Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Jatah penutup


__ADS_3

Hari, dan bulan mereka sudah lewati, meskipun pernikahan mereka baru seumur jagung dan masalah yang silih berganti menerpa rumah tangga mereka, tapi dengan adanya masalah kehidupan itu kini mereka menjadi lebih dewasa dalam menyikapi suatu hal.


Ren yang disibukkan dengan pekerjaan dan jabatannya sebagai CEO membuat Alexa begitu mengerti akan kesibukan suaminya, dan Alexa selalu memenuhi kebutuhan suaminya baik dari segi penampilan, perut dan di atas ranjang Alexa melakaukan nya dengan baik.


Alexa tidak ingin suaminya seperti pria lain yang mencari kepuasan diluar ketika mereka sama-sama sibuk, apalagi Ren sering keluar kota membuat Alexa selalu merasa was-was, meskipun dirinya percaya sepenuhnya tapi pikiran negatif terkadang juga menghampirinya.


Tak jarang Alexa selalu menghubungi Ren ketika sedang tugas keluar kota, dan Alexa selalu memberi perhatian untuk sang suami meskipun dalam hal kecil.


Hari ini Ren akan pulang dari kota J, dan Alexa sudah memasak makanan kesukaan sang suami. Setelah pulang dari kantor di antar oleh supir Alexa lebih dulu mampir ke supermarket untuk belanja.


Sejak kejadian tertabrak mobil, Alexa selalu di antar jemput oleh suaminya di mana pun dirinya berada, dan di antar sopir ketika Ren sedang sibuk dan tidak bisa menjemput.


"Mandi dulu deh, udah bau asem gini." Ucapnya sambil mencium keteknya sendiri yang sudah bau asem setelah seharian bekerja di tambah memasak menu yang disukai suaminya dan menu lainya.


Alexa memang wanita yang bisa memasak karena keadaan dirinya menjadi mandiri.


Jam menunjukan pukul setengah tujuh malam Alexa selesai membersihkan diri dan menunaikan kewajibannya. Dua hari Ren pergi keluar kota, itu tandanya satu malam mereka tidak tidur bersama dan membuat keduanya tidak bisa tidur nyenyak di tempat yang berbeda alhasil kebiasaan mereka menelpon dengan menggunakan Vidio call dan sama-sama terlelap dengan memandangi wajah masing-masing.

__ADS_1


Seperti masih ABG bukan?


"Mungkin sebentar lagi." Gumam Alexa ketika melihat jam sudah menunjukkan pukul tujuh, dan Ren bilang dirinya akan sampai di bandara sekitar pukul setengah tujuh.


Alexa menunggu semuanya di sofa ruang tamu, Alexa menyambut Ren dengan penampilannya yang sedikit mengunakan riasan, yang jelas Alexa berpenampilan berbeda ketika suaminya dirumah.


Tak lama Alexa mendengar bel apartemen berbunyi, mendengar itu Alexa mengerutkan keningnya kerena tidak biasanya Ren menekan bel, karena biasanya Ren langsung masuk.


Ceklek


Alexa membuka pintu, namun didepanya terdapat buket bunga besar yang menutupi wajah seseorang dibaliknya.


Alexa terharu, ternayata Ren ingat tanggal mereka menikah, dan Alexa saja tidak ingat.


"Mas, ini.." Alexa menatap Ren dengan penuh haru. "Untuk istriku yang aku cintai." Ren menyodorkan bunganya dan Alexa mengambilnya.


"Terima kasih Mas." Alexa berhamburan memeluk suaminya, dan Ren pun menyambutnya dengan senang hati sambil mengecup kening dan kepala Alexa.

__ADS_1


Mereka masuk ke dalam apartemen bersama, Ren merangkul pinggang sang istri.


"Hari ini aku memasak makanan kesukaan kamu." Alexa tersenyum lebar memperlihatkan makanan yang dia masak untuk menyambut sang suami.


"Wow.. ternayata aku juga di beri kejutan." Ucap Ren yang berbinar menatap menu makanan yang menggugah selera untuknya.


"Aku malah tidak tahu mas kalau hari ini kita menikah sudah genap enam bulan." Ucap Alexa menatap suaminya sendu.


"Tidak apa, kamu selalu ada untuk mas itu sudah cukup." Ren mengecup bibir Alexa, bibir yang sudah dua hari dirinya tidak menyentuhnya.


"Aku merindukanmu." Ren mengusap bibir Alexa yang basah sisa salivanya.


"Em, kita makan malam dulu." Alexa tersenyum dan menarik suaminya untuk duduk dimeja makan.


"Setelah ini mas boleh ambil jatah penutupnya." Ucap Alexa membuat Ren tersenyum lebar.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa LIKE DAN KOMEN nya gaesss... cuss ahh yang mau kasih hadiah author terima dengan senang hati..🤣🤣🤣🤣


__ADS_2