Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 139. Kesembuhan Ma Guang


__ADS_3

Di sekte Bambu Kuning.


Setelah beberapa hari telah di lalui, akhirnya Su Tian sudah bisa menguasai teknik yang di ajarkan oleh Ma Guang.


Su Tian kini sudah sangat merasa yakin dengan pencapaiannya tersebut.


Sehingga dirinya sudah siap untuk menyembuhkan luka dalam yang di derita oleh Ma Guang.


Akhirnya Su Tian menghentikan latihannya dan bermaksud untuk langsung menemui Ma Guang.


Saat melihat Su Tian sudah menghentikan proses latihannya, Su Pang langsung bertanya kepada adiknya itu.


"Mengapa kamu sudah berhenti untuk melakukan pelatihan? Apakah kamu sudah bisa menguasainya secara sempurna?".


Mendengar pertanyaan Su Tian serta melihat mimik muka kedua saudaranya yang lain seakan menanyakan hal yang sama juga. Akhirnya Su Tian langsung memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut untuk menghilangkan rasa penasaran yang ada di dalam hati ke tiga saudaranya itu.


"Iya! Aku sudah bisa menguasainya dengan sempurna, sehingga aku sudah siap untuk menyembuhkan luka dalam Guang'er".


Akhirnya ketiga wajah orang tua tersebut langsung berubah menjadi sangat senang dengan apa yang di capai oleh Su Tian.


Su Tian langsung berjalan masuk menuju ke kamar dimana Ma Guang berada dan di ikuti oleh tiga orang saudaranya.


Setelah sampai di aula kediaman Ma Guang, mereka berempat langsung di sambut oleh para leluhur, patriak dan juga para petinggi sekte lainnya.


Su Tian langsung di berondong dengan puluhan pertanyaan mengenai pencapaian dalam pelatihannya.


Pria tua itu pun langsung menjawab seperti jawaban yang dia sampaikan kepada ke tiga saudaranya.


Wajah para leluhur, patriak dan juga para petinggi sekte langsung berubah menjadi ceria dan semuanya menaruh harapan mereka kepada Su Tian.


Su Tian langsung mengajak tetua agung dan juga tetua penegak hukum untuk masuk bersamanya kekamar agar bisa membantu dirinya.


Akhirnya Su Tian melanjutkan langkah kakinya untuk memasuki kamar Ma Guang dan di ikuti oleh kedua orang tua yang di ajaknya.


Pria tua itu pun langsung di sambut oleh empat orang wanita muda yang melakukan juga hal yang sama dengan orang - orang yang Su Tian temui.


Su Tian pun langsung memberikan jawaban serta menyuruh kepada tiga orang wanita muda tersebut untuk mempersiapkan diri mereka agar bisa membantu saat di perlukan.

__ADS_1


Sedangkan gadis yang satunya lagi, yaitu Xia Jiao, dia akan membantu Su Tian di dalam melakukan teknik penyembuhan terhadap Ma Guang.


Tubuh Ma Guang langsung di siapkan dalam posisi duduk oleh tetua agung dan juga tetua penegak hukum sambil menyalurkan energi tenaga dalam milik mereka masing - masing saat pil yang di buatkan oleh Xia Jiao di masukkan kedalam mulut Ma Guang.


Su Tian langsung memulai teknik penyembuhan terhadap luka dalam Ma Guang.


Xia Jiao selalu memperhatikan Su Tian sambil memerintahkan kepada ketiga orang gadis lainnya untuk mengambil setiap apa yang di butuhkan oleh gurunya dan juga kedua tetua tersebut.


Proses tersebut berlangsung selama beberapa jam hingga membuat tenaga dalam dari ketiga orang tua tersebut sangat terkuras.


Xia Jiao langsung memberikan pil untuk mengembalikan energi tenaga dalam milik ketiganya hingga selesai proses penyembuhan luka dalam Ma Guang.


Pendekar muda itu pun langsung terbatuk dan mengeluarkan darah yang berwarna hitam dari mulutnya yang di sertai dengan kesadarannya yang kini sudah kembali.


Kedua tetua pun tetap menyalurkan energi tenaga dalam milik mereka berdua agar seluruh darah hitam yang berada di dalam tubuh Ma Guang keluar sepenuhnya.


Setelah Ma Guang sudah tidak lagi memuntahkan darah yang berwarna hitam tersebut, ke tiga orang tua tersebut langsung menghentikan apa yang mereka lakukan.


"Ma Guang...!!!".


"Pendekar Ma...!!!".


"Guang'er...!!!".


"Terima kasih atas semua yang kalian lakukan kepadaKu..."


"Guang'er...!!! Kamu jangan dulu terlalu banyak bergerak dan menggunakan energiMu...kamu harus beristirahat terlebih dahulu agar bisa memulihkan kondisi kesehatanMu". Ucap Su Tian memotong perkataan Ma Guang.


"Baiklah guru...!!!". Ucap Ma Guang mengiyahkan apa yang gurunya katakan.


Pemuda itu langsung duduk bersila serta di berikan pil untuk pemulihan energi tenaga dalam oleh Xia Jiao dan pemuda itu langsung bermeditasi.


Su Tian langsung mengisyaratkan kepada semua yang ada di dalam kamar tersebut untuk keluar meninggalkan pemuda itu sendiri.


Saat mereka keluar dari kamar Ma Guang, puluhan pasang mata sedang menatap ke arah mereka dengan penuh tanda tanya.


"Saat ini Guang'er sudah siuman dan sedang bermeditasi untuk memulihkan kesehatannya". Ucap Su Tian langsung memberikan penjelasan kepada puluhan orang yang sedang menatap ke arah mereka.

__ADS_1


Akhirnya semua orang yang berkumpul di aula kediaman Ma Guang langsung merasa gembira dengan kabar yang baru saja di katakan oleh Su Tian.


Makanan serta minuman terus tersedia di meja yang telah ada untuk di nikmati oleh para petinggi sekte tersebut sambil menunggu Ma Guang keluar dari kamarnya.


Mereka kini hanya kembali ke kediaman mereka masing - masing saat akan membersihkan tubuh mereka, tetapi mereka akan segera kembali lagi ke kediaman milik Ma Guang.


Setelah dua hari Ma Guang melakukan meditasi, akhirnya luka dalam di tubuhnya langsung sembuh total.


Ma Guang pun langsung membersihkan tubuhnya serta mengganti pakaiannya dan bergegas keluar dari kamarnya untuk menemui semua orang yang sedang menunggu di aula kediamannya.


"Guang'er...!!!". Ucap semua orang yang melihat Ma Guang saat sedang mendekati mereka sambil berdiri untuk menyambut pemuda tersebut.


Wajah semua orang penuh dengan kebahagiaan saat melihat Ma Guang yang kini sudah sembuh total.


"Semuanya mohon duduk kembali dan silahkan melanjutkan aktivitas kalian masing - masing". Ucap Ma Guang.


Para petinggi sekte dan juga orang - orang terdekat Ma Guang langsung duduk kembali dan melanjutkan aktivitas mereka untuk menikmati hidangan yang telah tersedia di depan mereka.


Ma Guang pun langsung duduk di tempat yang telah tersedia untuknya.


Pemuda itu juga langsung menikmati hidangan yang ada dengan penuh semangat.


Hal itu di akibatkan karena sudah beberapa hari Ma Guang tidak pernah menyentuh makanan apa pun selain mengkonsumsi pil yang di buat oleh Xia Jiao.


"Bagaimana dengan kesehatanMu, apakah sudah kembali seperti sedia kala?". Tanya patriak.


"Iya! Saya merasa kesehatan serta energi tenaga dalamKu kini sudah kembali seperti biasanya". Jawab Ma Guang.


"Bagaimana dengan keadaan politik di kerajaan Qi akhir - akhir ini? Apakah ada sesuatu yang telah terjadi?". Lanjut Ma Guang.


"Guang'er! Saat ini diriMu berfokus saja untuk pemulihan atau peningkatan tenaga dalam milikMu saja, biarkan kami yang akan mengurus situasi yang akan terjadi nanti". Ucap Patriak.


"Iya! Itu sudah pasti untuk aku lakukan, tetapi setidaknya aku juga harus mengetahui perkembangan situasi politik di kerajaan Qi ini". Ucap Ma Guang menimpali perkataan patriak.


Mendengar perkataan Ma Guang, akhirnya patriak dan juga orang - orang yang berada di tempat itu langsung menjelaskan situasi yang kini sedang terjadi, dimana kerajaan Lu sedang melakukan serangan ke wilayah kerajaan Qi.


Setelah mendengar setiap penjelasan dari para petinggi sekte, Ma Guang pun menyadari akan pengaruh yang di hasilkan oleh karena perselisihan yang terjadi di antara dirinya dan juga sang raja.

__ADS_1


"Dengan situasi yang sedang terjadi tersebut, sebaiknya kita tetap harus memperkuat kemampuan bertempur pasukan yang kita miliki, dan juga kita harus lebih memperkuat lagi penjagaan di tiga kota yang kita kuasai". Ucap Ma Guang.


~Bersambung~


__ADS_2