Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Menerima sepenuhnya


__ADS_3

Ren meletakkan Alexa di atas ranjang dengan perlahan, tanpa melepas pangutan bibir mereka. Sebisa mungkin Ren akan melakukannya dengan lembut, karena takut jika Alexa kembali mengingat kejadian waktu itu.


"Emph.. Rennn.." Alexa mendesahh ketika lidah Ren menyusuri rahang dan ke lehernya, bahkan Ren menyesap dan mengigit kulit lehernya membuatnya sedikit menjerit bercampur desahann.


Ren yang mendengar desahann Alexa semakin gencar untuk membuatnya tak berdaya hingga Alexa tidak bisa menolak keinginan sendiri.


Tangan Ren tidak tinggal diam, mengusap kedua bahu Alexa lembut, dan perlahan menurunkan tali kecil dari bahunya. Wanita itu tidak memakai dalaman terlihat dari bulatan kecil yang mencuat keluar membuat Ren ingin segera menghampirinya.


"Ouh..." Alexa meleguh dengan tubuh mengeliat, ketika lidah dan remasan tangan Ren berkerja bersamaan untuk memanjakan kedua kelembutannya yang masih sensitif.


"Ah." Alexa di buat menjerit tertahan, ketika lidah Ren bermain dengan cepat di atas pucuk kecil yang sudah mencuat keras itu. Alexa di buat panas dingin dengan rasa geli bercampur nikmat.


Meskipun pernah sekali melakukanya, tapi waktu kejadian kelam itu Alexa sama sekali tidak menikmati nya, hanya ada rasa sakit yang dia rasakan, dan sekarang Alexa merasakan gelayar aneh dalam dirinya hingga membuat pusat intinya terasa gatal dan berkedut.


"Ouah..Mas.." Alexa tak kuasa menahannya serangan yang Ren lakukan, kini tubuhnya sudah polos dengan bibir Ren yang sudah menyentuh setiap inci tubuhnya, pria itu begitu memanjakan tubuhnya dengan sentuhan.


"Kamu siap?" Suara Ren terdengar serak dan berat, bahkan napas pria itu sudah memburu.


Alexa pun menatap sang suami dengan tatapan sayu, apalagi melihat wajah Ren yang begitu panas ketika sedang menahan hasrat yang ingin disalurkan.

__ADS_1


"Em." Alexa menagguk, membaut senyum Ren terbit.


"Kau akan hati-hati." Ren mencium kening, dan turun kemata, kedua pipi dan terakhir bibir.


Perlahan tapi pasti Ren membuka pakaian yang dia kenakan, jika Alexa sudah polos maka dirinya batu saja akan.


Alexa menelan ludah ketika Ren membuka kaus yang dia pakai, dan terlihat dada bidang serta perut kotak yang begitu menggiurkan, tak heran suaminya memiliki badan bagus karena Ren sering oleh raga ketika ada waktu.


Alexa memalingkan wajahnya, ketika Ren membuka penutup terakhirnya. Dan Alexa bisa melihat betapa gagah dan tegak milik suaminya.


"Mungkin rasanya akan sedikit, sakit tapi tak sesakit waktu itu." Ucapnya lirih, dan merapikan rambut Alexa di wajahnya. "Kamu boleh, cakar ataupun gigit aku jika memang begitu sakit." Ucapnya yang begitu menatap Alexa memuja.


Perlahan tapi pasti Ren kembali melumatt dan mengusap bibir Alexa dengan penuh dan dalam, mengeksplor lidahnya didalam sana dan saling membelit.


Dada Keduanya semakin berpacu ketika milik mereka bergesekan saling menyentuh. Ren mengalihkan perhatian Alexa dengan cumbuan bibirnya, perlahan tangannya mengarahanka ke pusat inti Alexa yang sudah basah.


"Ough..Ssh.." Alexa mendesis di dalam cumbuan Ren, tubuhnya sedikit bergetar dan memejamkan mata erat, ketika merasakan sakit bercampur linu di bagian milikinya. Ren yang membuka mata pun, dengan cepat memberi Alexa ciuman lembut agar wanitanya melupakan kejadian yang mungkin sekarang sedang dia rasakan.


Ren bergerak lembut ketika dirasa Alexa sudah sedikit tenang, dan gerakan lembut itu semakin menuntut ketika suasana rintihan Alexa semakin sering, membuat gairah Ren semakin naik.

__ADS_1


"Mas, ah." Alexa membuka mata, ketika Ren memperlambat gerakanya. Dirinya yang ingin meledakkan sesuatu menjadi tanggung.


"Kenapa hm." Untuk pertama kali Ren bahagia melihat wajah istrinya yang memelas dan terlihat putus asa.


"Kamu_ Ahh" Alexa tersentak ketika Ren menghentakkan miliknya dengan tiba-tiba dan kuat.


"Kamu ingin ini." Ren bergerak dengan senyum merekah, menatap wajah Alexa yang gelisah, bibir wanita itu terus merancau indah di bawah tubuhnya.


"Mas, ahh..lebih cepat." Alexa mencekram lengan suaminya, ketika sesuatu ingin meledak dalam dirinya.


Ren yang mendengar permintaan Alexa semakin tak kuasa menahan yang sejak tadi ingin diledakkan, dan dirinya segera mewujudkannya.


"Oug..sayang kamu membuatku gila." Ren ikut merancau ketika milikinya dijepit kuat dan seperti diurut di dalam sana.


"Mas, akuhh aarghh.." Tubuh Alexa mengejang dengan wajah bercucuran keringat, tapi dirinya kembali menjerit ketika Ren semakin cepat menusuk miliknya kuat.


"Alexaaa.. arrghh.." Ren menekan dalam milikinya ketika ledak, rasa hangat seketika menjalar di dalam tubuh Alexa.


.

__ADS_1


.


Uhh... ahh..uhh..ahh, capek lah naik turu, naik turun terus🙈


__ADS_2