Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 419. Kematian Long Dier Dan Long Disan


__ADS_3

Saat dirinya terhempas dan jatuh ke tanah, Long Disan langsung merasakan seakan tubuhnya kini telah remuk akibat terkena serangan adiknya Long Wang.


Namun dirinya tidak memiliki banyak waktu untuk memulihkan kekuatannya atau pun untuk menyembuhkan luka dalam yang dia alami.


Saat dirinya menatap kearah Long Dier, kini dirinya kembali dipaksa untuk mengerahkan kekuatannya lagi.


Sebab kini Long Dier sedang melesat kearahnya untuk menyerang dirinya.


"Ternyata niat membunuhnya sangat kuat terhadap diriKu." Gerutu Long Disan sambil mengerahkan kekuatannya.


"Aku akan mengakhiri hidupMu!." Teriak Long Dier sambil menyerang Long Disan.


Dengan susah payah, Long Disan pun bangkit dan menyambut serangan dari kakaknya tersebut.


Booommm


Ledakan pun kini terjadi lagi dan kabut debu pun langsung bertebaran diudara.


Namun kali itu berbeda dengan serangannya waktu awal yang tidak menemui sasaran.


Akan tetapi kali ini, serangan Long Dier kini mengenai sasarannya.


Karena kekuatan Long Disan tidak bisa dikerahkan secara keseluruhan, sehingga kedua kekuatan yang saling beradu itu memberikan keuntungan bagi Long Dier.


Tubuh Long Disan terdorong lagi sejauh belasan meter dan menciptakan lubang dengan bentuk garis lurus memanjang secara horisontal di atas permukaan tanah.


Kini Long Disan terlihat sudah tidak berdaya dengan napas yang mulai tidak beraturan.


Long Dier pun segera mendekati tubuh adiknya tersebut untuk memastikan kondisinya.


Saat sudah berada didekat tubuh adiknya, Long Dier pun segera mengubah wujud adiknya kewujud manusia, begitu juga dengan dirinya.


Hal itu agar supaya lebih mempermudah bagi dirinya untuk membawa tubuh adiknya tersebut.


Saat Long Dier baru saja berniat untuk beranjak dari tempat itu dengan tubuh Long Disan yang berada di dalam pelukannya, sebilah pedang kini sudah menembus tubuhnya.


Tubuh Long Dier pun terdiam sesaat sebelum terjatuh dengan posisi lututnya yang lebih dahulu membentur tanah sambil tubuh Long Disan yang terlepas dari pelukannya.


"Ka...kamu..." kata - kata yang keluar dari mulut Long Dier.


"Ha...ha...ha...ha...ha...ha.." Long Disan tertawa setelah menusuk kakaknya tersebut dengan pedang yang di ambilnya dari cincin penyimpanan yang dia miliki.


"Walau pun aku harus mati, tetapi aku harus membunuhMu terlebih dahulu." Ucap Long Disan dengan nada suara penuh kepuasan.


Melihat kejadian tersebut, sontak saja membuat Long Wang dan juga yang lainnya segera melesat kebawah untuk melihat situasi tersebut.

__ADS_1


"Kakak kedua!."


"Pangeran kedua!."


Semuanya berteriak saat melihat tubuh Long Dier yang kini sudah terbaring ditanah dan telah kembali ke wujudnya semula.


"Keparat! Aku akan membunuhMu!." Teriak Long Wang sambil melesat kearah tubuh Long Disan yang kini seakan sudah pasrah dengan apa yang akan dia terima.


Serangan api hitam milik Long Wang langsung mendarat di dada Long Disan dan membuat tubuh kakak ketiganya itu terdorong ke dinding tanah yang terlihat seperti sebuah parit besar tersebut.


Kini Long Disan tidak sempat lagi untuk mengeluarkan kata - katanya, sebab sudah kehilangan nyawanya.


Inti jiwa dan batu permata milik Long Disan langsung diambil oleh Jiangjun, begitu juga dengan inti jiwa milik Long Dier.


Setelah membunuh Long Disan, Long Wang pun segera mendekati tubuh Long Dier dan mulai meneteskan air matanya.


"Raja Long Wang! Sebaiknya kita segera kembali ke sekte Naga Surgawi dan membawa tubuh keduanya." Ucap Ma Guang.


Long Wang tidak langsung menanggapi perkataan Ma Guang tersebut.


Ma Guang pun hanya bisa menunggu tanggapan dari Long Wang.


Hingga beberapa saat kemudian, akhirnya Long Wang pun segera bangkit dan mengangkat tubuh Long Dier untuk dibawa ke sekte Naga Surgawi.


Sedangkan tubuh Long Disan segera di angkat oleh pasukan Naga yang kini sudah berada di tempat tersebut.


Tubuh kedua pangeran Naga Surgawi itu kini sudah berada di aula utama sekte.


Ma Guang pun segera berkata untuk membuka pembicaraan.


"Apakah kita harus membangkitkan lagi pangeran Long Dier?." Tanya Ma Guang sambil menatap kearah Long Wang.


"Keputusan itu aku serahkan kepada penguasa saja. Sebab masa depan kerajaan Naga Api Surgawi saat ini telah berada di tangan penguasa." Jawab Long Wang.


"Baiklah! Jika itu yang raja Long Wang inginkan, aku berharap kalian untuk bersabar." Tutur Ma Guang sambil bermeditasi dan mencoba memasuki dunia jiwa milik Long Dier yang berada didalam inti jiwa miliknya.


Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya kekuatan jiwa Ma Guang sudah berada didalam dunia jiwa milik Long Dier.


"Pangeran kedua! Pangeran kedua! Pangeran kedua!." Panggil Ma Guang menyapa sosok yang masih terdiam di hadapannya.


Setelah tiga kali memanggil sosok tersebut, akhirnya sosok itu pun segera membuka matanya dan menatap ke arah Ma Guang.


"Mengapa Yang Mulia datang membangunkanKu?." Tanya sosok tersebut yang adalah roh milik Long Dier.


"Aku ingin menawarkan sesuatu kepadaMu." Balas Ma Guang menanggapi pertanyaan roh Long Dier.

__ADS_1


"Jika itu untuk membangkitkan aku, Yang Mulia tidak perlu bersusah payah untuk menanyakannya kepadaKu. Sebab untuk saat ini aku tidak menginginkan hal itu lagi."


"Jika di perkenankan, biarkan inti jiwaKu tetap berada di tangan Yang Mulia."


"Baiklah! Jika itu yang pangeran inginkan, aku akan memenuhinya." Ucap Ma Guang menanggapi perkataan roh Long Dier.


Sedangkan roh Long Dier sendiri, kini kembali menutup matanya lagi.


Melihat hal tersebut, Ma Guang pun segera keluar dari dunia jiwa milik Long Dier.


Didalam aula utama sekte Naga Surgawi, semua mata menatap kearah tubuh Ma Guang yang saat itu masih sedang bermeditasi.


Hati, pikiran serta perasaan mereka kini sedang menantikan hal apa yang harus mereka lakukan untuk kedepannya terhadap Long Dier.


Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Ma Guang pun membuka matanya.


Melihat hal itu, Long Wang pun segera melontarkan pertanyaan kepada Ma Guang.


"Bagaimana penguasa!? Apa yang harus kita lakukan?."


Ma Guang pun sejenak terdiam dan kemudian menjawab pertanyaan Long Wang.


"Raja Long Wang! Pangeran kedua tidak ingin dirinya dibangkitkan lagi untuk waktu yang sangat lama. Dan dirinya mempercayakan inti jiwa serta batu permata miliknya disimpan olehKu."


"Bagaimana dengan tubuhnya?." Tanya Long Wang.


"Sepertinya tubuh pangeran sudah tidak bisa lagi untuk dia gunakan kembali, sehingga jika dirinya ingin dibangkitkan lagi, dia membutuhkan wadah yang baru untuk dia tempati." Jawab Ma Guang.


"Agar tubuh ini tidak jatuh ketangan orang yang salah, sebaiknya tubuh ini di konsumsi oleh penguasa muda untuk meningkatkan kekuatan tubuhnya." Ucap Long Wang kepada Ma Guang.


"Bagaimana dengan tubuh pangeran ketiga?." Tanya Jiangjun.


"Biarkan kedua penguasa muda lainnya yang akan mengkonsumsinya untuk meningkatkan kekuatan mereka." Jawab Long Wang lagi.


Long Wang segera menyerap darah murni yang masih tersisa di tubuh Long Dier dan juga ditubuh Long Disan dan segera di serahkan kepada Ma Guang.


Tubuh kedua makhluk itu pun langsung di masukkan kedalam cincin penyimpanan milik Ma Guang.


Setelah selesai melakukan hal itu, tidak lama kemudian, informasi pun sampai ke telinga Long Wang.


Wajah pria tua itu pun langsung berubah drastis saat mendapatkan informasi dari salah satu bawahannya yang kini sedang berada di benua Barat.


"Ada apa raja Long Wang?." Tanya Ma Guang yang merasa heran dengan perubahan wajah raja Naga Laut Timur tersebut.


"Penguasa! Aku baru saja mendapatkan informasi dari bawahanKu." Jawab Long Wang.

__ADS_1


"Informasi apa yang baru kamu dapatkan itu?." Tanya Ma Guang penasaran.


~Bersambung~


__ADS_2