Pembantuku Canduku 2

Pembantuku Canduku 2
Part81


__ADS_3

"Sayang kenalin, istri Om aku." Bimo melepas pelukannya pada Indira dan meraih tangan Alena untuk mendekat.


"Hay.." Indira langsung memeluk Alena. "Selamat ya, kamu berhasil menaklukkan beruang kutub." Ucap Indira tertawa. "Selamat datang di keluarga Adhitama." Ucap nya lagi.


"Iya..mbak." Alena hanya tersenyum.


"Mama." Suara bocah kecil mendekat kearah mereka, ternyata Beby Aldrick.


"Om.." Bimo menyapa Allan. "Hay ganteng, sini sama uncle." Ucap Bimo yang meraih Aldrick dari gendongan Allan.


"Kamu sudah lama?" Allan pun tersenyum pada Alena.


"Baru saja, Oma dimana?" Tanya Bimo.


"Lagi di kamar sebentar lagi pasti turun." Ucap Indira. "Alena sini, ayo kita makan malam bersama." Indira mengajak Alena menuju meja makan.


"Sudah pantas Bim." Ucap Allan yang melihat Bimo bermain dengan putranya.


"Masih ontheway Om." Ucap nya dengan senyum.


"Papa dan Mama mu sudah tahu?" Allan mengelus kepala putranya yang asik memainkan mobilnya.


"Belum, besok baru mau ke rumah." Bimo menatap Allan.


"Bimo..kamu datang?" Lili yang baru turun kebawah melihat cucunya yang jarang sekali ketemu dan sekarang berada di rumahnya.


"Oma.." Bimo langsung berdiri dan memeluk Oma Lili. Aldrick sedang duduk di atas karpet bulu.

__ADS_1


"Apa kabar Oma?" Ucap Bimo setelah merenggangkan pelukannya.


"Baik sayang, kamu apa kabar?" Lili menyentuh wajah cucunya.


"Dia baik mah, bahkan sangat baik...lihat saja wajahnya tidak lagi seperti kanebo kering." Ucap Allan bermaksud menyindir.


Lili tersenyum. "Kamu sendiri?" Tanya Lili yang memang belum tahu jika cucunya sudah menikah.


"Ada yang ingin aku kenalkan sama Oma." Bimo menuntun Lili menuju meja makan, sedangkan Allan menggandeng tangan putranya.


"Kamu beruntung Len, bisa dapetin beruang kutub itu, padahal bemo bajaj tidak pernah dekat dengan wanita kecuali aku." Indira bercerita dengan Alena yang membantunya menyiapkan hidangan di atas meja.


Jangan lupakan wajah Indira yang selalu tersenyum senang melihat sahabat baiknya sudah memiliki teman hidup.


"Bagaiman kalian bisa menikah, iss..si Bemo nyebelin kenapa aku tidak diberi tahu." Ucap Indira kesal, mengingat sahabatnya menikah tapi dirinya tidak diberi tahu.


"Sayang.."


Beruntung suaminya datang, jadi dirinya tidak perlu menjawab pertanyaan istri om nya itu.


"Oma kenalin Alena..istri aku." Ucap Bimo memperkenalkan Alena pada Oma Lili.


"Apa? istri? yang benar kamu kalau bicara." Lili menatap cucunya tidak percaya, dan melihat gadis cantik yang sedang di rangkul cucunya.


"Maaf Oma, Bimo tidak tidak sempat memberi tahu Oma kalau Bimo sudah menikah." Ucap Bimo dengan wajah masam.


Lili tidak bisa berkata-kata lagi, namun kakinya melangkah mendekati Alena yang berdiri disamping Bimo dengan wajah menunduk.

__ADS_1


"Siapa nama kamu Nak?" Tanya Lili menyentuh dagu Alena agar melihat nya.


"A-alena Oma." Alena gugup.


Lili langsung memeluk cucu menantunya itu.


Alena sendiri kaget dan membeku ketika tiba-tiba dipeluk, tapi mendengar ucapan Oma tangannya terangkat untuk menerima pelukan Oma nya.


"Benar kamu istri cucu Oma?" Tanya Lili setelah melepas pelukannya.


Alena mengangguk. "Iya Oma, saya istri Bimo." Ucap Alena tersenyum.


Tak disangka Oma Bimo menerima dirinya.


Allan dan Indira saling merangkul dengan senyum bahagia, karena Lili menerima pernikahan mendadak yang dilakukan Bimo.


"Dasar cucu kurang ajar."


"Aduhh..auwss..sakit Oma." Bimo memegangi telinganya yang di jewer oleh Lili.


Lili yang kesal pun melepaskan jeweranya di telinga Bimo.


"Jelaskan sama Oma, dasar cucu tidak tahu diri." Omel Lili namun malah membuat mereka tersenyum.


Mereka pun duduk di meja makan bersama, sambil mendengarkan cerita Bimo, kenapa tiba-tiba menikahi Alena dan tidak memberi tahu keluarga.


Oma Lili menggelengkan kepalanya, tak percaya jika cucu cuek dan dingin itu bisa memiliki istri secepat ini, bahkan Lili sendiri juga tahu jika Bimo tidak pernah dekat dengan seorang gadis selain Indira dahulu, yang sekarang me jadi menantunya.

__ADS_1


Tak disangka, cucu pertama nya itu malah sudah menikah tanpa ada keluarga yang tahu, kecuali Allan.


__ADS_2