
Memiliki suami seorang pemimpin perusahaan besar bukanlah cita-cita Alexa, dulu dirinya tidak ingin meminta lebih untuk jodohnya. Alexa yang terlahir dari keluarga biasa saja tidak mengharap mendapatkan suami yang kaya raya.
Tidak ada yang bisa menolak kehendak takdir. Jodoh, maut, dan rezeki Tuhan sudah mengatur nya demikian rupa.
Alexa menatap wajah suaminya, mereka berjalan bersama memasuki hotel di mana suaminya akan menghadiri undangan dari klien nya. Dengan tersenyum Alexa setia mengandeng lengan sang suami sejak turun dari mobil. Kini dirinya tahu jika dirinya adalah wanita yang beruntung mendapatkan Birendra Seno Bagaskara.
Pertemuan yang tidak berkesan, bahkan membuat luka trauma untuk dirinya,, justru mengantarkannya ke sebuah kehidupan pernikahan yang tidak pernah dia mimpikan.
Berawal dari pelecehan dan pernikahan yang terpaksa, tanpa dia tahu justru mengantarkannya pada pria tampan, mapan dan kaya raya, bahkan pria itu benar-benar mencintainya. Ren yang dia kenal pria arogan dan kasar mampu membuatnya luluh dengan ketulusan yang dia berikan di saat mereka tinggal satu atap, bahkan pria itu membuatnya merasa nyaman.
"Sayang, jangan liatin aku seperti itu terus." Ren berbisik menatap Alexa dengan senyum.
Bukannya risih, tapi Ren tidak kuasa menahan sesuatu, ketika melihat senyum teduh sang istri.
"Kenapa? apa kamu lebih suka di lihat wanita lain seperti itu." Arah mata Alexa mengedar ke beberapa wanita yang hadir di acara itu, mereka menatap suaminya sejak pertama datang, mungkin mereka ingin disapa oleh pria seperti suaminya.
Ren pun ikut mengedarkan pandangannya, dan dirinya hanya geleng kepala, ternayata isterinya sejak tadi menahan rasa kesal.
"Mereka yang melihat, bukan aku." Ren mencubit ujung kecil Alexa. "Dimataku hanya kamu yang terlihat." Ucapnya dengan merangkul pinggang Alexa.
Alexa membuang wajahnya dengan menahan senyum, tapi guratan tersipu di wajahnya bisa Ren lihat.
"Meskipun banyak wanita yang menginginkan suamimu ini, percayalah hanya kamu yang suamimu inginkan." Lagi-lagi Ren membuat Alexa terharu.
__ADS_1
"Ish, Gombal." Alexa tertawa dengan memukul dada bidang sang suami, hatinya bahagia mendengar ucapan sang suami.
"Gombal itu kain buat lap sayang."
"Malah ngelawak." Alexa menatap suaminya kesal.
Ren malah tertawa. "Muka kamu gak pentas ngelawak, kaku." Alexa terkekeh.
.
.
Setelah pulang dari acara yang suaminya hadiri, Alexa meminta suaminya untuk mengantarkannya ke sebuah pasar jajanan pinggir jalan.
"Mas, aku boleh pesan itu." Alexa menunjuk makanan yang menurutnya tidak pernah Ia jumpai di Jakarta, meskipun di pasar tradisional tapi tidak ada makanan seperti itu.
Ren menatap makanan yang istrinya tunjuk, "Apapun boleh, asal kamu makan." Ucap Ren.
Alexa tersenyum sumringah, dia memesan beberapa makanan yang menurutnya enak, sedang kan Ren hanya memesan minuman hangat seperti wedang jahe.
Ren mengajak istrinya untuk menunggu di kursi dan meja yang disediakan.
"Udara sangat dingin, tidak baik untuk kamu." Ren memakaikan jasnya di tubuh Alexa, meskipun Alexa tidak memakai gaun terbuka.
__ADS_1
Alexa tersenyum, "Terima kasih mas." Dan Ren membalas senyuman itu, lalu kembali duduk di kursinya.
Mereka menghabiskan waktu di alun-alun pinggiran kota, semakin malam suasana disana semakin ramai, apalagi malam ini ternyata ada pesta kembang api.
Orang-orang berbondong-bondong untuk melihat pertunjukan kembang api, dan keberuntungan bagi keduanya yang datang kesini. Apalagi Ren yang melihat wajah bahagia sang istri.
Alexa berdiri ketika kembang api mulai dinyalakan, dan Ren ikut berdiri di samping sedikit kebelakang agar bisa memeluk Alexa.
"Wahh.." Mata Alexa berbinar dengan senyum terus mengambang, bahkan Alexa sempat melompat kecil sangking bahagianya.
"Kamu senang." Bisik Ren di telinga Alexa, karena suasana riuh ramai dengan teriakan pengunjung.
"Iya mas, aku suka." Alexa membalikkan tubuhnya untuk menatap suaminya.
Ren pun mengelus wajah Alexa lembut. "Mas..I love you."
.
.
Hay reader ku, sehat selalu yaah...
Jangan lupa, LIKE, KOMEN, kalian gaess.. bila perlu kalian kirim hadiah biar otor hari ini khilaf banyak ..wkwkwk...
__ADS_1