Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 279. Kabar Untuk Ma Guang


__ADS_3

"Aura apa ini?...sepertinya aura ini berasal dari seekor makhluk surgawi!." Pikir Xia Jiao sambil mengisyaratkan agar semuanya berhenti.


Aura iblis dari tubuh Xia Jiao dapat di rasakan oleh ras naga yang berjaga di perbatasan wilayah kekaisaran Zhou.


"Apakah mereka adalah anggota dari sekte aliran hitam yang berasal dari benua tengah!?." Tanya jenderal besar Long Zhihui.


"Aku juga belum bisa memastikannya, sebab sepuluh orang lainnya tidak memiliki aura iblis seperti seorang yang terlihat sebagai pemimpin mereka!." Tutur sang raja Long Wang.


"Apakah kita harus memberitahukannya terlebih dahulu kepada penguasa!?." Tanya jenderal Long Zhihui.


"Iya! Kita harus memberitahukannya!." Jawab raja Long Wang.


Jenderal Long Zhihui pun langsung mengabarkan hal itu kepada Ma Guang.


Ma Guang yang kini masih berada di istana kekaisaran langsung berpikir.


"Kelompok pendekar wanita yang berjumlah sebelas orang? Bukankah itu jumlah kelompok Xia Jiao seperti yang para patriak serta Yang Mulia Kaisar sampaikan kepadaKu!?."


"Biarkan mereka melewati wilayah perbatasan!." Perintah Ma Guang.


Raja Long Wang pun langsung menyuruh para pasukannya untuk menarik aura intimidasi mereka.


Xia Jiao pun langsung melanjutkan perjalanan mereka dengan memerintah sepuluh wanita lainnya untuk mengikutinya dari belakang dan tetap waspada.


Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan mereka untuk menuju ke sekte Bambu Kuning.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi rombongan Xia Jiao untuk bisa menemukan lokasi tempat dimana sekte Bambu Kuning berada, namun wanita itu tidak bisa melihat satu bangunan pun di area tersebut.


Tidak berapa lama kemudian, gurunya Shi Feng juga telah tiba di tempat tersebut.


Pria tua itu langsung mengatakan bahwa wilayah sekte itu kini telah di pasang formasi pelindung dan juga formasi pengabur, sehingga mereka tidak bisa melihat bangunan sekte tersebut.


Xia Jiao pun langsung mengaktifkan kekuatan mata ketiga miliknya.


Namun hal itu hanya sia - sia saja, sebab dirinya tetap tidak bisa menembus formasi tersebut.


"Apakah perkembangan sekte ini sudah jauh lebih kuat dari semenjak terakhir aku datang ke tempat ini? MenurutKu ini sangat mustahil..!." Pikir Xia Jiao.


Saat dirinya masih di buat bingung dengan situasi yang ada, seorang pria yang berusia tiga puluhan tahun muncul di hadapannya.


Mereka langsung terkejut dengan kehadiran pria tersebut.

__ADS_1


"Hormat kepada nona Xia Jiao..! Maaf telah mengejutkan..!...apakah nona mau mampir ke sekte kita..?." Tutur pria tersebut sambil bertanya dan menangkupkan tangannya.


Beberapa saat sebelumnya di dalam sekte Bambu Kuning.


Aura pendekar dewa langit awal serta sepuluh aura pendekar langit menengah mampu di rasakan oleh Du Yinhui dan juga para pendekar langit lainnya.


Namun setelah mereka bisa mengenali wajah Xia Jiao walau pun dengan penampilan yang sudah berubah itu, Du Yinhui langsung keluar untuk menyambutnya.


Karena walau bagaimana pun, Xia Jiao adalah wanita yang sangat penting bagi Ma Guang serta pernah bersama dengan mereka selama beberapa waktu lamanya.


"Aku ingin bertemu dengan Ma Guang..!." Tutur Xia Jiao tegas.


"Nona Xia..! Aku akan menghubungi pelindung Ma untuk segera datang ke sini..! Sebab pelindung Ma memang selama ini sedang mencari nona Xia..!...tetapi sambil menunggu, ada baiknya nona Xia bersama yang lain untuk masuk ke sekte sambil menikmati teh hangat dahulu..!." Tutur Du Yinhui menawarkan dengan ramah.


Mendengar perkataan tersebut, Xia Jiao langsung mengajak semuanya untuk memasuki sekte tersebut.


Du Yinhui langsung menghubungi Ma Guang dan menyampaikan kabar tersebut.


Ma Guang yang mendapatkan berita tersebut langsung bergegas untuk kembali ke sekte Bambu Kuning.


Sedangkan Yuan Jiali, Duan Meng beserta Zhou Lu Yun tetap bersama pendekar dewa langit yang menjadi tawanan mereka itu untuk tetap mengawasi setiap kelompok yang sedang memburu setiap anggota Organisasi Mawar Surgawi dan juga anggota sekte Kura - Kura Api.


Saat sudah tiba di sekte Bambu Kuning, Ma Guang langsung menuju ke aula utama dimana Xia Jiao bersama dengan kelompoknya berada.


Shi Feng dan Xia Jiao yang sempat merasakan aura itu langsung tersentak, keduanya merasa tidak percaya jika ada seorang pendekar Dewa Surgawi di dalam sekte itu.


Saat Xia Jiao menatap kearah pintu masuk aula utama, wanita itu langsung mendapati bahwa pemuda yang di kenalinya itu sedang memasuki aula utama itu dengan aura seorang pendekar raja.


"Apakah dia baru saja menekan tingkat kultivasinya sebagai pendekar dewa surgawi..!?." Pikir Xia Jiao.


Ma Guang yang menatap ke arah wanita yang menggunakan gaun hitam itu merasa terkejut dengan perubahan penampilan Xia Jiao.


Pemuda itu langsung meningkatkan kecepatan langkahnya dan langsung menuju ke arah wanita tersebut.


"Jiao'er..! Mengapa kamu sudah berubah seperti ini..? Apa ya telah terjadi dengan diriMu..?." Tutur Ma Guang sambil memegang kedua tangan wanita tersebut.


Xia Jiao langsung menjadi salah tingkah dengan perlakukan pemuda di depannya.


Air mata langsung mengalir di pipi wanita itu.


Ma Guang yang melihatnya langsung memeluk tubuh Xia Jiao.

__ADS_1


"Kenapa kamu meninggalkanKu..? Apakah kamu benar - benar sangat benci dengan diriKu..? Kamu adalah satu - satunya orang yang aku kenal sebelum aku mengenal dunia persilatan..! Dan hanya kita berdua saja yang selamat dari pembantaian yang terjadi di desa kita...!."


"Mulai saat ini, kamu jangan pernah lagi untuk meninggalkan diriKu..!." Tutur Ma Guang lagi.


"Saat ini, aku sudah tidak layak lagi untuk diriMu..!." Tutur Xia Jiao dengan nada suara yang dingin.


"Kamu selalu layak bagiKu! Aku akan secepatnya menikahiMu!." Tutur Ma Guang penuh keyakinan.


Orang - orang yang berada di ruangan aula tersebut langsung meninggalkan ruangan tersebut dan membiarkan keduanya.


Hal itu karena mereka merasa tidak pantas untuk mendengarkan pembicaraan serta melihat tingkah kedua pasangan tersebut.


"Sebenarnya aku datang kesini karena ada hal lain yang ingin aku bicarakan denganMu! Dan ini mungkin juga akan membuat hati, pikiran serta perasaanMu akan bingung untuk menentukan pilihan apa yang akan kamu lakukan!." Tutur Xia Jiao memotong kata - kata Ma Guang sambil mengusap air matanya.


"Jiao'er! Saat ini aku sudah tidak ingin lagi memikirkan hal yang lain sebelum kamu menerimaKu untuk menikahiMu!." Tutur Ma Guang lagi yang tetap berpegang teguh untuk keinginannya tersebut.


"Aku tidak ingin menikahiMu! Biarkan nona Yuan Jiali, nona Duan Meng atau pun putri Zhou Lu Yun yang menikah denganMu!." Tutur Xia Jiao lagi yang bertetap pada keputusannya.


"Jiao'er! Jika aku tidak menikahiMu terlebih dahulu, aku tidak akan menikahi satu pun dari ketiganya!." Tutur Ma Guang dengan tegas.


"Aku ini wanita yang hina! Aku tidak layak lagi untuk diriMu!." Ucap Xia Jiao dengan nada suara yang sedih.


"Kamu tetap adalah wanita yang istimewa menurutKu! Jadi tidak ada hal yang bisa membuat diriMu untuk tidak layak bagiKu!." Balas Ma Guang meyakinkan.


"Baiklah! Tetapi sebelum kamu menikahiKu! Ada satu hal yang ingin aku minta dariMu!." Tutur Xia Jiao.


"Hal apa itu? Cepat katakan! Aku pasti akan mengabulkan secepatnya agar aku bisa secepatnya menikahiMu!." Tutur Ma Guang yang tidak sabar untuk mengetahui permintaan Xia Jiao.


"Aku ingin ibuMu menghadiri pernikahan kita!." Ucap Xia Jiao.


"Apa? Itu adalah suatu hal yang tidak mungkin bisa aku penuhi! Karena hal itu sangatlah mustahil, karena ibuKu sudah meninggal saat kejadian belasan tahun yang lalu!." Tutur Ma Guang.


"Guang gege! Dengarkan aku dulu! TujuanKu datang kesini untuk memberitahukan hal itu kepadaMu!." Tutur Xia Jiao dengan wajah yang serius.


Melihat perubahan Xia Jiao, Ma Guang pun langsung menahan keinginnannya untuk mengatakan semua yang ingin dia katakan.


"Baiklah! Apa yang ingin kamu katakan kepadaKu?." Tanya Ma Guang penasaran.


"IbuMu masih hidup! Aku...!." Kata - kata Xia Jiao langsung terhenti.


"Apa? IbuKu masih hidup!? Bagaimana bisa itu terjadi!?." Tutur Ma Guang terkejut memotong kata - kata Xia Jiao.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2