagia Ia tunjukan. "Baiklah, aku akan melakukannya dengan lembut." Setelah mengatakan itu Ren langsung menyambar bibir Alexa yang sejak tadi sudah menggodanya, ditambah pakaian yang Alexa pakai sudah membuat adik kecilnya mengeliat.


Alexa membalas pangutan bibir sang suami, mereka bercumbu dengan posisi masih berdiri dan Ren memeluk pinggang Alexa dan menahan tengkuk nya, memperdalam cumbuannya.


__ADS_2