Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 78. Keadaan Umum Yang Terjadi


__ADS_3

Akhirnya mereka menikmati sarapan yang telah di siapkan oleh ketiga wanita tersebut, sambil berbincang - bincang ringan tentang perjalanan yang mereka lakukan hingga mereka kembali lagi ketempat itu.


Su Tian dengan penuh rasa bangga mendengarkan kedua muridnya yang kini menjadi pendekar yang sangat kuat.


Setelah selesai sarapan, akhirnya Ma Guang meminta kepada tetua Sim Lan untuk mempersiapkan dirinya melakukan meditasi untuk menerobos menjadi pendekar suci.


Sedangkan bagi Yuan Gao, Ma Guang memberikan petunjuk untuk mencapai pendekar raja tingkat menengah.


Yuan Jiali sendiri, Ma Guang memintanya untuk bersiap menerobos menjadi pendekar ahli.


"Nona Xia! Apakah kamu bisa membantu nona Yuan untuk menerobos menjadi pendekar ahli?." Tanya Ma Guang.


"Aku tidak bisa! Aku tidak mau bermain - main dengan nyawa seseorang! Kamu saja yang membantu dirinya!." Ucap Xia Jiao.


"Nona Xia sudah menjadi pendekar suci, itu berarti akan sangat mudah jika mengontrol energi tenaga dalam yang nona Yuan miliki." Ucap Ma Guang.


"Ma Guang! Setiap manusia tentunya memiliki kelebihan serta kekurangannya masing - masing, dan mungkin salah satu kekuranganKu adalah tidak punya rasa percaya diri dalam melakukan hal itu." Ucap Xia Jiao.


"Baiklah! Kalau begitu, kamu persiapkan saja diriMu untuk membuka gerbang pertama pendekar suci." Ucap Ma Guang.


Xia Jiao langsung menganggukan kepalanya menanggapi perkataan yang di lontarkan oleh Ma Guang dan langsung bersiap untuk membuka gerbang pertama pendekar suci.


Su Tian sendiri, setelah Ma Guang membantu Yuan Jiali, dia akan menuntun mereka berdua untuk melatih dalam perubahan bentuk energi tenaga dalam.


Akhirnya mereka semua melakukan persiapan sesuai yang di arahkan oleh Ma Guang.


Sedangkan Yuan Jiali, gadis itu mengikuti Ma Guang untuk mendapatkan tempat yang tepat bagi mereka berdua.


Setelah mendapatkan tempat yang tepat dan aman, akhirnya Ma Guang dan Yuan Jiali duduk bermeditasi.


Yuan Jiali mulai memusatkan seluruh energi tenaga dalam miliknya di titik dantian bagian bawah miliknya.

__ADS_1


Hal itu di lakukan selama 3 jam dan akhirnya di ledakan oleh Yuan Jiali.


Booommm


Bunyi suara ledakan yang menggetarkan area sekitar tempat mereka berdua melakukannya.


Setelah 2 jam kemudian, akhirnya Yuan Jiali sudah selesai mengontrol kembali energi tenaga dalam miliknya dan juga sudah menguatkan pondasi pendekar ahlinya.


Mereka berdua akhirnya kembali ke kediaman milik Su Tian dan langsung pergi membersihkan tubuh mereka.


Setelah selesai membersihkan tubuh dan mengganti pakaian, akhirnya mereka berdua langsung menuju ke ruang makan untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan.


Su Tian langsung mendekati keduanya.


"Bagaimana perkembangannya Guang'er?." Tanya Su Tian.


"Sudah guru! Nona Yuan Jiali sudah selesai menerobos menjadi pendekar ahli." Ucap Ma Guang.


"Selamat buat nona Yuan!." Ucap Su Tian sambil menangkupkan tangannya.


Ma Guang langsung menjelaskan bagaimana caranya mengolah energi tenaga dalam mereka untuk di padatkan serta fokuskan ke setiap jurus - jurus tangan kosong atau pun ke senjata yang mereka gunakan.


Pendekar muda itu memberikan gambaran bagaimana cara mereka memadatkan energi tenaga dalam mereka seperti saat membuka ruang dantian mereka, namun perbedaannya bentuk yang akan mereka buat harus sesuai dengan jurus atau senjata yang mereka miliki.


Ma Guang juga mengajak mereka berdua untuk keluar dari kediaman tersebut dan langsung memberikan contoh perubahan bentuk energi tenaga dalam miliknya yang berubah menjadi seperti cakar yang bisa menghancurkan sebuah batu.


Duuuaaarrr


Melihat hal itu, Su Tian dan juga Yuan Jiali langsung tersenyum dan bersemangat untuk memulai pelatihan yang di berikan petunjuk oleh Ma Guang.


"Apakah sudah jelas apa yang sudah ku ajarkan?." Tanya Ma Guang.

__ADS_1


"Iya! Sudah jelas!." Jawab mereka berdua secara serentak.


"Baiklah! Kalau begitu, silahkan memulai pelatihan kalian. Aku juga ingin bermeditasi untuk membuka gerbang kelima pendekar suci yaitu gerbang kematian." Ucap Ma Guang sambil beranjak dan meninggalkan mereka berdua.


Akhirnya Su Tian dan juga Yuan Jiali langsung memulaikan pelatihan mereka untuk menguasai perubahan bentuk energi tenaga dalam milik mereka masing - masing.


Sedangkan Ma Guang langsung menuju ketempat awal dimana dirinya membantu untuk membuka ruang dantian Yuan Jiali.


Ma Guang langsung mengonsumsi pil penambah energi untuk menjaga staminanya dalam melakukan meditasi.


Setelah selesai, Ma Guang langsung bermeditasi untuk membuka gerbang kematian yang memang mempertaruhkan nyawanya untuk hal itu.


Dimana Ma Guang akan menghadapi kematian yaitu jiwanya akan terpisah dari tubuhnya dan juga yang akan menyiksa jiwanya juga, sehingga kekuatan jiwanyalah yang akan berjuang untuk kembali dan tinggal lagi di dalam raganya. Dan jika hal itu sudah bisa di lewati, Ma Guang sudah bisa melakukan komunikasi jarak jauh dengan seseorang dan juga bisa menyerang jiwa orang lain dari jarak dekat atau pun dari jarak jauh.


Ma Guang langsung memulaikan proses pemisahan jiwanya dengan teknik yang sudah dia pelajari dari kitab pemberian gurunya Su Tian.


*****


Kekaisaran Zhou, saat ini sudah tidak lagi memiliki kekuatan absolute. Kerajaan Qin mau pun kerajaan Chu sudah mulai menunjukan kekuatan mereka masing - masing.


Akan tetapi untuk kerajaan Qi, raja Qi Guan Zhong tetap pada pendiriannya untuk selalu memegang teguh apa pun yang di anggapnya adalah sesuatu yang harus di pertahankan.


Sehingga situasi politik yang terjadi di ibu kota kekaisaran tidak akan mempengaruhi kebijakan kerajaan Qi.


Sedangkan kerajaan Chu sedang melakukan invasi ke wilayah kerajaan Qi dengan sebagian kelompok aliran hitam, namun hal itu tetap tidak di anggap serius oleh sekte yang berada di kerajaan Qi.


Di bagian selatan kerajaan Qi, mulai terjadi pergolakan di setiap desa, raja Qi mulai mengirimkan pasukannya untuk menangani setiap permasalahan yang terjadi di wilayah bagian selatan kerajaan Qi. Namun setiap pasukan yang di utusnya mendapatkan kendala yang serius, karena anggota kelompok sekte Kalajengking Merah sedang menguasai wilayah bagian selatan kerajaan Qi, sehinggah raja kerajaan Qi mengirimkan surat kepada sekte Bambu Kuning untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Karena hal itu bukan urusan antar kerajaan, melainkan sekte Kalajengking Merah yang terlalu menunjukan kekuatan sekte mereka.


Akhirnya beberapa tetua dari sekte Bambu Kuning di utus oleh Patriak sekte Bambu Kuning, dan kesemuanya adalah tetua sekte yang sudah mencapai pendekar raja tingkat menengah, karena untuk pendekar raja tingkat tinggi sedang dalam proses memasuki pendekar suci.


Pergerakan yang terjadi di wilayah selatan kerajaan Qi akhirnya bisa normal kembali saat para tetua tingkat menengah dari sekte Bambu Kuning mulai ikut campur tangan dalam hal itu.

__ADS_1


Semua itu karena masih di lakukan dengan sembunyi - sembunyi. Sehingga hal itu bukan menjadi hal yang universal, jika menjadi hal yang universal, pasti kelompok Ma Guang akan terpanggil untuk turun menangani apa yang telah terjadi.


~Bersambung~


__ADS_2