Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Nasi goreng pembawa berkah.


__ADS_3

Sesampainya dirumah Alexa langsung menuju ke kamar mandi, jam sudah menunjukan lima sore, dan setengah harian ini mereka berada di Mall.


Ren yang melihat istrinya diam tanpa kata, hanya menghela napas, sepertinya dia harus melakukan sesuatu untuk membuat mood ibu hamil itu kembali baik.


Rencananya besok Ren akan mengajak Alexa untuk periksa lebih lanjut ke dokter kandungan, ingin memastikan buah hati nya.


Ren berkutat di dapur, meskipun tidak bisa memasak dirinya tetap berusaha membuatnya agar sang istri kembali bahagia.


"Aduh, mata gue." Ren mengucek matanya dengan tangan. "Auwss, sial.!!" Ren berjalan ke wastafel untuk mencuci wajahnya.


Mengiris bawang merah saja membuat matanya perih, dan tanpa senagaja tangan yang untuk mengucek matanya, habis menyentuh bawang merah.


"Lexa, kamu harus tahu perjuangan ku memasak." ucapnya kembali berkutat di kompor. membuatkan nasi goreng spesial untuk sang istri, entah apa yang spesial jika Ren yang memasak.


Tiga puluh menit Alexa keluar dari kamar karena tidak melihat suaminya di kamar. Dia menuju dapur karena mencium bau sesuatu.


"Mas sedang apa?" Tanya Alexa dengan mendekati suaminya yang berdiri di depan kompor.


"Jangan mendekat sayang, kau duduk saja sebentar lagi selesai." Ucap Ren melarang Alexa untuk mendekatinya.

__ADS_1


Alexa menurut, meskipun tidak melihat dia tahu jika suaminya sedang membuat sesuatu.


"Mas masak untuk ku." Alexa bertanya sambil memakan Snack yang ada.


"Ya, untuk istriku tercinta." Ren tersenyum dan mendatangi Alexa dengan membawa satu piring berisikan nasi goreng. "Taraaaa...nasi goreng spesial buatan ku." Senyum Ren mengembang karena dia berhasil membuat nasi goreng tanpa gosong.


Alexa tersenyum lebar, air liurnya sudah ingin menetes karena melihat nasi goreng yang menggiurkan untuk dimakan.


"Sayang lap air liurmu." Ucap Ren menyentuh sudut bibir Alexa, ternayata kelakuan ibu hamil seperti ini.


"Heee,,aku sudah ngak sabar untuk memakannya." Alexa menyengir.


Dengan semangat Alexa menyendok satu suap masuk ke dalam mulutnya, "Bagaimana enak?" Tanya Ren dengan tidak sabar, melihat reaksi Alexa.


"Em.." Tanpa menjawab Alexa kembali memasukkan lagi ke dalam mulutnya, hingga berulang-ulang membuat Ren menelan ludah kasar ingin makan juga.


"Aku mau mencoba." Ucapnya meraih sendok sendiri dan memakanya.


"Emph.." Ren langsung meraih tisu dan mengeluarkan nasi yang berada di mulutnya. "Sayang jangan diteruskan." Ren meraih gelas minum Alexa, menegaknya hingga habis.

__ADS_1


"Jangan di makan, rasanya tidak enak." Ren menarik piring Alexa, tapi di tahan. " Jangan mas, ini enak aku mau habiskan." Alexa menahan nya tidak rela.


"Rasanya tidak karuan, dan asin. Aku tidak mau membuat mu dan anak kita celaka." Ren kekeh ingin mengambil, tapi Alexa bersikeras.


"Massss." Alexa merengek dengan mata berkaca-kaca, membuat Ren terenyuh.


Rasa nya sama sekali tidak enak,asin tapi kenapa Alexa makan begitu lahap.


Ren hanya bisa menatap Alexa makan dengan wajah negeri, setelah selesai apa yang akan Alexa rasakan.


"Ahh, kenyang juga." Alexa mengelus perutnya yang kebayang. "Enak yang sayang, masakan buatan papa." Ucap Alexa mengelus perutnya dengan senyum.


Ren hanya diam dengan wajah khawatir. "Kalian tidak apa-apa kan?" Tanyanya cemas.


"Tidak," Alexa berdiri dan menghampiri suaminya. "Sekarang aku sudah kenyang, dan aku menginginkan suamiku, karena sudah membuatkan ku nasi goreng enak." Ucap Alexa dengan wajah merona malu, tapi dirinya tidak bisa menahannya.


Wajah Ren yang awalnya khawatir kini bibirnya tersenyum lebar.


"Di kamar." Alexa mengangguk malu."Let's go." Ren langsung menggendong tubuh Alexa, dirinya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan.

__ADS_1


'Nasi goreng pembawa berkah,, asiikk' Ren pun senang bukan kepalang


__ADS_2