
Semakin hari Ren semakin manja, bukan Alexa yang manja tapi suaminya. Entah dari hal sekecil apapun membuat Ren begitu manja meminta Alexa memebantunya.
Kehamilan Alexa yang sudah tiga bulan membuat Alexa sudah tidak bisa menggunakan pakaian lamanya, dan harus membeli yang baru yang lebih nyaman dan longgar, apalagi di kantor belum banyak yang mengetahui jika Alexa adalah istri presedir CEO mereka. Dan karena melihat Alexa yang seperti berbadan dua membuat karyawan yang tidak tahu mulai mencibir atau mengunjing Alexa.
Tapi mereka hanya berani bicara di belakang Alexa tidak berani terang-terangan karena yang mereka tahu Alexa adalah kekasih atasannya.
Mita dan Gesya yang sering mendengar temannya di gosipkan ketika makan di kantin menjadi geram, jika saja Alexa tidak melarang mereka untuk melabrak pasti Mita dan Gesya sudah menyerang mereka habis-habisan.
Mereka diam karena Alexa tidak ingin membuat masalah dan berakhir mereka yang rugi sendiri.
__ADS_1
Sore hari ketika jam pulang kantor selesai Ren yang sudah tidak ada pekerjaan lagi ingin menghampiri Istrinya di lantai tujuh, karena waktu pulang masih sepuluh menit lagi.
Siang tadi mereka tidak makan bersama karena Ren ada bertemu klien di luar kantor dan Alexa makan siang dengan kedua teman nya, di tambah rekan pria yang lain. Jika Alexa makan di kantin maka Mita libur makan siang bersama sang suami dia lebih memilih menemani istri CEO mereka karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan ketika di kantin.
"Masih sakit." Tanya Gesya yang berdiri di samping Alexa duduk.
"Sudah tidak, terima kasih." Ucap Alexa.
"Mereka itu hanya iri, sudah lama mereka menaruh hati pada suamimu, tapi kamu menjadi pemenangnya padahal masih baru di kantor tapi bisa menggeser mereka semakin tak terlihat oleh pak CEO." Lagi-lagi Mita terus saja mengoceh dengan kekesalannya, hingga mereka tidak sadar jika ada orang yang mendengar pembicaraan mereka di ambang pintu.
__ADS_1
"Biarin aja mbak, mereka juga punya hak tapi mereka salah menargetkan suamiku." Alexa tersenyum sambil mengelus perutnya yang buncit.
"Iya, dan kamu memberi kesempatan pada mereka semakin ngelunjak dan semena-mena sama kamu." Gesya ikut menimpali dirinya juga geram dengan perlakuan tiga wanita dari divisi pemasaran yang mendorong Alexa di kantin tadi, beruntung Alexa terdorong diatas kursi sehingga tidak sampai membuat Alexa jatuh hanya merasa kram dan mulas di perutnya, mereka sempat membawa Alexa ke klinik terdekat beruntung tidak terjadi apa-apa, jika tidak mereka semua pasti akan kena masalah dengan atasan mereka.
"Mereka hanya sombong dan mengira diri mereka paling cantik di kantor ini, makanya para pria selalu melirik ketiga wanita yang no good attitude itu." Mita melirik ke empat pria yang mendengarkan ocehan Mita.
"Sudah mbak, jangan ngomel terus waktunya kita pulang." Potong Alexa, jika di biarkan Mita akan sampai besok pagi tidak selesai-selesai.
"Liat aja kalau besok aku ketemu mereka lagi, akan aku beri pelajaran."
__ADS_1
Ren pun hanya menyimak, ingin masuk namun tidak jadi keren mendengar apa yang sudah Mita katakan, tangannya mengepal kuat.
"Kalian tidak tahu siapa orang yang kalian hina."