
"Sayang.." Bimo mengelus pipi Alena.
Pagi ini Bimo bangun lebih dulu, dan sepertinya istrinya itu kelelahan akibat pergumulan panas mereka tadi malam.
"Ale.."
Cup
Bimo mengecup bibir Alena yang terbuka sedikit membuat nya gemas.
"Eng.." Alena meleguh tapi matanya masih saja terpejam.
Bimo terkekeh sendiri melihat tingkah istrinya yang sama sekali tidak terganggu dengan dirinya.
Bimo beranjak dari ranjang jam masih pukul setengah enam pagi, dirinya segera masuk kedalam kamar mandi.
Tak lama mata Alena perlahan terbuka, duduk bersandar di dinding ranjang, Alena mengguyar rambutnya kebelakang.
"Ouh..kenapa badanku sakit semua." Alena menggerakkan tangan dan tubuhnya.
"Shh..kenapa rasanya jadi seperti ini." Alena menggigit bibir bawah nya ketika di bawah sana terasa perih.
Ceklek.
Pintu kamar mandi terbuka, Bimo keluar dengan hanya menggunakan handuk yang melilit pinggangnya untuk menutupi aset singkong Thailand nya.
"Kamu sudah bangun" Bimo berdiri disamping ranjang dengan tangan mengusap rambutnya yang basah dengan handuk kecil.
"Emh.." Alena menatap tubuh suaminya yang begitu menggoda ketika selesai mandi.
"Mau mandi?" tanya Bimo dengan mengalungkan handuk dilehernya.
Alena hanya mengangguk tanpa menjawab, karena terpesona dengan tubuh suaminya yang bertelanjang dada dengan sisa air yang belum mengering.
__ADS_1
Bimo hanya tersenyum melihat Alena yang menatapnya tak berkedip.
Grep.
Tanpa aba-aba tubuh Alena sudah melayang di gendongan Bimo.
"Ahkk." Alena sontak langsung menutupi buah dadanya yang terpampang jelas di depan suaminya, karena selimut yang Ia kenakan Bimo jatuhkan.
"Kenapa ditutupi, aku sudah melihatnya bahkan merasakannya." Ucap Bimo dengan wajah mesum.
Alena mendelik kan matanya menatap wajah suaminya.
Bimo menurunkan tubuh Alena kedalam balthub dan mengisinya dengan air hangat.
"Mau aku mandiin." Ucap Bimo penuh rencana.
Alena langsung menggeleng. "Tidak, aku bisa mandi sendiri.
Namun bukan Bimo namanya jika mendengarkan ucapan istrinya.
"Mandi dengan istri pahala yank." Ucap Bimo yang duduk di belakang Alena.
"Engh.." Leguhan Alena terdengar lirih.
Tangan Bimo meremas dada Alena yang sudah menjadi candunya, bibirnya menciumi tengkuk hingga punggung belakang Alena, memberikan tanda merah disana.
"Bim..ahh.." Alena mendesis lirih ketika pucuk dadanya dipilih oleh jari nakal Bimo.
Sudah pasti kalian tahu jika pengantin baru itu mengulangi pergumulan panas Meraka pagi ini.
Bimo membalikkan tubuh Alena, dengan gerakan cepat bibirnya menyambar bibir Alena rakus.
Mengabsen setiap deretan gigi Alena, Bimo mengulum lidah dan bibir Alena bergantian.
__ADS_1
Tangannya terus saja bergerak mencari mainan yang membuat istrinya menggerang nikmat.
"Ahh..engh." Alena memejamkan mata merasakan miliknya dibawah sana berkedut-kedut.
Tangan Bimo menyentuh pinggang Alena, sedikit mengangkat dan mengarahkan singkong premium milikinya ke inti Alena.
"Bim..ahh." Tubuh Alena bergetar bersama milik Bimo yang melesak masuk dengan begitu dalam.
"Emh..bergerak sayang." Alena berpegangan pada pundak suaminya namun masih belum bergerak.
"Ale..berger_shh..ahhh.." Bimo mendessahh dalam ketika Alena langsung menggerakkan bokongnya maju mundur.
"Ahh..enak.. sayang ouhh.." Bimo semakin merancau ketika Alena sedikit menggerakkan tubuhnya lebih cepat.
"Emh..aku.." Alena menyentuh dadanya sendiri ketika tangan Bimo membantunya bergerak naik turun.
Bimo menatap wajah istrinya yang sudah terbakar gairah dengan menggigit bibir bawahnya, karena milik nya terlalu enak didalam sana.
Dada Alena membusung ketika Miliknya terasa gatal dan berkedut.
Bibir Bimo mengulum pucuk dada Alena, dengan tangan Alena yang terus meremas kedua miliknya.
"Sayang..ahh..faster." Tangan Bimo semakin cepat membantu Alena bergerak, dirinya sudah tak tahan ketika gelombang pelepasan sudah di ujung.
"Shh.. Bim aku..Arghh.." Alena mendongak dengan dada membusung, ketika pelepasan meledak bersamaan dengan suaminya.
"Emmh..Ale.." Bimo menggerang di belahan dada Alena dengan napas memburu.
Keduanya kembali mengulangi percintaan panas tadi malam, mandi yang biasa nya hanya beberapa menit kini menjadi hampir dua jam.
.
.
__ADS_1
Weslah..yang jomblo jangan di skip..ehhh🤣🤣🤭