Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 169. Aturan Dan Peningkatan Kekuatan


__ADS_3

Fenomena yang terjadi di sekte Bunga Persik mulai tersebar luas ke seluruh wilayah kekaisaran Zhou.


Hal itu juga sudah sampai ke telinga para petinggi sekte aliran hitam, aliran netral dan juga sekte aliran putih, tidak terkecuali di ketahui juga oleh para petinggi yang ada di sekte Bambu Kuning.


Ma Guang langsung mengetahui siapa orang yang bisa membuat hal itu bisa terjadi.


Pemuda itu pun mulai berpikir bahwa di saat dirinya memberitahukan teknik tersebut kepada orang lain dan orang itu memberitahukan kepada orang yang lain juga, hal itu bisa membuat keadaan dunia persilatan akan kembali seperti dahulu saat setiap sekte masih sangat sulit untuk memiliki seorang pendekar suci.


Tetapi hal terburuk yang akan terjadi adalah, jika teknik tersebut jatuh ke tangan sekte aliran hitam.


Hal itu akan membuat kekuatan mereka bisa menjadi bertambah kuat dan akan kembali setara dengan kekuatan dari sekte aliran putih.


Sehingga jika mereka menyerang sebuah sekte aliran putih dengan kekuatan yang seperti pada waktu menyerang sekte Bambu Kuning, sudah tentu setiap sekte besar aliran putih akan menjadi rata dengan tanah.


"Kalau begitu, aku akan menyuruh patriak untuk membuat pertemuan tertutup dengan ketiga leluhur agung, para leluhur, serta para tetua yang ada untuk membicarakan hal ini".


"Mengapa nona Xia Jiao dengan mudahnya membeberkan teknik dariKu kepada orang - orang sekte Bunga Persik? Jika ada seorang penyusup di sekte itu, hal ini akan membuat keadaan di dunia persilatan akan kembali kacau seperti saat yang lalu". Gumam Ma Guang.


Ma Guang pun langsung memberitahukan maksudnya kepada patriak, tiga leluhur agung, dan juga kepada para leluhur.


Saat semuanya mendengar apa yang di sampaikan oleh Ma Guang. Patriak pun langsung memerintahkan kepada beberapa murid untuk memberitahukan hal itu kepada para tetua tingkat tinggi dan juga kepada para tetua tingkat rendah.


Mereka pun kemudian secara serentak menuju ke aula utama sekte.


Dan di sekitar gedung aula utama sekte tersebut, tidak ada para murid yang berjaga atau berlalu lalang di dekat area aula utama.


Para murid yang berjaga berada seratus meter jauhnya dari gedung aula utama sekte.


Setelah semuanya sudah berkumpul dan tinggal menunggu kedatangan Ma Guang.


Seberkas bayangan melesat masuk di ruangan aula tersebut dan langsung menampakkan dirinya di kursi yang sudah di siapkan untuknya.


"Hormat kepada pelindung sekte!". Ucap mereka serentak dengan sikap hormat.


Ma Guang pun langsung memberikan isyarat agar mereka kembali ke posisi mereka semula.

__ADS_1


Setelah keadaan menjadi tenang, Ma Guang langsung mulai berbicara.


"Patriak, para leluhur dan leluhur agung, para tetua tingkat tinggi dan juga tetua tingkat rendah. Tentunya kita sama - sama sudah mengetahui apa yang terjadi di sekte Bunga Persik saat ini".


"Hal tersebut tentunya adalah perbuatan dari nona Xia Jiao yang telah memberitahukan kepada orang - orang di sekte tersebut teknik untuk menjadi seorang pendekar suci".


"Hal yang saat ini ingin aku sampaikan kepada kalian semua adalah, aku akan membuat suatu aturan yang baru, yaitu setiap pendekar raja mau pun pendekar suci di sekte ini yang membeberkan teknik ini kepada orang di luar sekte kita ini, aku sendiri yang akan menghilangkan ilmu bela dirinya dan juga ilmu bela diri orang yang mendapatkan teknik darinya".


"Yang kedua adalah, jika ada penyusup di sekte Bunga Persik dan membeberkan teknik tersebut kepada sekte aliran hitam, maka kekuatan sekte aliran putih akan setara dengan mereka, dan jika mereka menyerang sekte aliran putih dengan kekuatan sama seperti yang mereka lakukan di sekte kita, itu sudah pasti bisa membuat sebuah sekte besar aliran putih akan di hancurkan menjadi rata dengan tanah".


"Sehingga aku memutuskan untuk meningkatkan lagi kemampuan para leluhur dan leluhur agung, patriak dan juga para tetua tingkat tinggi dan tetua tingkat rendah".


"Para leluhur agung kemampuannya akan di tingkatkan ke tahap pendekar suci tingkat puncak".


"Para leluhur dan juga patriak kemampuannya akan di tingkatkan untuk membuka gerbang ke delapan".


"Tetua Agung dan juga tetua penegak hukum akan di tingkatkan kemampuannya untuk membuka gerbang ke tujuh".


"Para tetua tingkat tinggi sesuai dengan jabatan mereka masing - masing akan di tingkatkan kemampuannya untuk membuka gerbang ke empat, ke lima dan ke enam".


"Sedangkan para tetua tingkat rendah akan di lihat dari posisi mereka masing - masing dan di tingkatkan menjadi pendekar suci dan membuka gerbang pertama sampai gerbang ke tiga".


"Hal itulah sehingga diriku membuat aturan baru yaitu, bagi setiap anggota sekte ini yang sudah menjadi seorang pendekar raja sampai pendekar suci yang mengkhianati sekte ini akan mendapatkan hukuman yang saya sebutkan tadi".


"Dan bagi orang - orang terdekatKu, kemampuan mereka itu tergantung dengan keinginanKu sendiri, sebab keselamatan mereka itu akan berdampak secara langsung kepadaKu".


"Karena jika musuh mengetahui identitas mereka, sudah pasti keselamatan mereka akan di manfaatkan oleh pihak musuh untuk menekan diriKu, dan itu akan membahayakan sekte kita ini dan juga akan membahayakan orang banyak jika mereka mendapatkan teknik tersebut".


Semua yang mendengar apa yang di sampaikan oleh Ma Guang menyambutnya dengan baik serta langsung menyetujui dan bersumpah untuk tidak membocorkan teknik tersebut kepada orang luar.


Ma Guang pun langsung memanggil keempat Su bersaudara, tetua Duan Dazhong, Jia Dawei, Duan Jun, Duan Meng, Tjia Annchi, Yuan Gao, Yuan Jiali, tetua Ying Zhao, tetua Fei Yu serta leluhur Guang Zhi untuk menjadi orang - orang yang akan memberikan hukuman bagi setiap anggota sekte yang membocorkan teknik tersebut.


Hal itu di lakukan oleh Ma Guang karena orang - orang tersebut adalah orang yang sangat dekat dengannya.


Sedangkan bagi patriak, tetua agung dan juga tetua penegak hukum, mereka akan tetap seperti biasa menjalankan tugas mereka masing - masing seperti biasanya.

__ADS_1


Kemampuan Duan Meng akan di tingkatkan menjadi sama seperti Yuan Jiali ke tingkat puncak pendekar suci.


Namun Yuan Jiali saat ini baru membuka gerbang kedelapan sama seperti Xia Jiao, sehingga dirinya tinggal membuka ruang dantian bagian atasnya sehingga akan memiliki mata ketiga seperti yang Ma Guang miliki.


Sedangkan Duan Meng sendiri masih membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk bisa mencapai puncak pendekar suci tersebut sebab kini dirinya baru membuka gerbang keempat.


***


Di sekte Bunga Persik.


Euforia yang terjadi di aula utama sekte Bunga Persik kini tidak henti - hentinya.


Mereka selalu menyambut setiap anggota mereka yang baru saja menerobos menjadi pendekar suci dan juga setiap pendekar suci yang telah membuka setiap gerbang yang ada.


Kini Xia Jiao mendapatkan kursi kehormatan di samping kursi matriak Ye Yaxi.


Gadis itu mendapatkan posisi baru sebagai pelindung di sekte tersebut.


Hal itu di lakukan oleh para petinggi sekte agar gadis itu tidak akan meninggalkan sekte tersebut.


Xia Jiao bersama para petinggi sekte sedang merencanakan penyerangan terhadap sekte Kalajengking Merah setelah para leluhur membuka gerbang ketujuh, matriak membuka gerbang keenam dan 10 orang tetua tingkat tinggi mereka sudah membuka gerbang kelima, juga para tetua tingkat tinggi yang lain sudah menjadi pendekar suci.


Menurut Xia Jiao, kekuatan tersebut sudah cukup untuk membuat sekte Kalajengking Merah menjadi rata dengan tanah.


Hal itu untuk bisa membuat dendam kesumatnya terbayarkan.


Gadis itu pun mulai melupakan keinginan hatinya untuk mencuri hati Ma Guang agar menjadi kekasihnya.


Kini yang ada di dalam dirinya adalah hal - hal yang sangat bertentangan dengan sifatnya dahulu.


Namun dia juga menyadari bahwa kekuatan sekte Bambu Kuning tidak bisa di singgung, sebab sudah pasti kekuatan mereka juga sudah bertambah lebih kuat lagi.


Di atas langit di balik sebuah awan, sesosok pendekar muda sedang berdiri dan mengamati keadaan di sekte tersebut.


Sosok itu lalu memperhatikan tingkah laku dari seorang gadis yang duduk dengan raut wajah yang penuh wibawa dan dengan tatapan mata yang sangat tajam ke arah para tetua.

__ADS_1


Sosok itu terus mendengar hal - hal yang di sampaikan oleh gadis tersebut kepada seluruh tetua yang hadir untuk meningkatkan kualitas tulang, otot serta fisik setiap murid - murid yang berada di sekte tersebut.


~Bersambung~


__ADS_2