
Long Dier pun segera melesat kearah Feng Jiang dan menyerang raja Phoenix Api itu dengan tombak yang berada ditangannya.
Feng Jiang sendiri tidak tinggal diam, dirinya juga segera menyambut serangan tersebut dengan pedangnya.
Mereka berdua pun kini mulai saling adu kekuatan energi serangan yang masing - masing mereka miliki.
Namun beberapa saat kemudian, akhirnya keduanya pun langsung sama - sama terdorong kebelakang.
Long Dier sendiri tidak terluka sedikit pun.
Berbeda dengan Feng Jiang, kini dari mulutnya mengeluarkan cairan berwarna kuning keemasan karena terluka saat saling adu kekuatan.
Tidak menunggu lagi, Long Dier segera kembali ke wujud aslinya sebagai seekor Naga Api dan langsung melesat kearah Feng Jiang.
Sang raja Phoenix Api pun langsung kembali juga ke wujud aslinya dan segera menyambut serangan lawannya dengan putaran tubuhnya yang diselimuti oleh api hitam.
Kini di udara telihat bagaikan mata bor yang tercipta dari api hitam sedang melesat untuk menyambut mata tombak yang juga diselimuti oleh Api hitam.
Booommm
Ledakan besar pun kembali terjadi.
Tubuh kedua makhluk surgawi itu pun kini terhempas kearah yang berlawanan.
Tubuh Feng Jiang setelah terhempas kebelakang langsung terjatuh ke permukaan tanah dengan tubuh yang terluka parah.
Sedangkan Long Dier sendiri, walau pun mendapatkan luka juga dari bentrokan tersebut masih bisa menjaga tubuhnya agar bisa tetap melayang di udara.
Jiangjun yang melihat situasi tersebut segera melesat kearah tubuh Feng Jiang dan langsung memberikan serangan terkuat miliknya.
Tindakan Jiangjun tidak bisa di hindari atau di bendung oleh Feng Jiang.
Sang raja Phoenix hanya bisa pasrah dengan situasi tersebut.
Booommm
Ledakan pun terjadi saat serangan Jiangjun menghantam tubuh Feng Jiang.
Kabut debu pun bertebaran diudara diakibatkan ledakan serangan Jiangjun.
Setelah kabut debu itu menghilang, kini terlihat telah tercipta sebuah lubang besar dipermukaan tanah tempat dimana Feng Jiang tergeletak.
Dan di tengah - tengah dasar liang besar yang tercipta tersebut, kini terlihat tubuh Feng Jiang yang sudah tidak bernyawa lagi.
Sumber daya yang dimiliki oleh sang raja Phoenix Api pun segera di jarah oleh Jiangjun.
__ADS_1
Sedangkan Long Wang sendiri segera mendekati kakaknya Long Dier sambil memberikan pil penyembuh serta pemulih kekuatan.
Long Dier pun segera meraih pil pemberian adiknya dan langsung menelannya.
Ditempat yang lain juga kini sedang terjadi pertempuran diantara pasukan Feng Jiang dan juga pasukan Ma Guang.
Namun karena kalah jumlah, sehingga pasukan Phoenix Api Surgawi pun kini mulai tersudut.
Ma Guang yang melihat hal tersebut pun segera berkata lewat kekuatan spiritual yang dia miliki.
"Pemimpin kalian sudah tewas! Jadi untuk apa lagi kalian bertarung? Sebaiknya kalian menyerah saja!."
Mendengar perkataan Ma Guang, seluruh pasukan Phoenix Api Surgawi yang tersisa langsung menghentikan perlawanan mereka.
Pasukan Ma Guang juga segera menghentikan serangan mereka terhadap pasukan Phoenix Api yang kini hanya tersisa seratus lebih jumlahnya.
Mereka pun langsung menyerah dan ditangkap oleh pasukan Ma Guang.
Sedangkan untuk pasukan Phoenix Api yang tewas, semua harta berharga milik mereka pun segera di serahkan kepada Ma Guang.
Tak pelak juga, dipihak pasukan Ma Guang juga ada sekitar puluhan pasukan Serigala, pasukan Kilin Api dan juga puluhan pasukan Naga yang terbunuh serta mengalami luka - luka.
Semuanya segera dikremasi serta dilayani oleh pasukan yang lain untuk mengobatinya.
Kini Ma Guang mengajak seluruh pasukannya untuk mengepung wilayah kekaisaran Yue Wu agar bisa menangkap Long Disan.
Patriark Tien Chou yang mengetahui hal itu sangat senang mendengarnya dan segera menyampaikan hal itu kepada para tetua untuk di beritahukan kepada para murid.
Mereka pun atas perintah patriark Tien Chou akhirnya berkumpul di alun - alun sekte Beruang Matahari untuk menuju ke ibu kota kekaisaran.
Seluruh anggota sekte sangat bersemangat setelah mendapatkan perintah dari patriark mereka untuk segera menuju ke ibu kota kekaisaran dan ingin menemui kaisar Baiyue.
Pergerakan anggota sekte Beruang Matahari itu langsung menarik perhatian seluruh rakyat kekaisaran Baiyue di setiap kota atau pun di setiap desa yang mereka lewati.
"Apa yang sedang terjadi? Mengapa ada begitu banyak anggota dari sekte Beruang Matahari yang menuju ke arah ibu kota kekaisaran?."
"Apakah ada hal besar yang akan terjadi?."
Pertanyaan - pertanyaan yang keluar dari mulut setiap penduduk kota mau pun setiap penduduk desa yang melihat pergerakan dari ribuan anggota sekte Beruang Matahari.
Kekuatan terendah dari setiap anggota sekte yang menuju ke ibu kota kekaisaran berada di tingkat pendekar langit tahap awal.
Sehingga mereka semua melakukan perjalanan lewat udara.
Hal itu agar bisa meminimalisir jatuhnya korban jiwa dipihak mereka.
__ADS_1
Karena jika mereka juga membawa para pendekar yang berada di tingkat langit, sudah bisa dipastikan akan banyak jatuh korban jiwa.
Sedangkan hal yang sama juga dilakukan oleh pasukan yang dipimpin oleh Ma Guang.
Pasukan Naga Api Surgawi, pasukan Kilin Api, dan juga pasukan Serigala Surgawi kini mulai mengepung wilayah kekaisaran Yue Wu sambil bergerak kearah ibu kota kekaisaran.
Ma Guang, Long Wang, Long Dier, Jiangjun, Shi Tiao, Shi Kang dan juga Shi Lauw langsung menuju ke ibu kota kekaisaran Yue Wu.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba.
Setelah berada diatas istana kekaisaran Yue Wu, mereka langsung disambut oleh ribuan pasukan kekaisaran Yue Wu.
Kaisar Yue Wu pun keluar dan bertanya kepada kelompok Ma Guang.
"Siapa kalian? Dan apa tujuan kalian datang ke istana kekaisaranKu tanpa diundang?."
"Sepertinya anda berpikir bahwa kami ini terlihat sangat bodoh karena tidak mengetahui siapa yang berada dibelakang kalian sehingga berani menghadapi pasukan dari kekaisaran Zhou!." Balas Ma Guang.
"Siapa kamu yang berani tidak menghormati Yang Mulia Kaisar?." Tanya seorang jenderal dengan nada suara yang tinggi.
"Sepertinya kamu terlalu disibukkan dengan tamu kehormatan yang selalu mendukung kekaisaran kalian, sehingga tidak mengenali dengan siapa kamu berbicara!." Ujar Jiangjun membalas perkataan sang jenderal sambil tersenyum sinis.
"Siapa pun kalian, aku tidak takut! Jika maksud kedatangan kalian tidak baik, aku akan mempertaruhkan nyawaKu demi untuk melindungi kaisar kami!." Ujar sang jenderal dengan penuh percaya diri.
"Ha...ha...ha...ha...ha! Aku sangat bangga dengan kata - kataMu itu!."
"Akan tetapi dengan kemampuanMu yang hanya sebagai pendekar Agung itu tidak ada apa - apanya dihadapan kami!."
"Cepat suruh Long Disan untuk segera keluar sebelum kami meratakan istana kekaisaran kalian!."
Jiangjun tertawa terlebih dahulu karena merasa sangat geli mendengar perkataan sang jenderal.
Saat mereka sedang berdebat diluar istana, Jiangjun yang telah mengetahui kedatangan rombongan Ma Guang segera keluar dari dalam istana.
Saat tiba diluar istana, semua tatapan pun langsung menatap kearahnya.
Baik sang Kaisar dan juga para bawahannya mau pun kelompok yang bersama - sama dengan Ma Guang.
"Ternyata kamu memiliki keberanian juga untuk keluar menemui kami!." Tutur Jiangjun menyambut kehadiran Long Disan.
"Aku adalah seorang penguasa ras Naga Api Surgawi! Jadi sudah menjadi sesuatu yang wajar jika aku tidak takut kepada kalian!." Balas Long Disan penuh percaya diri.
"Baiklah! Karena kamu sudah menemui kami! Sehingga kami juga tidak akan menyia - nyiakan waktu kami untuk berbasa - basi lagi!." Tutur Jiangjun yang langsung bermaksud melesat menyerang Long Disan.
Namun pergerakannya segera dihentikan oleh Long Dier.
__ADS_1
"Jenderal Jiangjun! Biarkan aku sebagai kakaknya yang akan memberikan pelajaran kepadanya!."
~Bersambung~