Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Part33


__ADS_3

tok..tok..tok..


"Masuk."


Pintu terbuka muncul Alena yang membawakan bosnya minum.


Tadi Bimo menelpon, agar di bawakan kopi oleh Alena.


"Silahkan pak." Alena menaruh cangkir kopi diatas meja kerja Bimo.


Bimo nampak masih fokus pada kerjaannya, dan tidak menjawab ucapan Alena.


"Saya permisi." Alena menunduk dan berbalik ingin keluar.


Dengan cepat Bimo berdiri dan meraih tangan Alena, menarik nya hingga Alena terjerembab dalam pelukannya. Tangan Alena refleks menaruh nampan kosong yang iya bawa di depan dadanya hingga membuat mereka berdua tak saling menempel in*tim.


Tangan Bimo memeluk pinggang kecil Alena, wajah mereka begitu dekat hingga bisa merasakan hembusan nafas keduanya.


"P-pak." Wajah Alena hanya menunduk tidak berani menatap wajah bosnya.


Tubuhnya bergerak agar dilepaskan, tapi Bimo malah semakin mengeratkan pelukannya.


"Tatap aku Alena." Suara berat Bimo membuat Alena membeku, dirinya diam dan tak berani bergerak.


Tangan Bimo meraih dagu Alena agar mau menatapnya.

__ADS_1


Jantung keduanya sama-sama berdebar dengan mata terkunci satu sama lain. Mereka hanya diam lebih menikmati perasaan yang begitu membuat hati mereka bergejolak.


Telunjuk jari Bimo mengelus pipi Alena yang masih menatapnya. "Gue gak tau kenapa jantung gue selalu berdebar seperti ini jika berdekatan sama loe Ale." Bimo membawa tangan Alena menyentuh dada kirinya. Bisa Alena rasakan jika debaran jantung Bimo berdetak lebih cepat.


Mata Bimo tak lepas dari wajah Alena yang begitu dekat dengan nya. "Apa gue salah jika gue memiliki perasaan sama kamu Ale."


Alena menelan ludah mendengar ucapan Bimo, dadanya kembali berdebar lebih cepat.


"Gue tau, kamu juga ngerasain hal sama." Bimo menyentuh dada atas Alena dengan telunjuknya. "Jantung kamu juga ngak baik-baik aja Ale."


Alena nampak membeku, sebisa mungkin dirinya tenang agar jantungnya kembali berdetak normal.


Tangan Bimo menyentuh pipi Alena ibu jarinya mengelus kulit mulus Alena. Wajah Bimo semakin mendekat ketika melihat bibir tipis yang sudah membuat candu.


Alena memejamkan mata ketika lagi-lagi bibir bosnya nya itu menyentuh bibirnya, bahkan Bimo memberi sapuan halus di sekitar bibirnya.


Bibir Bimo bergerak memberi sesapan dan luamattan pada bibir bawah Alena, gigitan kecil Ia berikan agar Alena mau membuka mulutnya.


Bak gayung bersambut Alena menerima cumbuan yang Bimo lakukan, tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan lidah Bimo menerobos masuk kedalam rongga Alena. Lidah keduanya membelit satu sama lain, bertukar Saliva satu sama lain, Alena yang sudah terbuai mengalungkan tangannya di leher Bimo, dengan nampan yang sudah jatuh kelantai, membuat keduanya tak terusik dengan bunyi nyaring.


Bimo semakin menekan tengkuk Alena agar memperdalam ciumannya. Lidah nya menyusuri apapun di dalam mulut Alena. Decapan begitu terdengar menggoda di telinga Bimo, hingga membuatnya semakin semangat memberi luma*tan dan sesapan pada bibir Alena secara bergantian.


Alena meleguh ketika tangan Bimo mengelus punggungnya naik turun, membuat tubuhnya semakin tak berdaya.


"Emmh.." Alena merasa oksigen nya sudah habis, berusaha membuat Bimo berhenti.

__ADS_1


Tahu jika Alena kehabisan napas, Bimo menarik bibirnya untuk berhenti namun masih menempel di bibir tipis Alena yang kini sudah sedikit bengkak karena ulahnya.


Dada Alena naik turun mengatur napasnya yang berkejaran.


Alena menatap mata Bimo dengan bibir yang masih saling menempel. "I Love You." Bimo kembali mel*umat bibir Alena dengan rakus, dadanya semakin membuncah dengan Alena yang langsung menyambut ciumannya.


Jika sebelumnya Alena hanya diam, kini gadis itu ikut berperan dengan memberi balasan cumbuan yang dirinya lakukan.


Keduanya menikmati rasa yang selalu membuat jantung mereka berdebar. Alena yang juga merasakan hal yang sama melupakan jika dirinya sudah bertunangan dengan orang lain.


Biarlah mereka menikmati apa yang membuat hati mereka senang, karena esok tidak tahu apa yang akan terjadi.


.


.


πŸ™ˆAku gak liat,,tutup mataπŸ˜‚


.


.


Like...komen kalian jangan pelit gaesssssπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


__ADS_1


__ADS_2