Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 469. Menemukan Pasukan Ras Ular


__ADS_3

Feng Xuan bersama pasukannya kini melesat menuju kearah barat untuk bisa sampai di benua barat.


Ditengah - tengah perjalanan mereka, Feng Xuan mendapati jejak aura dari pasukan ras Ular.


Feng Xuan pun kini mulai mengikuti jejak aura tersebut.


Dan ternyata, jejak aura tersebut menuju ke arah selatan.


Arah itu sangat berbeda dengan tujuan awal Feng Xuan.


Karena tempat pasukan surgawi di benua barat sudah sangat jelas, sehingga Feng Xuan lebih memilih untuk mencari terlebih dahulu keberadaan dari pasukan ras Ular.


Mereka pun kini mengikuti jejak aura dari ras Ular.


Saat mereka sudah tiba di pantai selatan benua tengah, akhirnya Feng Xuan memutuskan untuk menuju ke benua selatan.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba di daratan benua selatan.


Setelah tiba di daratan benua selatan, Feng Xuan pun memerintahkan pasukannya untuk segera mencari jejak aura yang ditinggalkan oleh pasukan ras Ular.


Mereka pun kini berpencar dan mulai mencari jejak aura pasukan ras Ular.


Beberapa saat kemudian, akhirnya salah satu prajuritnya melaporkan bahwa dia telah menemukan jejak aura pasukan ras Ular.


Feng Xuan pun langsung menuju ke tempat yang dimana prajurit itu berada.


Setelah tiba, Feng Xuan mulai mengikuti arah jejak aura pasukan ras Ular dan diikuti oleh pasukannya juga.


Dengan sangat teliti, Feng Xuan terus mengikuti dan terkadang juga mencari kembali jejak aura yang hilang.


Namun meski memiliki sedikit hambatan untuk mendapatkan tempat dimana pasukan Ular berada, akan tetapi Feng Xuan bisa juga menemukan keberadaan pasukan ras Ular yang saat itu berada di kediaman Bangsawan Lai.


Mereka bisa tiba di keluarga bangsawan Lai itu karena mengikuti jejak aura yang ditinggalkan oleh sesama pasukannya.


Dan jejak aura tersebut hanya ras mereka saja yang mengetahuinya.


Berbeda dengan jejak aura yang diikuti oleh Feng Xuan.


Itu adalah jejak aura yang diketahui secara umum.


Saat tiba di pintu masuk wilayah kediaman keluarga bangsawan Lai, Feng Xuan langsung di hadang oleh para penjaga gerbang kediaman tersebut.


"Siapa kalian? Apa tujuan kalian datang ke kediaman ini?". Tanya seorang penjaga.


"Katakan kepada pemimpin ras Ular yang berada didalam kediaman kalian ini untuk segera keluar dan menemui diriKu". Jawab Feng Xuan.


Salah satu penjaga segera menghubungi seorang tetua yang bertugas menerima setiap laporan dari mereka untuk di sampaikan kepada kepala keluarga bangsawan Lai.


Salah satu tetua yang mendapatkan berita itu, segera memberitahukan kepada kepala keluarga mereka.

__ADS_1


Sedangkan kepala keluarga mereka sangat terkejut dengan kedatangan pasukan ras Phoenix Api ke kediaman mereka.


Kepala keluarga baru yang adalah putra dari Lai Ying segera memberitahukan hal itu kepada jenderal pasukan ras Ular.


Setelah mendapatkan kabar tersebut, sang jenderal pasukan ras Ular segera pergi ke gerbang kediaman untuk menemui Feng Xuan.


Saat sang jenderal Ular tiba, dirinya segera memberi hormat kepada Feng Xuan.


Feng Xuan pun segera menerimanya dengan senang hati.


"Jenderal Feng Xuan! ada urusan penting apa sehingga datang menemuiKu?".


"Apakah ada urusan yang sangat penting?". Tanya jenderal Ular.


"Iya! Memang ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepadaMu". Jawab Feng Xuan.


"Hal penting apa itu?". Tanya jenderal ras Ular.


"Jenderal She Jingwei! Aku sangat berharap kepadaMu agar bisa bergabung dengan pasukan penguasa Ma Guang untuk menghadapi pasukan bangsa Azura yang kemungkinan akan menyerang sektenya".


"Pasukan bangsa Azura? Bagaimana mungkin?".


"Bukankah ribuan tahun yang lalu pasukan bangsa Azura telah disegel di dunia bawah?".


Pertanyaan - pertanyaan yang keluar dari mulut jenderal ras ular itu karena merasa terkejut mendengar penyampaian Feng Xuan.


"Dan untuk apa kita membantu Si Ma Guang itu?".


"Bukankah dia bersama dengan pasukan dari tiga makhluk yang bersamanya itu telah membantai pasukan kita?".


"Biarkan saja pasukan bangsa Azura membantai mereka".


Tutur She Jingwei dengan nada suara yang sedikit jengkel mendengar nama Ma Guang.


"Apakah kami tidak di persilahkan masuk terlebih dahulu olehMu?". Ucap Feng Xuan mengalihkan topik pembicaraan.


"Eeehhh, iya...maafkan aku! Aku yang terlalu jengkel dengan Ma Guang itu sehingga tidak mempersilahkan jenderal Feng Xuan". Ucap She Jingwei.


"Ayo jenderal Feng Xuan, silahkan masuk!". She Jingwei mempersilahkan.


Mereka pun segera menuju ketempat yang memang di khususkan oleh bangsawan Lai untuk di tempati pasukan ras Ular.


Setelah tiba di aula salah satu bangunan megah yang ada, She Jingwei pun segera mempersilahkan Feng Xuan untuk duduk di tempat yang sudah tersedia.


"Jenderal She Jingwei! Memang situasi yang akan terjadi didunia ini sebenarnya bukan urusan kita yang berasal dari dunia atas".


"Akan tetapi akibat dari pertempuran yang terjadi nanti itu, dampaknya bisa dirasakan oleh semua penghuni dunia atas juga".


Feng Xuan menjelaskan kepada She Jingwei mengenai dampak pertempuran itu.

__ADS_1


"Mengapa bisa berdampak ke dunia atas?". Tanya She Jingwei penasaran.


"Tujuan pasukan Azura untuk menyerang sekte Naga Surgawi sama seperti tujuan pasukan kita terdahulu".


"Yaitu ingin memiliki tubuh Dewa Naga Surgawi yang pemiliknya adalah putra dari Ma Guang untuk dijadikan sumber daya bagi pemimpin mereka agar bisa meningkatkan kekuatan mereka".


"Apa maksud perkataanMu itu?". Tanya She Jingwei.


"Iya! Ke enam ras makhluk surgawi yang datang terdahulu ke dunia ini, semuanya menginginkan tubuh tersebut".


"Dan sebagai putra Ma Guang, sudah pasti dia akan terus melindungi keselamatannya".


"Hal itu juga yang akan kita lakukan jika sesuatu yang berharga bagi kita akan di ambil atau di rampas oleh orang lain".


"Ataukah jika itu terjadi sebaliknya kepada jenderal She Jingwei, jenderal akan memberikan tubuh putraMu untuk di jadikan sumber daya bagi orang lain?". Tanya Feng Xuan.


"Tidak! Aku juga pasti akan mempertahankannya dengan seluruh kekuatan dan kemampuan yang aku miliki". She Jingwei menjawab dengan tegas.


"Itulah mengapa aku bersama seratus pasukanKu juga akan membantu Ma Guang untuk menghadapi pasukan Azura".


"Siapa yang tidak merasa kehilangan? Aku juga sangat merasa kehilangan karena ada begitu banyak pasukan dari ras Phoenix yang tewas di bantai oleh pasukan Ma Guang".


"Namun korban yang berjatuhan itu tidak hanya dipihak kita saja, melainkan tidak sedikit juga dari pihak mereka".


"Dan semua itu akibat perbuatan dari jenderal Feng Jiang sendiri".


She Jiangwei yang mendengar penjelasan Feng Xuan hanya bisa diam dan tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun.


Kini hati jenderal ras Ular itu pun perlahan mulai melunak.


"Jenderal She Jingwei! Jika kita tidak membantu Ma Guang dan tubuh putranya itu jatuh ke tangan pasukan Azura, tujuan berikutnya sudah bisa dipastikan adalah menguasai dunia atas, dan kitalah yang bertanggung jawab untuk menjaga kedamaian di dunia atas".


"Ataukah jenderal lebih suka bangsa kita berada dibawah kekuasaan bangsa Azura?".


"Tidak! Aku tidak ingin di perintah oleh bangsa Azura! Lebih baik aku mati dari pada di perintah oleh mereka". Tutur She Jingwei.


"Jadi apa keputusan jenderal She Jingwei, apakah mau bergabung dengan pasukan Ma Guang untuk membantunya?". Tanya Feng Xuan.


"Jika memang seperti itu yang akan terjadi, aku bersedia untuk bertempur bersama - sama dengan mereka". Jawab She Jingwei.


"Terima kasih karena jenderal She Jingwei sudah mau menerima tawaran serta saranKu untuk membantu penguasa Ma Guang". Ucap Feng Xuan.


"Jadi, dimana tempat Ma Guang berada? Aku bersama pasukanKu dengan segera akan pergi untuk bergabung dengan mereka". Ujar She Jingwei.


Feng Xuan pun menjelaskan dimana letak markas sekte Naga Surgawi berada.


Serta langsung memberitahukan bahwa kedatangan mereka karena petunjuk darinya.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2