Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Dua angsa


__ADS_3

"Sayang ingatkan kata dokter kamu tidak boleh kelelahan, dan ingat tidak boleh juga mak_"


"Iya mas, aku ingat bahkan kamu sudah lebih tiga kali mengatakannya." Jawab Alexa dengan cemberut.


Pasalnya sejak di dalam Ren selalu membuatnya malu dan kesal. Ren mananyakan masalah berhubungan ranjang boleh atau tidak nya, dan Ren mengadu pada dokter tentang dirinya yang suka memakan makanan pedas, semua itu membuat Alexa kesal dan mood nya tiba-tiba buruk.


"Tapi kan_"


"Mas stop, aku juga tahu yang terbaik untuk anak aku."


Brak


Setelah berkata Alexa langsung menutup pintu mobil dengan keras, membuat Ren memejamkan mata.


"Kenapa dia malah marah sih." Ren pun segera masuk ke dalam mobil sebelum Alexa bertambah marah, terkadang Ren juga lupa jika ibu hamil memiliki mood yang luar biasa dan karena mulutnya yang suka cepalas-ceplos membuatnya dalam masalah sendiri.


Alexa hanya diam dengan pandangan menyamping menatap luar jendela, hatinya dalam suasana buruk membuatnya malas bicara.


Ren yang fokus mengemudi melirik istrinya yang buang muka, dirinya juga merasa salah karena bicara yang membaut mood ibu hamil menjadi buruk, dan Ren baru menyesalinya sekarang karena dia harus bekerja keras lagi untuk mengembalikan mood Alexa yang buruk.

__ADS_1


Ren melajukan mobilnya kesuatu tempat dimana pasti Alexa akan suka, itu yang dia harapkan.


Meskipun jalan yang mereka lalui bukan menuju apartemen, tapi Alexa enggan untuk bicara bibir nya terkatup rapat tanpa suara.


Setelah lebih dari tiga puluh menit berkendara mobil hitam mewah milik Ren akhirnya berhenti di sebuah danau yang nampak masih asri.


Ren keluar dari dalam mobil dan membukakan pintu untuk Alexa. "Ayoo, kita sudah sampai." Ren mengulurkan tangan agar Alexa meraihnya.


"Kita dimana?" Sejak tadi baru sekarang Alexa mengeluarkan suaranya.


"Di tempat yang akan membuat mu lebih baik." Ucap Ren menuntun isterinya untuk lebih mendekat. Cuaca sedikit mendung jadi meskipun siang tidak membuat mereka kepanasan.


Mungkin datang kesini tepatnya sore hari, tapi karena mood Alexa tidak baik disiang hari Ren pun membawanya sekarang.


"Hu'um." Alexa melangkah maju untuk lebih dekat melihat danau dengan dua angsa yang berenang.


Angsa yang sedang menyatukan kepalanya itu membuat Alexa tertawa.


"Mas lihat angsa itu." Alexa menoleh ke belakang dimana Ren yang berjalan mendekatinya. "Sepertinya mereka angsa satunya sedang merayu." Ucap Alexa lagi sambil mengeluarkan ponselnya untuk mengambil gambar dua angsa itu.

__ADS_1


Cekrek


Alexa tersenyum senang melihat hasil jepretannya yang ternyata bagus.



"Ya sepertinya dia sedang merayu istrinya yang sedang merajuk." Ren memeluk Alexa dari belakang.


mencium kepala sang istri. "Seperti aku yang sedang berusaha mengembalikan mood istriku lagi." Ucap Ren seraya tersenyum.


"Ck, makanya jangan bikin macam-macem sama ibu hamil." Alexa mencubit kecil lengan Ren yang melingkar di perutnya.


"Bukan macam-macam tapi hanya ingin melakukan yang terbaik untukmu."


Ren tidak ingin terjadi sesuatu pada calon bayi dan juga istrinya, meskipun dalam keadaan ngidam tapi berlebihan itu juga baik dan Ren sedang menghindari hal tidak baik itu terjadi.


"Maaf Mas aku membuatmu repot." Alexa sedikit memutar kepalanya untuk melihat wajah suaminya.


Terkadang dirinya juga tidak bisa mengontrol emosi nya yang naik turun, apalagi jika sedang menginginkan sesuatu Alexa tidak bisa di cegah.

__ADS_1


"Tidak apa, asal masih di batas wajar aku akan turuti permintaan kalian." Ren memajukan wajah untuk meraih bibir istrinya, mengecupnya sebentar.


Siang yang tampak mendung membuat keduanya menikamati kebersamaan hanya dengan duduk diatas rerumputan hijau dengan pemandangan dua angsa yang saling berkejaran.


__ADS_2