
Setelah selesai meyakinkan jenderal pasukan ras Ular, Feng Xuan pun segera berpamitan dengan She Jingwei untuk kembali ke Benua Tengah dan akan melanjutkan perjalanannya menuju ke Benua Barat.
Sedangkan jenderal She Jingwei bersama pasukannya kini mereka juga telah mempersiapkan diri untuk berangkat menuju ke Benua Utara.
Jenderal She Jingwei pun kini berpamitan dengan Kepala keluarga Bangsawan Lai untuk berangkat ke Benua Utara.
Kepala keluarga Bangsawan Lai tidak bisa mencegah keinginan dari sang jenderal itu.
Dia hanya bisa mengiyahkan dan mengantar mereka hingga ke pintu gerbang kediaman keluarga Bangsawan Lai.
"Semoga perjalanan Penguasa ke Benua Utara berjalan dengan lancar". Ucap sang kepala keluarga bangsawan Lai melepas kepergian pasukan ras Ular surgawi.
Pasukan yang di pimpin oleh She Jingwei segera melesat dan bergerak kearah utara.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka yang telah memiliki kekuatan yang setara dengan Dewa Sejati itu.
She Jingwei segera membuka portal ruang dan waktu sehingga bisa tiba di Benua Tengah.
Setelah itu dia melanjutkan lagi untuk membuka portal menuju ke benua utara.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, kini pasukan yang di pimpin oleh She Jingwei telah tiba di dekat wilayah bekas markas pasukan Api Angin.
Setelah itu, pasukan ras Ular segera melesat ke arah timur untuk menuju ke markas sekte Naga Surgawi.
Hanya dalam waktu beberapa menit saja, pasukan ras Ular kini sudah memasuki wilayah hutan dimana markas sekte Naga Surgawi berada.
Pasukan ras Ular terbang perlahan memasuki hutan yang terbentang luas tersebut.
Dan akhirnya mereka pun berhenti tepat di perbatasan wilayah sekte Naga Surgawi yang di lindungi oleh formasi pelindung milik ketiga makhluk yang berbeda.
Kedatangan mereka langsung di sambut oleh para murid yang bertugas menjaga perbatasan wilayah sekte.
"Selamat datang disekte Naga Surgawi!".
"Apakah ada yang bisa kami bantu?".
Ucap seorang tetua yang adalah pemimpin kelompok yang bertugas menyambut kedatangan She Jingwei beserta pasukannya.
"Terima kasih atas keramahannya! Kedatangan kami kesini untuk bertemu dengan tuan Ma Guang". Balas She Jingwei dengan ramah juga.
Sang tetua yang sudah mengerti maksud kedatangan pasukan ras ular itu segera menghubungi Huzhao lagi dan memberitahukan kedatangan pasukan ras Ular tersebut.
Huzhao yang menerima pemberitahuan tersebut segera menghadap Ma Guang dan menyampaikan juga kabar itu.
"Patriark! Di perbatasan wilayah sekte kita kini pasukan dari ras Ular sedang menunggu". Huzhao melaporkan.
"Ternyata jenderal Feng Xuan telah menemukan dan juga telah meyakinkan mereka juga". Pikir Ma Guang.
Pria empat puluh tiga tahun itu segera memanggil Long Wang, Shi Kang, Lang Shan dan juga Huli Wang untuk menyambut kedatangan pasukan ras Ular tersebut.
Dan tindakan itu adalah bagian dari strategi untuk menghargai kedatangan pasukan ras Ular agar mereka merasa sangat di hargai.
__ADS_1
Setelah Ma Guang beserta ke empat pemimpin pasukan lainnya tiba di perbatasan wilayah sekte, Ma Guang langsung menyapa She Jingwei untuk menyambutnya.
"Selamat datang di sekte kami ini!".
"Aku Ma Guang menyambut kedatangan pasukan ras Ular".
"Mohon maaf jika penyambutanKu ini tidak begitu istimewah".
Kata - kata Ma Guang untuk menyambut pasukan ras Ular Surgawi.
"Terima kasih atas penyambutannya!".
"Dengan penyambutan seperti ini saja itu sudah membuatKu merasa tersanjung".
"Saya She Jingwei memberi hormat kepada tuan Ma Guang, pangeran Long Wang, jenderal Lan Shan, jenderal Huli Wang serta tuan - tuan sekalian".
"Mohon maaf jika aku tidak bisa menyebut nama tuan - tuan yang lain".
"Bukan aku bermaksud tidak menghormati, namun karena kita belum saling mengenal, sehingga aku tidak bisa menyebutkan nama tuan sekalian".
"Saya Shi Kang pemimpin pasukan dari ras Kilin Api!".
"Senang bisa bertemu dengan jenderal She Jingwei".
"Terima kasih atas keramahannya!".
"Senang juga bisa bertemu dan mengenal pemimpin Shi Kang".
"Dan senang juga bisa bertemu dengan kalian semua".
Keramahan serta basa - basi yang bersifat formal itu pun segera di akhiri oleh Ma Guang dengan mempersilahkan She Jingwei beserta seluruh pasukannya untuk memasuki sekte Naga Surgawi.
Para pemimpin pasukan dari beberapa ras makhluk surgawi itu kini menuju ke aula utama sekte untuk melanjutkan pembicaraan mereka.
Setelah tiba di aula utama sekte , semuanya di persilahkan duduk oleh Ma Guang.
Dirinya kini duduk di kursi utama yang berada di dalam ruangan tersebut.
"Para pemimpin sekalian, tujuan kita berkumpul disini tentunya untuk mengantisipasi penyerangan yang akan di lakukan oleh pasukan Azura".
"Dan tentunya jenderal She Jingwei telah mengetahui hal itu dari jenderal Feng Xuan". Tutur Ma Guang sambil menatap ke arah She Jingwei.
Jenderal ras Ular itu pun mengangukkan kepalanya memberikan isyarat bahwa dia membenarkan perkataan Ma Guang itu.
"Untuk mengantisipasi penyerangan pasukan bangsa Azura yang juga telah di bantu oleh para bangsa siluman serta kemungkinan besar dibantu oleh para pendekar dari sekte aliran hitam".
"Sehingga pasukan ras Naga, ras Serigala, ras Kilin Api, serta sebagian pasukan ras Phoenix telah mempelajari teknik Formasi Pertempuran untuk digunakan saat kita menghadapi mereka".
"Karena pasukan dari ras Rubah dan juga pasukan dari ras Ular baru saja bergabung, sehingga aku juga mengharapkan agar kedua pasukan tersebut mempelajari juga teknik itu".
"Agar supaya kita semua bisa menggunakan teknik itu untuk melawan mereka".
__ADS_1
"Bagaimana? Apakah jenderal Huli Wang dan juga jenderal She Jingwei menyetujuinya?". Tutup Ma Guang dengan melontarkan pertanyaan kepada kedua pemimpin pasukan ras makhluk surgawi.
"Tuan Ma Guang! Aku sangat setuju dengan apa yang tuan sampaikan itu".
"Aku bersama pasukanKu siap untuk memulai latihan agar bisa menguasai teknik itu". Jawab She Jingwei.
"Pemimpin! Aku beserta seluruh pasukanKu juga siap untuk memulai latihan agar bisa secepatnya menguasai teknik itu". Jawab Huli Wang.
Berbeda dengan She Jingwei yang masih menggunakan kata 'tuan' untuk memanggil Ma Guang, Huli Wang sendiri kini sudah menerima Ma Guang sebagai seorang pemimpin.
Sehingga sang jenderal dari ras Rubah itu kini sudah memanggil Ma Guang dengan sebutan 'pemimpin'.
Itu karena sikap Ma Guang sudah di ketahui oleh Huli Wang saat di berikan penjelasan oleh Long Wang bersama Lang Shan serta atas dasar penilaiannya sendiri
Sedangkan She Jingwei karena baru pertama kali bertemu dengan Ma Guang, sudah tentu jenderal ras Ular itu belum bisa menyebut Ma Guang sebagai pemimpin.
"Baiklah! Jika jenderal Huli Wang dan juga jenderal She Jingwei telah bersedia, sebaiknya saat ini kita menuju saja ke tempat yang biasa kita gunakan untuk berlatih". Ucap Ma Guang sambil berdiri dari tempat duduknya dan diikuti juga oleh semua pemimpin pasukan yang ada.
Ma Guang pun segera menyuruh She Jingwei dan juga Huli Wang untuk membawa serta seluruh pasukan mereka.
Sesampainya di tempat latihan, Ma Guang segera memanggil beberapa komandan pasukan ras Naga, ras Serigala dan juga Kilin Api yang telah menguasai teknik itu untuk memberikan petunjuk kepada kedua pasukan ras Rubah dan ras Ular.
Para prajurit kedua pasukan itu segera membentuk beberapa barisan dan mulai mendapatkan petunjuk dari para komandan pasukan yang telah di tunjuk oleh Ma Guang.
Sedangkan untuk Huli Wang dan juga She Jingwei, keduanya secara langsung di berikan petunjuk oleh komandan pasukan ras Naga Long Shouhu.
Ma Guang, Long Wang, Lang Shan serta Shi Kang yang juga di dampingi oleh para petinggi pasukan yang ada, kini terlihat sangat senang memandangi situasi yang terpampang di depan mata mereka.
Sebab kini kekuatan mereka telah bertambah, dan semua itu berkat usaha yang di lakukan oleh Feng Xuan.
"Jika pasukan jenderal Feng Xuan dan juga pasukan langit bergabung, kekuatan kita sudah bisa di pastikan mampu untuk melawan pasukan dari bangsa Azura jika mereka akan menyerang sekte Beruang Matahari".
"Kita tinggal menunggu kabar dari jenderal Jiangjun jika ada pergerakan mencurigakan yang terjadi di wilayah kekaisaran Baiyue". Tutur Ma Guang.
"Iya Penguasa! Kita berharap saja bahwa tidak ada kejutan apa pun yang nantinya di tunjukkan oleh pasukan dari bangsa Azura itu".
"Sebab yang aku tahu saat mereka menyerang dunia atas, kekuatan serta kemampuan mereka benar - benar sangat menakjubkan".
"Apa lagi kekuatan serta kemampuan yang dimiliki oleh Se Tianlan, Da Wangzi, Yin Zhe serta Zhi Siwang".
"Kemampuan mereka berempat itu sangat menyulitkan bagi kami untuk mengalahkannya".
"Untung saja saat itu dewa agung penguasa dunia atas segera datang membantu dan menyegelnya".
"Jika tidak, kami tidak tahu apa yang akan terjadi di dunia atas".
Long Wang menjelaskan kepada Ma Guang tentang pertempuran yang pernah terjadi di dunia atas.
Ma Guang yang mendengar penjelasan Long Wang, langsung berpikir bahwa pertempuran kali ini bukanlah pertempuran yang bisa di anggap mudah.
Sebab kemampuan yang dimiliki oleh keempat pemimpin pasukan bangsa Azura itu bukanlah main - main.
__ADS_1
Mereka pun segera kembali ke kediaman mereka masing - masing.
~Bersambung~