Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 429. Kerugian Besar


__ADS_3

Mendengar perkataan para jenderal pasukan, Ma Guang segera menyudahi meditasinya dan langsung melesat ke arah sumber suara.


Setibanya di tempat jenderal Jiangjun berada, Ma Guang melihat tubuh raja Lang Guan kini sudah terbujur kaku dan tidak bernyawa lagi.


Pemandangan itu membuat hati Ma Guang sangat terasa sakit.


Karena dengan melihat kondisi tubuh raja Lang Guan, dirinya dapat memperkirakan juga bagaimana kondisi tubuh Long Wang serta Shi Tiao.


Ma Guang pun segera menyimpan tubuh Lang Guang ke dalam cincin penyimpanannya dan segera melesat menuju ke tempat di mana dua pemimpin pasukan lainnya berada.


Ma Guang sampai terlebih dahulu di tempat dimana Shi Tiao berada.


Tubuh sang raja Kilin Api itu kini terlihat sudah sangat terluka parah.


Namun sang raja Kilin Api dalam keadaan tidak sadarkan diri.


"Bagaimana keadaannya?". Tanya Ma Guang kepada Shi Kang.


"Denyut nadinya terasa sangat lemah". Jawab Shi Kang dengan nada suara yang terasa berat.


Mendengar jawaban Shi Kang, Ma Guang segera bermeditasi dan langsung menggunakan kekuatan spiritualnya untuk memasuki lautan jiwa Shi Tiao.


Saat Ma Guang memasuki lautan jiwa Shi Tiao, terlihat sosok seekor Kilin sedang terkulai lemas.


Kekuatan jiwa Ma Guang pun segera mendekati sosok tersebut dan langsung berkata.


"Shi Tiao! Shi Tiao! Shi Tiao!". Panggil Ma Guang untuk membangunkan roh Shi Tiao.


Namun Shi Tiao tidak menanggapi panggilan Ma Guang sehingga kekuatan jiwa Ma Guang pun segera memberikan energi yang dia miliki untuk di salurkan kepada Roh Shi Tiao.


Setelah beberapa saat kemudian, Roh Shi Tiao pun membuka matanya dan berkata.


"Penguasa! Maafkan aku karena aku tidak bisa lagi membantu penguasa untuk menjaga tuan muda dan juga penguasa putri".


"Penguasa tidak perlu lagi menyalurkan energi kepadaKu, sebab semua itu hanyalah sia - sia".


"HidupKu saat ini sudah tidak bisa tertolong lagi".


"Serahkan tanggung jawabKu kepada Shi Kang untuk memimpin para Kilin Api".


"Penguasa! Terima kasih atas kebaikan Penguasa kepadaKu selama ini".


"Saat ini sudah tidak banyak waktu yang tersisa untukKu, sehingga aku memohon kepada Penguasa untuk segera meninggalkan dunia jiwa milikKu ini".


Cahaya di dalam dunia jiwa milik Shi Tiao kini perlahan mulai meredup.


Melihat hal itu, Ma Guang pun segera keluar dari dunia jiwa milik Shi Tiao.

__ADS_1


Setelah kekuatan jiwa Ma Guang kembali, semua petinggi ras Kilin Api yang masih tersisa menatap wajah Ma Guang yang menggambarkan kesedihan.


"Bagaimana Penguasa?". Tanya Shi Kang dan juga Shi Lauw secara berbarengan.


Mendengar pertanyaan kedua Jenderal Kilin, Ma Guang langsung menatap kearah langit dan menarik napas yang panjang serta membuangnya perlahan - lahan.


"Kehidupan Raja kalian sudah tidak bisa tertolong lagi, dia hanya berpesan bahwa raja untuk ras Kilin Api saat ini adalah Shi Kang".


"Oleh karena itu, mulai saat ini Shi Kang yang akan memimpin pasukan ras Kilin Api".


"Baiklah, aku akan segera pergi melihat keadaan raja Long Wang, oleh karena itu, aku titipkan raja Shi Tiao kepada kalian".


Ma Guang mengakhiri percakapannya dengan para petinggi ras Kilin Api dan segera melesat menuju ke tempat dimana Long Wang berada.


Saat dirinya tiba di tempat dimana Long Wang berada, Ma Guang langsung disambut oleh Jiangjun dan juga Long Shihui.


"Penguasa!". Ucap keduanya serentak.


"Bagaimana keadaan raja Long Wang?". Tanya Ma Guang.


Raja Long Wang saat ini masih belum sadarkan diri". Jawab Long Shihui yang terlebih dahulu menemukan tubuh Long Wang.


Ma Guang pun segera mendekati tubuh Long Wang dan langsung memeriksa kondisinya.


"Celaka! Raja Long Wang saat ini sedang mengalami luka dalam yang sangat parah". Ucap Ma Guang setelah memeriksa kondisi tubuh Long Wang.


"Aku akan memeriksa rohnya apakah ikut terluka juga atau tidak". Lanjut Ma Guang sambil mengambil sikap bermeditasi.


Namun hal yang memberikan sedikit kelegaan bagi Ma Guang adalah, dimana roh Long Wang yang terlihat dalam bentuk seekor Naga tidak terluka sedikit pun.


Melihat hal tersebut, Ma Guang segera keluar dari dunia jiwa Long Wang dan segera memberikan pil emas miliknya untuk membantu penyembuhan luka dalam yang Long Wang derita.


Setelah memberikan pil emas dan memasukannya kedalam mulut Long Wang, Ma Guang segera menyalurkan energi Qi miliknya ke tubuh Sang raja Naga.


Setelah beberapa saat menyalurkan tenaga dalam, akhirnya Long Wang pun kembali mendapatkan kesadarannya.


Namun raja Naga itu saat dirinya mendapatkan kesadarannya langsung terbatuk dan dari mulutnya mengeluarkan darah berwarna hitam.


Ma Guang pun segera berhenti menyalurkan energi Qi miliknya.


"Raja Long Wang! Beristirahatlah dahulu dan bermeditasilah untuk memulihkan kekuatanMu".


"Untung saja jarakMu tidak terlalu dekat dengan tubuh Shen Tian, jika pada saat itu kamu ikut juga untuk menyerang, sudah bisa di pastikan kamu tidak akan selamat dari ledakan itu".


Mendengar apa yang baru saja di katakan oleh Ma Guang, Long Wang pun langsung melontarkan pertanyaan.


"Penguasa! Bagaimana keadaan Shi Tiao dan juga Lang Guan?". Tanya Long Wang dengan penuh rasa penasaran.

__ADS_1


"Raja Long! Keduanya tidak selamat". Jawab Ma Guang.


"Sial! Ternyata walau pun dia mati, akan tetapi dirinya berniat untuk membawa kita agar mati bersama dengannya". Ucap Long Wang dengan penuh rasa kebencian.


"Raja Long...sudahlah! Beristirahatlah dahulu, jangan lagi membuang energiMu untuk hal itu". Ma Guang memotong kata - kata Long Wang.


"Baik Penguasa...maafkan aku karena sudah membuat Penguasa repot". Balas Long Wang menanggapi perkataan Ma Guang sambil menangkupkan tangannya.


"Jangan berkata seperti itu, kita inikan sudah seperti saudara, sehingga jika aku yang terluka, pasti segala upaya juga akan dilakukan oleh raja Long".


"Terima kasih penguasa".


Setelah berbincang - bincang dengan Long Wang, akhirnya Ma Guang baru menyadari bahwa masih ada satu hal penting yang dia lupakan.


Pria itu pun segera menatap ke arah tempat dimana pintu masuk kedunia kecil itu berada.


Setelah Ma Guang mengamati dengan cermat, dirinya kini sudah tidak menemukan lagi pintu masuk dunia kecil tersebut.


Karena dirinya belum merasa yakin, sehingga Ma Guang kembali mengedarkan kekuatan spiritualnya agar bisa menemukan pintu masuk dunia kecil itu.


"Kenapa bisa terjadi seperti ini?".


"Aku tidak menduga jika akan terjadi seperti ini, dimana begitu banyak pasukanKu yang menjadi korban, akan tetapi Yun'er tetap tidak bisa aku selamatkan".


Ma Guang merasa sangat terpukul dengan kejadian yang baru saja mereka alami.


Dua pemimpin pasukan serta ribuan pasukannya tewas saat Shen Tian meledakkan tubuhnya dengan menggunakan energi Qi miliknya.


Dan juga Ma Guang tidak bisa menyelamatkan istrinya yang adalah tujuan sehingga mereka datang ke tempat itu.


Tidak sedikit kerugian yang di derita oleh Ma Guang.


Walau pun mereka bisa menghabisi Shen Tian beserta seluruh pasukannya tanpa ada yang tersisa, namun tetap di pihak Ma Guang yang lebih di rugikan.


Sebab korban jiwa yang berjatuhan masih di pihak Ma Guang jumlahnya yang lebih banyak.


Kini pria itupun hanya bisa terduduk untuk menyaksikan kekacauan yang terpampang di depan matanya.


Satu persatu komandan pasukannya di pindahkan di tenda - tenda yang baru di siapkan oleh jenderal pasukan Ma Guang agar mereka bisa untuk merawannya.


Tidak sedikit juga yang masih tetap dalam keadaan kritis.


"Jenderal Jiangjun, sampaikan kepada semuanya, kita akan kembali ke sekte Naga Surgawi".


"Kita akan merawat mereka saat sudah tiba di sekte".


"Baik Penguasa!".

__ADS_1


Jiangjun pun segera pergi untuk menyampaikan apa yang di perintahkan oleh Ma Guang.


~Bersambung~


__ADS_2