Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Olah raga pagi


__ADS_3

Seperti yang Alexa katakan Ren mengambil jatah penutupnya ketika sudah selesai mengisi jatah perutnya.


Tidak tanggung-tanggung Ren mengambil jatah seperti di rapel.


"Mas Ahh." Alexa terus saja merintih dan mendesahh ketika suaminya mencumbu setiap inti tubuhnya, tanpa menghentikan kegiatan di bawah sana.


"Aku merindukanmu sayang..engh." Ren terus berpacu untuk yang kesekian kali.


Mereka masuk ke kamar pada pukul delapan malam, itupun Ren yang memaksa dan menggoda isterinya dengan kemesumannya.


Alexa yang masih membereskan meja makan tidak membuat Ren sabar menunggu, hingga dengan terpaksa Ren menggendong tubuh Alexa untuk di bawahnya masuk ke dalam kamar.


"Mas.. emph." Alexa meleguh dalam cumbuan bibir Ren, lidah dan bibir Ren selalu membuatnya tak bisa menahan gairah yang semakin memuncak.


"Ahh." Alexa mendesahh kuat ketika miliknya di sodok dengan kuat, apalagi Ren menekannya terlalu dalam membuatnya semakin tak kuasa menahannya.


"Mas akuh." Alexa terus saja menggelinjang seperti cacing kepanasan, merasakan miliknya yang semakin tak karuan.


"Sebentar lagi sayang.. ough" Ren semakin cepat berpacu untuk mengejar pelepasan yang sudah di ujung kepala.


Jam menunjukan hampir pukul dua belas malam dan mereka belum menyelesaikan ritual perang ranjang. Bisa kalian bayangkan berapa ronde Ren menggempur sang istri?


Otor nya gak mau bayangin🙈


"Massss Aargh." Tubuh Alexa mengejang dengan kedua kaki mengait erat di pinggang suaminya, peluh membanjiri seluruh tubuhnya.

__ADS_1


"Lexa... Arrghh.." Pada akhirnya Ren menembakkan benihnya ke dalam rahim Alexa dengan perasaan lega yang teramat nikmat.


Napas keduanya masih memburu kepala Ren bersandar di atas dada Alexa.


Meskipun tenaganya terkuras habis, tangan Alexa terulur utuk mengelus rambut basah sang suami.


"Sudah puas." Tanya Alexa dengan suara lirih, bahkan napasnya masih tersengal.


Ren tersenyum dan mendongak menatap wajah istrinya yang terlihat kelelahan namun bibir bengkak itu tetap tersenyum.


"Boleh lagi." Tanya Ren dengan mata yang menatap intens wajah sang istri.


Alexa mencebik. "Nanti aku tidak bisa jalan, dan tidak bisa ke kantor." Ucap Alexa dengan masih mengelus kepala Ren.


Ren menyanggah tangannya agar tubuhnya tidak terlalu menimpa Alexa.


"Mas emph." Alexa meleguh ketika di bawah sana yang masih menyatu mulai menusuk nya lagi.


"One more time.." Ucap Ren dengan menggigit bibir bawah Alexa.


"Engh.." Alexa tidak bisa berkata lagi ketika miliknya kembali di serang tanpa aba-aba, sungguh Alexa lelah namun sentuhan sang suami membuatnya tak bisa menolak melainkan menginginkannya lagi.


.


.

__ADS_1


"Sayang.." Ren mengusap pipi Alexa, mata isterinya itu masih terpejam rapat padahal waktu menunjukan pukul sembilan.


Tadi malam mereka bertempur hingga dini hari hingga sama-sama kelehan dan membuat keduanya langsung terlelap sesudah membersihkannya diri.


Pagi ini Ren bangun lebih awal, dirinya sengaja menyuapkan sarapan untuk sang istri yang sudah melayaninya tadi malam hingga membuatnya kelehan.


Alexa mengeliat namun masih tetap memejamkan matanya, membuat Ren gemas sendiri.


Cup


Cup


Cup


Ren mengecupi seluruh wajah Alexa tanpa terlewati, membuat Alexa terusik. "Massa aku masih ngantuk." Ucapnya dengan nada serak. Bahkan Alexa sama sekali tidak membuka matanya hanya bibirnya yang tersenyum geli, karena mendapat ciuman bertubi-tubi.


"Mau bangun atau aku bangunkan dengan cara lain." Ucap Ren berbisik di telinga Alexa.


Bisikan Ren membuat buku kuduk Alexa meremang." Baiklah kalau ingin di bangunkan." Ren bangkit membuat Alexa langsung membuka kedua matanya.


"No, mas aku mau bangun." Alexa langsung duduk ketika Ren akan membuka kaus yang dia pakai.


"Ck, sayang sekali padahal aku ingin olahraga pagi."


Bugh

__ADS_1


Alexa melempar bantal, tepat mengenai wajah Ren, membuatnya tertawa.


"Dasar suami mesum."


__ADS_2