
Alena memejamkan mata setelah melihat Diki sedang melakukan pekerjaan dengan kliennya.
"Sayang..kamu disini." Diki mendekati Alena yang berdiri diambang pintu.
Alena menatap dua orang yang duduk dengan bersebelahan.
"Masuklah, aku sedang bekerja.." Diki menarik Alena masuk. Alena bisa melihat jika raut wajah Diki biasa saja, dan pakaian yang Ia kenakan masih memakai pakaian ketika Diki keluar dari rumahnya.
"Kenalkan mereka klien aku, yang menelfon tadi." Diki mengenalkan Alena kepada dua orang yang di sebutnya klien itu.
"Mereka Pak Wisnu dan Bu Mega, pasangan suami istri." Ucap Diki pada Alena.
Alena tersenyum kaku Menatap dua orang yang sedang tersenyum padanya, Alena tidak bisa melihat senyum terpaksa yang ditampilkan oleh Mega.
"Mas kerja." Ucap Alena yang sejak tadi hanya diam kini bibirnya baru bisa berucap.
"Iya, sayang memangnya aku ngapain." Ucap Diki tersenyum dan mengelus rambut Alena.
Semua perlakuan Diki tak luput dari mata Mega yang menatap mereka sinis. 'si**lan'.
#Flasback
__ADS_1
Diki yang sempat curiga dengan ponselnya yang berdering dan Alena mengatakan salah sambung, dan tak lama ponselnya kembali berdering dan ternyata dari Mega.
Mega mengatakan jika dirinya menelpon tadi Diki hanya diam saja, dan dari situ Diki tahu jika Alena berbohong padanya, jelas diponselnya ada nama yang tertera ketika panggilan masuk.
Diki keluar dari rumah Alena, untuk menemui Mega dan memarahinya, karena sudah berani menelpon ketika dirinya sedang bersama Alena. Ya Diki memberi tahu jika dirinya sedang di rumah Alena, maka dari itu Mega ingin memberi sedikit pelajaran pada Diki, namun malah dirinya yang kena maki ketika Diki sampai di apartemen.
Di lobby Diki sudah menyogok penjaga yang bertugas menunggu lobby apartemen, jika ada yang mencarinya siapapun atau gadis yang Diki tunjukan fotonya yaitu Alena. Penjaga itu harus segera menghubunginya.
Dan benar saja, ketika Diki melampiaskan kemarahannya kepada Mega dengan bercinta, tak lama setelah beberapa menit selesai ponselnya berdering dan mendapat informasi bahwa ada yang datang menanyakan keberadaanya.
Dengan cepat Diki kembali memakai pakaian nya, begitupun dirinya juga menyuruh Mega, meskipun wanita itu seperti ogah-ogahan tapi menurut juga.
Mega sebenarnya ingin menjadi sekertaris Diki agar bisa selalu dekat dengan pria itu, namun Diki tidak mengiyakan karena hal itu terlalu beresiko bagi dirinya, kebutuhan Mega selama ini adalah dari Diki. Pria itu yang memenuhi semua kebutuhan Mega tanpa terkecuali, maka dari itu Mega tidak akan pernah melepaskan Diki.
#Flasback Of.
"Duduk sayang." Diki menyuruh Alena duduk di samping nya, tapi sebelum itu Alena menjerit tertahan.
"Auwss..!!" Karena dipaksa Diki duduk tak sengaja kaki Alena menyenggol gelas yang berisikan teh panas dan jatuh mengenai kakinya.
"Sayang..!!" Diki pun kaget dan langsung ikut berteriak.
__ADS_1
Mendengar suara Alena yang seperti kesakitan, Bimo yang sejak tadi menunggu diluar pun berlari masuk, takut jika terjadi sesuatu pada Alena.
"Ale..!!" Bimo berdiri diam di ambang pintu melihat pemandangan di depannya. Ada empat orang termasuk Alena.
Dirinya tidak tahu apa yang terjadi, namun melihat Alena yang menahan sakit dikakinya membuatnya tersadar dan mendekat.
"Sayang kamu tidak apa-apa?" Reflek bibir Bimo menyebut Alena dengan kata sayang. Membuat atensi Diki dan Alena menatap Bimo dengan raut wajah berbeda. Jika Alena menatap wajah Bimo seperti memohon, makan berbeda dengan Diki yang menatap tajam Bimo dengan perasaan kesal.
Bimo berjongkok didepan Alena, karena Diki masih duduk disamping Alena. Tangan Bimo terulur ingin menyentuh kaki Alena yang memerah karena ketumpahan teh panas namun belum sampai menyentuh langsung di tepis kasar oleh Diki.
"Jangan menyentuh milik saya.!!" Ucap Diki tegas penuh peringatan.
Bimo mengepalkan tangannya dengan erat, dirinya tidak tahu apa yang terjadi namun sudah dia pastikan jika kali ini dirinya tidak berhasil membuka kebusukan Diki.
.
.
Mohon bersabar ya para Reader kesayangan Author...moon maap Yee, ini bukan acara ikan terbangπ€£ jadi slow motion..ehhh maksudnya santai saja jangan di bawa baper...author punya banyak cara buat kasih Diki pelajaran biar mbak Ale bahagia..π.
Cinta Mas Bim-Bim lagi di uji, butuh perjuangan untuk mbak Ale tersayang....
__ADS_1
Jangan lupa tinggalin jejak kalian yang banyak, biar author semangat up Mucho-Mucho (Banyak-banyak)πππ