Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Part54


__ADS_3

Yuda melihat Bimo yang keluar dari lift sendiri, segera menghampiri.


"Loh, Ale mana?" Tanya Yuda yang tak melihat Alena.


Bimo tidak menjawab dan pergi begitu saja, tidak memperdulikan Yuda yang bingung mencari keberadaan Alena.


"Duh, pasti terjadi sesuatu." Yuda segera mengejar langkah Bimo yang sudah lebih dulu keluar dari lobby apartemen menuju parkiran.


"Ehh..tungguin gue." Yuda segera masuk kedalam mobil Bimo ketika sahabatnya itu sudah menghidupkan mesin mobilnya, Yuda tahu jika Bimo sedang emosi dan marah. Melihat sudut bibir Bimo yang luka dan wajahnya yang menahan amarah sudah dipastikan pasti rencana mereka gagal untuk membuka aib Diki, apalagi Yuda tidak melihat adanya Alena bersama Bimo.


Bimo menginjak gas dalam membuat mobil mewahnya melaju dengan cepat, amarahnya belum reda bayangan Alena yang marah padanya masih berputar-putar diotaknya. Bimo kembali menambah kecepatan mobilnya membuat Yuda hanya diam menutup mulut rapat dan merapal doa yang dia bisa agar nyawa mereka selamat.


Beruntung keadaan jalan sudah sepi karena memang sudah tengah malam, dengan begitu Bimo bisa melampiaskan amarahnya dengan mengebut di jalan raya.


"Bim, nyebut Bim..ingat kita belum kawin." Yuda sudah ketakutan, bahkan keringat dingin sudah membasahi wajahnya. Kenapa juga dirinya tadi harus ikut masuk ke mobil Bimo, jelas-jelas dirinya juga membawa mobil sendiri. Dasar be*go


Bimo tidak perduli dan menulikan telinganya mendengar ucapan Yuda, dirinya hanya ingin melampiaskan kemarahannya.


Siitttt


Bugh

__ADS_1


"Ah s****.. Gila loe Bim..!!" Umpat Yuda memekik ketika tiba-tiba Bimo menginjak rem mendadak dan membuat jidatnya mencium dasboard depan nya.


Bimo keluar dari mobil membanting pintu dengan keras.


"Arrgghh..!!!" Berteriak sekuat tenaga di pinggir jalan yang sepi Bimo melampiaskan rasa dihatinya yang sejak tadi menyesakkan.


"Alennaa...!!!" Meneriakkan nama pujaan hatinya, Bimo jatuh dengan lemah dengan bertumpu pada lutut.


"Gue cinta loe Ale." Bimo bergumam lirih, rasanya semakin sesak ketika kembali mengingat ucapan Alena.


Yuda hanya menatap nanar sahabatnya itu, begitu dalam seorang Bimo yang terkesan cuek dan dingin mencintai seorang gadis.


Yuda mendekati Bimo yang sedang menundukkan kepala. "Loe boleh sedih Bim, tapi jangan putus asa." Yuda menepuk pundak Bimo. "Masih banyak cara untuk kita buat bongkar kebrengsekan si kadal buntung itu."


Bimo hanya diam, hanya perasan sesak dan kecewa yang dia rasakan saat ini. Bahkan rasanya lebih sakit ketika disaat Indira memilih Om nya sendiri ketimbang dirinya.


"Gue akan bantu loe, buat dapetin Neng Ale." Yuda tersenyum melihat Bimo menatapnya datar.


Alena membantu mengobati luka Diki, dirinya masih berada di apartemen Mega, Alena tidak tahu jika dirinya sedang dipermainkan oleh tunangannya.


Mega yang melihat perhatian Alena mengobati luka Diki semakin tidak suka dan muak.

__ADS_1


"Apa kita tidak sebaiknya pulang Mas." Tanya Alena sambil membereskan kotak obat.


Diki menatap Alena sekilas, meskipun masih ada rasa kesal namun mendapat kepercayaan Alena kembali sudah membuatnya merasa lega.


"Ya, sebaiknya kita pulang karena tidak enak dengan pak Wisnu dan istri kalau kita terlalu lama disini." Ucap Diki menatap wajah Mega sekilas.


Diki tidak perduli dengan Mega, karena baginya Mega adalah sebagai pemuas nafsunya saja.


"Sayang kamu tunggu diluar dulu, Mas mau bicara sebentar sama pak Wisnu." Ucap Diki yang sudah berdiri di ambang pintu, menyuruh Alena untuk menunggu diluar.


Alena mengangguk. "Iya Mas."


Setelah melihat Alena keluar Diki menatap tajam Mega, lalu mengeluarkan dompetnya untuk mengambil beberapa lembar uang dan diberikan kepada pria yang di sebutnya Wisnu tadi.


"Tutup mulutmu." Ucap Diki penuh peringatan.


Pria itu hanya mengangguk, dan mengucap terimakasih.


Mega yang melihat Diki pergi begitu saja tanpa bicara dengan nya mengepalkan tangannya kuat-kuat.


"Tunggu saja Diki." Ucapnya penuh rasa amarah.

__ADS_1


INGAT KALAU BELUM TINGGALIN JEJAK...BALIK LAGI YAAHH😌


Like...komen....kalian...😘😘😘😘😘


__ADS_2